FILM INDONESIA

3 Bintang film EL buka suara soal kepribadian ganda

Kiri ke kanan: Dimaz Andrean, Brigitta “Gigi” Chyntia, dan Aurelie Moeremans berpose saat bertandang ke kantor Beritagar.id di Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (12/4/2018) untuk berbagi pengalaman mereka dalam film EL.
Kiri ke kanan: Dimaz Andrean, Brigitta “Gigi” Chyntia, dan Aurelie Moeremans berpose saat bertandang ke kantor Beritagar.id di Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (12/4/2018) untuk berbagi pengalaman mereka dalam film EL. | Wisnu Prasetyo /Beritagar.id

Kisah gangguan psikologis berupa kepribadian ganda kerap dihadirkan sineas Hollywood seperti dalam Split (2017), Fight Club (1999), dan Shutter Island (2010). Multivision Pictures berusaha membawa kisah multi-kepribadian itu ke Indonesia lewat film EL dengan pemeran utama Aurelie Moeremans (24).

Bersama dua pemeran lain yaitu Brigitta "Gigi" Chyntia dan Dimaz Andrean, Aurelie bertandang ke kantor Beritagar.id di Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (12/4/2018) untuk berbagi pengalaman mereka dalam film EL, yang disutradarai Findo Purwono.

Kepribadian utama dari karakter yang diperankan Aurelie adalah Dafychy, seorang siswi kelas 3 SMA yang cuek, berantakan, dan tomboi. Sisi lain Dafychy adalah Dafyna yang berbeda 180 derajat. Dafyna adalah perempuan yang baik, sopan, lembut, rapi, dan keibuan.

Untuk peran ini, Aurelie mengaku sangat tertarik. "Kebetulan aku suka banget dengan film yang peran utamanya tuh unik, ada kelainan jiwa," ujar perempuan berdarah Belgia itu.

Menurut bintang film Jomblo (2017) ini, ia memiliki perpaduan dua karakter yang ia perankan dalam EL. Namun lebih mirip ke Dafychy yang tomboi.

"Tapi dia heboh dan ABG (anak baru gede, red.) banget. Aku mungkin lebih dewasa ya," ujar Aurelie sambil tersipu.

Sisi Dafyna ada dalam diri Aurelie yang terkadang feminin. "Aku juga bisa cewek banget kalau mau. Tapi bukan kepribadian ganda ya," ujar Aurelie sambil tertawa.

Untuk pendalaman peran, ia mempelajari perilaku orang berkepribadian ganda melalui YouTube. Salah satu bahan risetnya adalah wawancara Oprah Winfrey dengan para penderita split personality disorder.

Ia juga menonton beberapa film yang bertemakan kepribadian ganda seperti Split (2016). Dalam film garapan sutradara M. Night Shyamalan itu, aktor James McAvoy memerankan karakter yang punya 23 kepribadian.

"Aku tidak kenal dengan orang yang punya kepribadian ganda, waktu untuk riset juga kurang," Aurelie mengaku.

"Tapi YouTube juga sudah cukup banget kok," timpal Gigi yang duduk di sebelahnya. Gigi memerankan Sivia, teman dekat Dafychy yang sangat perhatian dengan sang sahabat.

"Mereka itu orang yang, mungkin, pernah ada pengalaman traumatik, yang bikin mereka begitu," tambah Gigi. "Menurut aku pribadi, mereka itu orang yang butuh perhatian lebih. Bukan dispesialkan, tapi diperhatikan," tambah mantan personel grup vokal Cherrybelle ini.

Sementara Dimaz yang memerankan Ando, kakak Dafychy, justru pernah punya pengalaman berinteraksi langsung dengan para penderita gangguan jiwa. Kebetulan, istrinya, Novita Tri Utami Dewi, kuliah di jurusan psikologi dan pernah melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di sebuah rumah sakit jiwa di daerah Magelang, Jawa Tengah.

"Kami bicara secara biasa. Mereka kenal saya, lho," tutur Dimaz. Rupanya pasien RSJ tersebut pernah menonton sinetron-sinetron yang dibintangi lelaki berusia 30 ini. "Aneh, tidak kelihatan kalau gila. Ngobrol serius, santai layaknya sama teman."

Saat seorang pasien lain datang dan ikut mengobrol, baru terlihat kalau mereka menderita gangguan jiwa. "Wah, ini gilanya," ujar Dimaz.

EL berawal dari novel

Film EL berasal dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Luluk Hidayatul Fajriyah. Ketiga pemain filmnya mengaku sangat antusias membaca novel yang tadinya diterbitkan di situs berbagi cerita Wattpad itu.

Tadinya Aurelie tidak tahu soal novel EL. Tapi begitu Multivision Plus menawarinya peran Dafychy/Dafyna, ia langsung tertarik.

"Karena suka ceritanya dan perannya, aku langsung tidak pikir panjang, langsung iya," seru Aurelie. "Aku penasaran dan baca novelnya, habis dalam sehari, bikin baper (terbawa perasaan, red.) dan seru habis."

"Mbak Luluk membungkusnya dengan kata-kata yang ringan, jadi bagus," tambah Gigi yang mengaku membaca novel EL pada saat sela-sela syuting.

Sementara Dimaz menyatakan porsi dirinya dan Gigi tidak terlalu banyak di film, tapi mereka tetap berusaha membawa karakter masing-masing menjadi hidup dengan memasukkan unsur-unsur dalam novel.

"Di novel, karakter saya itu 141 kali ditolak karakternya Gigi," ujar Dimaz. "Kami buat sedemikian rupa untuk sedekat mungkin dengan novelnya. Ada sebuah adegan di mana saya memberi sedikit perhatian kepada Gigi. Bukan improvisasi, tapi atas persetujuan semuanya."

EL akan mempertemukan Dafyna/Dafychy dengan Mario (Achmad Megantara), eksekutif muda sukses nan dingin. Mario jatuh hati pada Dafychy, meski tahu bahwa ia punya kelainan psikologis. Konflik pun muncul karena Ando (Dimaz Andrea), kakak Dafychy yang juga sahabat Mario, melindungi adiknya secara berlebihan.

Selain Aurelie, Achmad, Gigi, dan Dimaz, EL turut diperkuat Meriam Belina, Verdi Soelaiman, dan Manohara Odelia.

Jika tak ada aral melintang, EL akan tayang di bioskop pada 9 Mei.

OFFICIAL TRAILER EL THE MOVIE (2018) | A Film by Findo Purwono HW | 9 Mei 2018 /MVP Pictures ID
BACA JUGA