Adipati Dolken ubah citra lewat film Jenderal Soedirman

Adipati Dolken pemeran Jenderal Soedirman
Adipati Dolken pemeran Jenderal Soedirman | Bismo Agung/beritagar.id

Mengawali karir sebagai pemain dalam sinetron Kepompong yang tayang di salah satu stasiun televisi swasta selama periode 2008-2009, nama Adipati Dolken --kelahiran Bandung, 19 Agustus 1991-- perlahan menapaki dunia hiburan tanah air. Berbadan tegap dengan tinggi 180 cm dan usia muda, membuatnya dibanjiri tawaran bermain dalam sejumlah sinetron dan film bertema remaja.

Atas dasar ingin mengembangkan potensi diri dan kemampuan akting, aktor yang aslinya bernama Adipati Koesmadji ini mencoba keluar dari zona nyaman. Bermain dalam film biopik tentang Jenderal Soedirman adalah salah satu ikhtiarnya.

"Salah satu alasan saya ikut casting film ini karena ingin berkembang," tuturnya mantap kepada Beritagar.id dalam acara pemutaran dan konferensi pers film Jenderal Soedirman di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2015).

Sebagai aktor, Dodot --panggilan lain Adipati-- ingin terus mengasah kualitas aktingnya. Dan itu bisa tercapai jika berani mencoba memainkan beragam karakter. Berbekal trofi sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2013, tentu tidak sulit meyakinkan para sutradara agar tak ragu memilihnya sebagai pemain dalam sebuah film. Benarkah demikian?

"Tidak juga. Untuk mendapatkan peran sebagai Jenderal Soedirman saya harus ikut casting hingga dua kali. Dan begitu diumumkan dapat peran ini, perasaan saya campur aduk antara bangga dan berdebar-debar. Saya sadar bahwa tokoh yang akan saya mainkan ini bukan orang sembarangan. Ekspektasi orang pasti sangat tinggi," sambungnya.

Viva Westi, sutradara film Jenderal Soedirman, mengaku bangga melihat akting dan totalitas pria yang gemar bermain sepakbola ini. Keputusannya memilih Adipati sebagai pemeran tokoh pahlawan nasional Indonesia terbukti tepat. "Rekan-rekan wartawan bisa lihat sendiri bagaimana kualitas akting dia (sambil menunjuk ke arah Adipati, red) di film yang barusan diputar."

Meski pengalaman bermain dalam sebuah biopik bukan kali ini saja dijajalnya, sebelumnya lewat film Sang Kiai (tentang KH Hasyim Asyari) dan Slank The Movie: Nggak Ada Matinya (sebagai Bimbim), Adipati berharap agar citranya yang kadung lekat sebagai spesialis bintang dalam film bergenre remaja perlahan terkikis.

"Semoga film ini bisa jadi batu loncatan dan semakin memacu saya untuk terus memperbaiki kemampuan dalam berakting. Dan ke depannya semoga saya bisa dapat tawaran main film yang kualitasnya setara atau bahkan lebih dari Jenderal Soedirman ini," pungkasnya.

Film Jenderal Soedirman yang antara lain dibintangi oleh Ibnu Jamil (Sebagai Tjokropanolo alias Nolly), Mathias Muchus (Tan Malaka), Lukman Sardi (Yusuf Ronodipuro), Baim Wong (Bung Karno), Nugie (Bung Hatta), Anto Galon (dr Suwondo), dan Landung Simatupang (Urip Sumoharjo) akan tayang serentak mulai 27 Agustus 2015 di berbagai bioskop tanah air.

Catatan redaksi: Beritagar.id adalah media mitra film Jenderal Soedirman.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR