Alasan Adele menolak tawaran berbagai iklan

Adele menerima dua trofi di Brit Awards berkat album 21 (rilis 2011)
Adele menerima dua trofi di Brit Awards berkat album 21 (rilis 2011) | Daniel Deme/EPA

Berbeda dengan biduanita lainnya, sosok Adele hingga saat ini masih bersih dari kontaminasi iklan yang memanfaatkan figurnya. Bukan karena tidak menarik atau laku di mata para perusahaan untuk digaet sebagai model iklan atau duta merek. Tapi, karena pencetak berbagai rekor berkat lagu "Hello" itu punya idealisme yang hingga saat ini teguh dipegangnya.

Karena hanya ingin dikenal dan dikenang melalui karya musik, Adele tidak silau dengan banyaknya tawaran kontrak iklan dengan berbagai jenama yang membuatnya bisa terus muncul di mana-mana. Pun berpotensi menggelumbungkan angka tabungan di rekening banknya karena pemasukan dari sektor ini bisa mencapai ratusan juta dolar.

Katy Perry misalnya. Pemuncak dalam daftar musikus perempuan berpenghasilan tertinggi sepanjang 2015 itu diperkirakan mengantongi USD120 juta (Rp1,6 triliun) dari berbagai jalinan kontrak dengan berbagai produk. Purr (parfum), Wal-Mart (jaringan department store), Cover Girl (kosmetik), PopChips (camilan), ProActiv (perawatan kulit), dan Adidas (olahraga) adalah beberapa yang memanfaatkan figur Perry sebagai model iklan maupun duta jenama.

"Jika saya hanya ingin mengejar kepopuleran, maka saya tidak akan bermusik. Ada begitu banyak tawaran datang yang memungkinkan saya jadi lebih terkenal daripada sekadar bermusik," kata Adele kepada The New York Times (12/11/2015).

Tawaran yang pernah datang kepada Adele mulai dari kontrak jadi bintang iklan, hingga jadi duta jenama produk cat kuku, sepatu, tas, lini busana, perawatan rambut dan kecantikan, mobil, jam tangan, makanan, penerbangan, buku, hingga bermain film.

Salah satu tawaran yang ditolaknya datang dari L'Oreal pada 2013. Alih-alih menandatangani kontrak senilai GBP12 juta (Rp252 miliar) yang ditawarkan perusahaan kosmetik raksasa asal Prancis tersebut, Adele malah menampiknya. "Pihak L'Oreal terkesima dengan kenyataan bahwa Adele menolak tawaran sebesar itu," ungkap salah satu sumber kepada People Magazine (h/t Telegraph).

Fokus penyanyi kelahiran Tottenham, Inggris, itu saat ini adalah bermusik. Faktor yang membuatnya kembali dari istirahat panjang dan merilis album ketiganya bertajuk 25 yang akan rilis 20 November 2015.

Usai prestasi yang dicetak album 21 (2011), sempat terpikir di benak penerima 10 Grammy Awards itu untuk pensiun karena beban mental imbas dari kesuksesan album tersebut. "Seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa tidak ada pilihan lain selain terus menulis lagu. Karena tidak hal lagi yang bisa saya lakukan selain itu."

Adele - When We Were Young (Live at The Church) /AdeleVEVO
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR