Angga Sasongko menjadikan film Bukaan 8 sebagai kapsul waktu

Dari kiri: Angga Sasongko, Anggia Kharisma, Chicco Jerikho, Lala Karmela, dan Salman Aristo, saat konferensi pers film Bukaan 8 di Jakarta, Rabu (10/8/2016).
Dari kiri: Angga Sasongko, Anggia Kharisma, Chicco Jerikho, Lala Karmela, dan Salman Aristo, saat konferensi pers film Bukaan 8 di Jakarta, Rabu (10/8/2016). | Visinema Pictures

Eksplorasi terus dilakukan sineas Angga Dwimas Sasongko (31). Lewat Bukaan 8, untuk pertama kalinya dia menggarap genre komedi. Film tentang pasangan suami istri yang menantikan kelahiran anak pertama itu diibaratkannya kapsul waktu.

"Film ini membuat saya bisa melihat atau mengenang kembali bagaimana keadaan atau keseruan menjadi seorang bapak," ungkap Angga (31) kepada Beritagar.id dalam jumpa pers yang berlangsung di Kedai Filosofi Kopi, Blok M Square, Jakarta Selatan, Rabu (10/8/2016).

Dalam rilis pers yang disebarkan sehari sebelumnya dijelaskan bahwa inspirasi Bukaan 8 datang dari proses kelahiran Angkasa Rigel Sasongko, putra sulung Angga dan Anggia Kharisma yang lahir November tahun lalu.

"Kisah dalam filmnya nanti memang tidak 100 persen akurat dengan apa yang saya alami, tapi tetap bisa jadi lemari memori buat saya karena sifatnya yang sangat personal," tambahnya.

Anggia yang sekaligus bertindak sebagai produser turut hadir dalam jumpa pers memberikan keterangan ditemani Chicco Jerikho dan Lala Karmela sebagai pemeran utama. Ada juga Salman Aristo yang bertugas menulis skenario.

Ikhtisar film ini tentang pasangan suami isteri, Alam (Chicco) dan Mia (Lala), yang sedang menghadapi kelahiran anak pertama mereka. Selama ini Alam dianggap sebagai laki-laki yang tidak bisa diandalkan oleh keluarga besar Mia. Oleh karena itu, dia berusaha membuktikan diri sebagai suami impian pada kelahiran anak pertamanya.

Bukan hanya Angga yang merasa Bukaan 8 sangat personal, hal serupa juga dirasakan Salman, bapak dua anak hasil perkawinan dengan Ginatri S. Noer (penulis buku dan skrip film Rudy Habibie).

"Percaya atau tidak, kelahiran dua anak saya berhenti pada bukaan delapan. Kemudian istri saya harus dibantu induksi," kata alumni Universitas Padjadjaran yang telah banyak menulis skenario film, antara lain Laskar Pelangi (2008), Mencari Hilal (2015), dan Talak 3 (2016).

Beberapa pemain lain yang terlibat selain Chicco dan Lala adalah Tyo Pakusadewo, Sarah Sechan, Dayu Wijanto, Uli Herdiansyah, Ary Kirana, Melissa Karim, Maruli Tampubolon, TJ, Ivy Batuta, Marwoto, Roy Marten, dan Adriano Qalbi.

Syuting Bukaan 8 produksi Visinema Pictures mulai berlangsung akhir pekan ini (13/8) dengan proyeksi tayang akhir 2016.

"Mohon doanya semoga produksi film ini berjalan lancar dan sukses," pungkas Anggia.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR