Adinia Wirasti ungkap nilai lebih AADC 2

Adinia Wirasti tidak merasa terbebani saat syuting AADC 2
Adinia Wirasti tidak merasa terbebani saat syuting AADC 2 | Bismo Agung/Beritagar.id

Proses syuting film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2) menyisakan kenangan tak terlupakan di benak Adinia Wirasti (30), pemeran tokoh Karmen. Sejak masih dalam tahap praproduksi, membedah isi skenario (reading), hingga proses syuting berlangsung, Asti -sapaan akrab Adinia- telah merasakan nilai lebih dalam film ini.

Secara personal Asti merasa proses pembuatan filmnya juga sangat intens. "Melebihi film pertama," ujarnya sambil menoleh ke arah Sissy Prescillia, pemeran Milly, yang duduk tepat di sampingnya.

Asti dan Sissy ditemui Beritagar.id di kantor Miles Films di Jalan RC Veteran Raya, Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis (10/3/2016) siang. Saat kami menjejakkan kaki di halaman kantor yang berderet dengan kantor lainnya itu, jarum jam telah menunjukkan pukul 11.10 WIB.

Keduanya mengenakan kaos putih bertuliskan "Ada Apa Dengan Cinta 2". Asti melengkapinya dengan kain tenun dari Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), berwarna dominan hitam sebagai bawahannya. Sissy bercelana jeans warna abu-abu yang bagian kedua lututnya sobek.

Selama diwawancara tampak benar hubungan mereka bukan sekadar terjadi dalam film. Ceria, kompak, dan kerap tertawa jika telah diingatkan pada pengalaman syuting AADC (2002), film yang telah membesarkan nama mereka di industri hiburan tanah air.

Pun demikian, tetap saja mereka mempersiapkan diri dengan serius saat dikabari bahwa AADC akan dibuat kelanjutannya. Sebelum syuting dimulai, Asti, Sissy, Dian Sastrowardoyo (pemeran Cinta), dan Titi Kamal (Maura) menggagas pertemuan untuk membahas perkembangan tokoh yang mereka perankan. Ajang kumpul itu mereka sebut sebagai slumber party.

Saat proses reading, sutradara Riri Riza turun tangan mendampingi mereka. Mendengarkan masukan dari para pemain dan memberi kebebasan untuk bereksplorasi. Rangkaian proses tersebut yang membuat Asti sangat menikmati penggarapan AADC 2.

Memasuki fase syuting di Yogyakarta pada Oktober 2015, keakraban di antara para pemain semakin menguat. Pasalnya selama sekitar tiga pekan berada di kota pelajar tersebut, Asti, Sissy, Titi, dan Dian ditempatkan dalam satu lokasi penginapan yang sama.

Ia menyebut kebersamaan itu ibarat sekelompok perempuan yang disatukan untuk tujuan sama alias sorority girls. "Semua proses dilakukan di satu tempat yang sama beramai-ramai. Kami tahu tidak ada yang pulang ke tempat lain. Semacam karantina," terang peraih dua Piala Citra lewat film Tentang Dia dan Luara & Marsha ini.

Proses menciptakan keterikatan emosi dan psikologis (chemistry) antara para pemain juga muncul dengan sendirinya. "Chemistry yang masih kuat itu kami rasakan saat syuting iklan mini drama AADC (tayang November 2014, red). Sempat kaget juga awalnya karena ternyata keterikatan itu masih ada. Jadi pada saat syuting film ini, kami bisa bermain dengan lepas tanpa merasa terbebani dengan kesuksesan film pertamanya," pungkas Asti.

AADC 2 merupakan pengobat rindu para penggemar setelah 14 tahun menunggu sejak bagian pertamanya yang menyedot 2,7 juta penonton dirilis. Film itu akan tayang serentak di bioskop Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam mulai 28 April 2016.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR