KOMPUTER BARU

Trio ZenBook ultra tipis dan ringan hadir di Indonesia

Regional Director Asus South East Asia, Jimmy Lin, memperlihatkan komputer ultra tipis dalam acara peluncuran ZenBook 13/14/15 di Grand Ballroom Pullman Hotel ,Jakarta, Kamis (17/1/2019).
Regional Director Asus South East Asia, Jimmy Lin, memperlihatkan komputer ultra tipis dalam acara peluncuran ZenBook 13/14/15 di Grand Ballroom Pullman Hotel ,Jakarta, Kamis (17/1/2019). | Ivan /Beritagar.id

Sesuai dengan janjinya beberapa hari lalu, Asus resmi meluncurkan jajaran laptop terbarunya dari lini ZenBook untuk pasar Indonesia. Seri ZenBook yang diklaim sebagai laptop paling ringkas di dunia itu terdiri dari ZenBook 13 UX333, 14 UX43, dan 15 UX533.

Ketiganya merupakan ultrabook premium yang menggunakan desain frameless NanoEdge Display dengan bingkai layar (bezel) ultra tipis. Bingkai layar tersebut membuat tiga ultrabook ini diklaim dapat menghadirkan pengalaman visual tanpa batas dengan screen-to-body rasio mencapai 95 persen.

"Lini ZenBook terbaru kali ini bukan hanya sekadar canggih, tetapi juga sangat elegan berkat bezel-nya yang sangat tipis," ujar Jimmy Lin, Regional Director Asus South East Asia, di Grand Ballroom Pullman Hotel, Jakarta, pada Kamis (17/1/2019).

Menurutnya, ZenBook adalah laptop terkecil di dunia. Bahkan ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan komputer Apple, MacBook Air 13 inci, edisi 2008 dan 2018.

Sebagai perbandingan, Lin mengatakan bahwa ukuran ZenBook (13 inci) sembilan persen lebih kecil dibandingkan lembaran kertas A4. Disandingkan dengan MacBook Air berbentang layar sama, ZenBook 13 inci disebut lebih mungil 29 persen.

Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap ukuran kecil trio laptop ZenBook ini adalah bingkai layarnya yang tipis dengan ketebalan hanya 2,8 mm di sisi kanan dan kiri. Berat ZenBook 13 hanya 1,19 kilogram (kg), sedangkan MacBook Air berbobot 1,25 kg.

Meski ukurannya relatif ringkas, kemampuan trio ZenBook terbaru ini cukup mumpuni. Dapur pacunya dipersenjatai prosesor Intel Core generasi kedelapan (Whiskey Lake) yang menjanjikan performa tinggi, tapi efisien daya.

Urusan grafis, Asus menyerahkannya kepada GPU NVIDIA GeForce MX150 untuk ZenBook 13 dan 14, serta NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q untuk ZenBook 15. Untuk menampung data, seluruh model ZenBook ini sudah menggunakan memori NVMe PCIe SSD dengan kapasitas maksimal 512GB dan dilengkapi RAM 16GB.

Numpad virtual pada ZenBook 13 UX333 dan ZenBook 14 UX433.
Numpad virtual pada ZenBook 13 UX333 dan ZenBook 14 UX433. | Ivan /Beritagar.id

Khusus ZenBook 13 UX333 dan ZenBook 14 UX433, keduanya hadir dengan numpad virtual yang bisa diaktifkan melalui tombol khusus. Ketika tombol ditekan, numpad akan muncul di touchpad menggunakan LED khusus dan menggantikan fungsinya.

Sementara pada ZenBook 15, Asus tetap menghadirkan tombol numpad konvensional karena dimensi laptop ini cukup besar untuk menampung semua tombol. Sistem pemindai wajah pun turut disematkan untuk menggantikan pemindai sidik jari sebagai fitur keamanannya.

Bicara ketangguhan, tiga laptop ini sudah mengantongi sertifikasi Military Grade (MIL-STD-810G). Ini menandakan bahwa laptop-laptop tersebut memiliki durabilitas tinggi.

Untuk mendukung mobilitas penggunanya, ZenBook 13 dan 14 menggunakan baterai 3 sel 50WHrs yang diklaim pembuatnya sanggup terjaga hingga 14 jam. Sedangkan ZenBook 15 dijejali baterai 4 sel 73WHrs yang konon sangggup bertahan hingga 16 jam.

Dari sisi konektivitas, Asus menyediakan port USB 3.1 tipe A dan USB 3.1 Gen 2 tipe C yang bisa mentransfer data dengan kecepatan maksimal 10Gbps. Sisanya, ketiga model ZenBook juga memiliki port HDMI, jack audio combo, pembaca kartu MicroSD, dan Bluetooth 5.0.

Dari segi warna dan harga, ZenBook 13, 14, dan 15 memiliki tiga varian warna Burgundy Red, Royal Blue, dan Icicle Silver. Harganya sekira Rp15 juta hingga Rp22 jutaan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR