Album Taylor Swift absen di Apple Music

Tidak ada album Taylor Swift di Apple Music
Tidak ada album Taylor Swift di Apple Music | Jamie McCarthy/latimes.com

Bisnis layanan pengaliran (streaming) musik terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Laporan Nielsen SoundScan per Januari 2015 mengungkap, tren mendengarkan streaming musik tumbuh total 106,1 miliar pada 2013 menjadi 163,9 miliar pada 2014.

Sedangkan penjualan lagu dan album di ranah digital mengalami penurunan hingga 1,1 miliar lagu pada 2014. Padahal pada 2013, penjualan digital mencapai 1,26 miliar lagu.

Bisnis streaming makin marak menyusul kehadiran Apple Music per 30 Juni 2015. Ini bisa menjadi ladang pendapatan alternatif para musisi.

Syaratnya, lagu atau album mereka boleh dinikmati para pengguna Apple Music. Apple Inc. -- pemilik Apple Music -- akan membayar royalti untuk setiap lagu atau album yang diputar.

Besaran royalti itu adalah 71,5 persen dari biaya berlangganan AS$9,99 per bulan. Namun, skema pembayaran royalti ini belum berlaku selama tiga bulan gratis sebagai masa percobaan.

Dilansir Buzzfeed, Kamis (18/7/2015), Taylor Swift dan label musiknya Big Machine Records konsisten tidak memajang album 1989 di Apple Music.

Swift memang menolak streaming musik. Namun album-album lawasnya masih bisa dinikmati. Swift menunjukkan sikap kontra dengan menarik lagu-lagu dalam album rilisan 27 Oktober 2014 itu secara mendadak dari katalog Spotify (3/11/2014).

Menurut biduanita berusia 25 itu, musik seharusnya tidak dinikmati gratis.

"Musik adalah seni yang sangat penting dan langka. Hal yang sangat penting dan langka sudah pasti berharga. Dan untuk mendapatkan hal yang berharga harus mengeluarkan uang. Jadi, menurut saya musik tak seharusnya gratis," tulis Swift di Wall Street Journal (7/7/2014).

Strategi tersebut ternyata tidak mengecewakan. Album 1989 justru telah terjual sekitar 4,6 juta unit sejak dirilis.

Maklum, para peminat album tersebut harus membeli versi unduh digital maupun konvensional. Akibatnya 1989 menjadi album terlaris kedua sepanjang 2014 di bawah album soundtrack film Frozen.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR