KECERDASAN BUATAN

Xiaomi perkenalkan asisten digital Xiao AI

Ilustrasi penggunaan Xiao AI, asisten digital buatan Xiaomi.
Ilustrasi penggunaan Xiao AI, asisten digital buatan Xiaomi. | Tangkapan layar /YouTube

Persaingan di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin memanas. Kini, salah satu vendor ponsel asal Tiongkok, Xiaomi, mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan inovasi teranyarnya yaitu asisten digital yang diberi nama Xiao AI.

Seperti dilansir Android Authority, Selasa (3/4/2018), Xiaomi mengungkapkan alasan mereka membuat asisten digital berbasis suara dikarenakan berbagai macam hal. Salah satunya adalah sulitnya mendapatkan asisten digital di perangkat ponsel yang dibuat oleh para produsen dari Tiongkok.

Memang, Alexa dari Amazon dan Siri milik Apple bisa digunakan di negara tersebut. Namun, banyak fitur pada dua asisten digital itu yang tak bisa digunakan karena hambatan bahasa, budaya, dan kurangnya integrasi dengan perangkat keras di Tiongkok, yang kebanyakan berbasis Android.

Tidak hanya itu, segala hal yang berhubungan dengan Google juga diblokir di Tiongkok sejak tahun 2010. Itu lah sebabnya semua pengguna perangkat Android yang beroperasi di Negeri Tirai Bambu tersebut harus menggunakan layanan lainnya selain Google.

Dalam video yang beredar di YouTube, Xiao AI digambarkan sangat mirip dengan Google Assistant, bahkan sampai ke warna-warni bar yang muncul saat Anda melontarkan berbagai perintah suara.

Xiao AI dapat diperintah untuk membuka aplikasi, mengambil foto, menerjemahkan bahasa asing, memeriksa cuaca, menyalakan lampu, dan segala macam perintah lainnya yang dapat dilakukan oleh Google Assistant, Siri, dan Alexa.

Selain itu, AI ini juga dapat disambungkan ke beberapa aplikasi lain seperti WeChat, serta dapat mengontrol beberapa produk Xiaomi lainnya seperti robot vakum milik mereka.

Mengutip dari Engadget (3/4), sebenarnya, Xiao AI sudah diperkenalkan semenjak tahun lalu. Namun dikarenakan masih banyak fungsi yang belum sempurna, mereka terus mengembangkan AI tersebut hingga akhirnya kini dapat digunakan dengan baik.

Untuk sementara ini Xiao AI hanya baru bisa berjalan di perangkat Mi Mix 2S yang baru-baru ini diluncurkan. Namun dalam waktu dekat ini, dalam pembaruan MIUI, beberapa perangkat lain dapat merasakan fitur ini.

Namun untuk saat ini AI itu baru tersedia dalam bahasa Mandarin dan Xiaomi pun belum mengumumkan apakah mereka akan memperluas penggunaan Xiao AI ke negara-negara lain.

Lagipula, pengguna di luar Tiongkok bisa menggunakan Siri, Alexa, atau Google Assistant dengan mudah.

Belum lama ini, Xiaomi juga telah mengumumkan kemitraan dengan Microsoft. Dua perusahaan tersebut menandatangani nota kesepahaman kerja sama di bidang komputasi awan, kecerdasan buatan, serta perangkat keras.

Microsoft memungkinkan Xiaomi untuk memanfaatkan produk komputasi awan miliknya, termasuk Azure. Dengan cara ini, proses pembaruan yang digulirkan perusahaan dapat dilakukan lebih tertata.

Di sisi lain, kerja sama ini memungkinkan Microsoft untuk meraih pasar yang lebih besar terutama akses ke wilayah Tiongkok. Kedua perusahaan juga berencana mengintegrasikan Microsoft Cortana dengan speaker Mi AI dari Xiaomi.

Microsoft dan Xiaomi juga dilaporkan tengah dalam pembicaraan untuk proyek yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan. Namun, dalam proyek kali ini, keduanya berencana memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan Microsoft yang berbeda.

Beberapa teknologi yang mungkin dimanfaatkan oleh perusahaan tersebut adalah kecerdasan buatan untuk percakapan, termasuk beberapa layanan Microsoft, seperti Bing, Edge, serta Skype.

Selain Xiaomi, Baidu pun sudah memiliki asisten pribadi, namun hingga kini masih dalam proses penyempurnaan. Sedangkan Huawei juga dikabarkan akan terjun ke dunia asisten digital dalam waktu dekat ini.

Meet Xiao Ai! | Xiaomi's Very Own Digital Assistant | 120 /Mi
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR