FILM INDONESIA

Ateng dan Iskak ''hidup lagi'' dalam Lagi-lagi Ateng

Aksi Augie Fantinus (kiri) dan Soleh Solihun dalam teaser trailer Lagi-lagi Ateng.
Aksi Augie Fantinus (kiri) dan Soleh Solihun dalam teaser trailer Lagi-lagi Ateng. | 13 Entertainment

Pelawak legendaris Ateng dan Iskak "hidup lagi" dalam film Lagi-Lagi Ateng. Proses "reinkarnasi" mereka mirip kelompok Warkop DKI yang diperankan oleh aktor-aktor masa kini.

Ateng diperankan oleh Augie Fantinus, sementara Soleh Solihun akan menjadi Iskak.

"Ini menjadi kesempatan berharga karena gue memerankan seorang tokoh legendaris," ujar Augie kepada Jawa Pos, Rabu (10/10/2018). Lelaki 39 tahun ini pun merasa punya beban karena harus menghidupkan sosok legenda.

"Kalau beban pasti ada, cuma kalau beban terus gue nggak akan total pada saat prepare sampai syuting," lanjut Augie.

Sebagai salah satu cara mempersiapkan diri, Augie didampingi sang istri Adriana Bustami (34). “Gue sering bikin film pake handphone. Gue tanyain ke istri, udah sama belum cara ngomongnya, cara jalannya. Dia (istri) salah satu juri dari awal," jelas Augie.

Sementara itu, Soleh punya cara berbeda karena sutradara Monty Tiwa memintanya agar tidak terbebani. "Ini interpretasi Soleh Solihun sebagai Iskak, enggak mungkin Soleh 100 persen seperti Iskak. Yang saya bisa lakukan adalah menerjemahkan karakter Iskak menurut versi Soleh Solihun," katanya kepada Kompas.com.

Lagi-Lagi Ateng bukan remake atau reboot dari film lama. Kemasannya bakal lebih modern meski tidak menanggalkan ciri khas Ateng dalam sikap, gestur, dan gaya bahasa.

Produser Manoj Samtani menyebutkan bahwa film Lagi-Lagi Ateng merupakan persembahan untuk keluarga Indonesia. Melalui sosok Ateng dan Iskak yang melegenda, diharapkan kisah mereka membawa nilai-nilai positif sekaligus menghibur.

"Ini film bukan hanya sekadar drama keluarga tapi juga lucu dan punya momen mengharukan dengan pesan moral yang cocok ditonton seluruh keluarga," ungkap Manoj.

Lagi-lagi Ateng akan tayang pada awal 2019. Film ini digarap oleh tiga rumah produksi secara kolektif; yakni 13 Entertainment, Dirgahayu Productions, dan Ideasource Entertainment. Proses syuting sudah selesai pada Juni 2018.

Selain Augie dan Soleh; film ini diperkuat para bintang Julie Estelle, Surya Saputra, Unique Priscilla, Catherine Wilson, dan Rohana Srimulat.

Beruntung vs. sial

Ateng lahir dengan nama Kho Tjeng Lie dan punya nama resmi Andreas Leo Ateng Suripto. Ia lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 8 Agustus 1942. Sementara Iskak lahir dengan nama Iskak Darmo Suwiryo di Solo, Jawa Tengah, pada 3 Maret 1933.

Meski perbedaan umur keduanya terpaut sembilan tahun, Ateng dan Iskak seakan sudah satu paket. Duet ini sudah menelurkan puluhan judul film. Sebagian menggunakan nama Ateng dalam judulnya seperti Ateng Sok Aksi (1977), Ateng Sok Tahu (1976), Ateng Mata Keranjang (1975), dan Ateng Bikin Pusing (1977).

Keduanya saling mengisi, dengan trik lawakan sebagai berikut. Iskak kerap menjadi objek penderita, sementara Ateng jadi orang yang lebih beruntung.

Sebenarnya, pada awal karier, mereka tidak selalu berdua. Eddy Sud dan Bing Slamet juga kerap satu layar dengan Ateng dan Iskak dengan membentuk kelompok lawak Kwartet Jaya pada 1967.

Setelah Bing Slamet meninggal pada 1974, Kwartet Jaya bubar. Namun, Ateng dan Iskak berhasil lepas dari bayang-bayang kelompok tersebut dan mulai meramaikan bioskop.

Menurut data Perfin (h/t CNNIndonesia.com), film Ateng Sok Tahu menjadi film terlaris di Jakarta pada 1976 dengan jumlah penonton mencapai 220.083.

Selain tampil dalam layar lebar, Ateng dan Iskak juga menebar hiburan di panggung televisi. Pada 1982 hingga 1988; mereka bersama Suroto dan Sampan Hismanto menjadi punakawan Bagong, Gareng, Petruk, dan Semar dalam program populer Ria Jenaka bikinan TVRI.

Iskak terlebih dulu meninggal pada 16 Januari 2000 karena serangan jantung. Sementara, Ateng wafat di Jakarta pada 6 Mei 2003.

Lagi-lagi Ateng - Official Teaser /13 Entertainment
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR