Athirah dan Rudy Habibie mendominasi daftar unggulan FFI 2016

Kemala Atmojo, Ketua Badan Perfilman Indonesia, membacakan nomine FFI 2016 di La Moda Cafe, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat (14/10)
Kemala Atmojo, Ketua Badan Perfilman Indonesia, membacakan nomine FFI 2016 di La Moda Cafe, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat (14/10) | Andi Baso Djaya/Beritagar.id

Film bertema biografi drama mendominasi daftar unggulan Festival Film Indonesia 2016. Dalam acara pembacaan nominasi yang berlangsung di La Moda Cafe, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (14/10), Athirah dan Rudy Habibie masuk dalam 10 dari total 21 kategori.

Jika Athirah mengisahkan perjuangan ibunda Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla dalam menjaga keutuhan rumah tangga, Rudy Habibie mengambil sudut pandang tentang masa muda presiden ketiga Indonesa B.J. Habibie saat kuliah teknik penerbangan di Jerman.

Persaingan ketat kedua film tersebut akan terjadi dalam kategori Penulis Skenario Adaptasi, Pengarah Artistik, Penata Suara, Lagu Tema Film, Penata Busana, Pemeran Utama Wanita , dan yang paling bergengsi, Film Terbaik.

Bagi Miles Film yang memproduksi Athirah, masuk sebagai unggulan dalam banyak kategori pada satu penyelenggaraan FFI bukan hal baru.

Saat penyelenggaraan FFI 2004 di Assembly Hall Jakarta Convention Center, rumah produksi yang didirikan Mira Lesmana pada 1995 itu menjadi kandidat dalam 11 kategori lewat film Ada Apa Dengan Cinta? (2002).

Hasilnya mereka membawa pulang tiga Piala Citra, masing-masing untuk gelar sutradara terbaik (Rudi Soedjarwo), aktris utama terbaik (Dian Sastrowardoyo), dan tata musik terbaik (Melly Goeslaw & Anto Hoed).

Sementara MD Pictures milik Manoj Punjabi yang jadi rumah produksi Rudy Habibie juga pernah mengukir prestasi serupa. Itu terjadi saat film Habibie & Ainun (sekuel Rudy Habibie) masuk dalam tujuh kategori pada penyelenggaraan FFI 2013 di Marina Convention Center, Semarang, Jawa Tengah.

Perihal keberhasilan film produksinya yang begitu mendominasi FFI 2016, Mira melalui akun Twitter resminya, @MirLes (15/10), mengucapkan tahniah kepada semua keluarga besar dan sahabat kerja Miles Films.

Dalam tujuh kategori tersebut, Athirah dan Rudy Habibie akan bersaing langsung dalam merebut hati dewan juri.

Menurut Olga Lydia, Ketua Bidang Penjurian FFI 2016, menebak siapa yang akan lebih banyak membawa pulang Piala Citra antara Athirah dan Rudy Habibie merupakan pekerjaan sulit.

Hal tersebut menurutnya jadi bukti bahwa kualitas film nasional semakin membaik. Tapi di sisi lain kerja para juri yang terdiri dari hampir 200 orang pekerja film (termasuk jurnalis dan kritikus film) bertambah pelik.

Selain kualitas yang terus membaik, Olga juga mengakui ada peningkatan dari segi kuantitas. Itu dibuktikan dengan terjaringnya 86 film bioskop yang masuk seleksi pada penyelenggaraan FFI 2016.

Jumlah tersebut meningkat dibanding 68 film yang masuk pada tahun sebelumnya. Bahkan lebih banyak lagi dibanding 58 film yang masuk seleksi dalam FFI 2014.

Pun demikian, jika menyimak daftar nomine dalam 21 kategori yang telah diumumkan, masih ada dua nama sama yang muncul dalam satu kategori. Reza Rahadian, misalnya, jadi unggulan dalam kategori Pemeran Utama Pria Terbaik lewat film My Stupid Boss dan Rudy Habibie.

Kemudian ada nama Wawan I. Wibowo sebagai kandidat Penyunting Gambar Terbaik (My Stupid Boss dan Rudy Habibie), Thoersi Argeswara dalam kategori Penata Musik Terbaik (Surat Dari Praha dan Salawaku), Chitra Subyakto bersaing untuk Penata Busana Terbaik (AADC 2 dan Athirah), pasutri Anto Hoed dan Melly Goeslaw di kelas pelantun lagu Tema Film Terbaik (AADC 2 dan Rudy Habibie).

Satrio Budiono bahkan muncul tiga kali dalam kategori Penata Suara Terbaik, masing-masing lewat Athirah, I Am Hope, dan Rudy Habibie.

Fakta tersebut tidak terhindarkan. Bukan karena kinerja dewan juri yang tidak kompeten, tapi karena memang sejumlah nama tersebut telah terbukti kualitasnya. Alhasil mereka selalu dilibatkan oleh produser dalam setiap proyek film.

"Harus diakui kita belum terlalu banyak memiliki sumber daya manusia mumpuni, khususnya di industri perfilman. Jadilah kemudian produser merekrut orang yang itu-itu saja karena hanya mereka yang dianggap terbaik," papar Reza yang menjabat sebagai Ketua II Bidang Acara FFI 2016.

Lukman Sardi, Ketua FFI 2016, berharap para pekerja film menjadikan fakta tersebut sebagai motivasi. "Ke depan mereka harus membuktikan diri sebagai yang terbaik agar dapat dilirik produser. Harapan saya, semoga para produser film juga memberikan kesempatan kepada talenta baru untuk membuktikan kemampuan."

Jalan panjang FFI 2016 yang keseluruhannya menyerap dana Rp7,8 miliar dari pos APBN melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bakal berakhir pada pengumuman para pemenang pada 6 November 2016 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.

Sebelum mengetahui siapa saja yang berhak memboyong Piala Citra, berikut daftar lengkap para nomine:

1. Film Terbaik

Aisyah, Biarkan Kami Bersaudara (Film One Production)

Athirah (Miles Films)

Rudy Habibie (MD Pictures)

Salawaku (Kamala Films)

Surat Dari Praha (Visinema Pictures)

2. Sutradara Terbaik

Riri Riza - Athirah

Timo Tjahjanto & Kimo Stamboel (The Mo Brothers) - Headshot

Yosep Anggi Noen - Istirahatlah Kata-Kata

Upi - My Stupid Boss

Pritagita Arianegara - Salawaku

3. Penulis Skenario Asli Terbaik

Haqi Achmad & Patrick Effendy - Ada Cinta di SMA

Jujur Prananto - Aisyah, Biarkan Kami Bersaudara

Yosep Anggi Noen - Istirahatlah Kata-Kata

Bagus Bramanti - Talak 3

BW Purba Negara - Ziarah

4. Penulis Skenario Adaptasi Terbaik

Salman Aristo & Riri Riza - Athirah

Ardiansyah Solaiman & Chadijah Masturi Siregar - Catatan Dodol Calon Dokter

Upi - My Stupid Boss

Ernest Prakasa - Ngenest: Kadang Kadang Hidup Perlu Ditertawakan

Gina S. Noer & Hanung Bramantyo - Rudy Habibie

5. Penyunting Gambar Terbaik

W. Ichwandiardono - Ada Apa Dengan Cinta 2

Aline Jusria - Ini Kisah Tiga Dara

Wawan I. Wibowo - My Stupid Boss

Wawan I. Wibowo - Rudy Habibie

Ahsan Andrian - Surat Dari Praha

6. Pengarah Sinematografi Terbaik

Ipung Rachmat Syaiful - 3 Srikandi

Edi Santoso - Aisyah Biarkan Kami Bersaudara

Yadi Sugandi - Athirah

Faozan Rizal - Salawaku

Ivan Anwal Pane - Surat Dari Praha

7. Pengarah Artistik Terbaik

Eros Eflin - Athirah

Iqbal Marjono - Headshot

Ade Gimbal - My Stupid Boss

Allan Sebastian - Rudy Habibie

Edy Wibowo - The Window

8. Penata Suara Terbaik

Khikmawan Santosa & Mohamad Ikhsan Sungkar - Ada Cinta di SMA

Satrio Budiono - Athirah

Fajar Yuskemal & Aria Prayogi - Headshot

Satrio Budiono - I Am Hope

Satrio Budiono & Khikmawan Santosa - Rudy Habibie

9. Penata Musik Terbaik

Anto Hoed & Melly Goeslaw - Ada Apa Dengan Cinta 2

Zeke Khaseli & Yudhi Arfani - Nay

Tya Subiakto & Krisna Purna - Rudy Habibie

Thoersi Argeswara - Surat Dari Praha

Thoersi Argeswara - Salawaku

10. Penata Efek Visual Terbaik

Raiyan Laksamana - Bangkit

Eric Kawilarang, Andi Wijaya, Pawan Sanjaya - Comic 8 Casino Kings Part 2

Andi Novianto - Headshot

Eric Kawilarang, Andi Wijaya, Pawan Sanjaya - Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1

Fixit - Wonderful Life

11. Lagu Tema Film Terbaik

"Ratusan Purnama" - Ada Apa Dengan Cinta 2 - Musik : Anto Hoed & Melly Goeslaw. Lirik: Melly Goeslaw.

"Ruang Bahagia" - Athirah - Musik & Lirik: Endah N Rhesa

"Bangkit!" - Bangkit - Musik & Lirik: Nidji

"Mencari Cinta Sejati" - Rudy Habibie - Musik : Anto Hoed & Melly Goeslaw

"Imaji Sunyi" - Salawaku - Musik: Nico Veryandi. Lirik: Siska Salman

12. Penata Busana Terbaik

Chitra Subyakto - Ada Apa Dengan Cinta 2

Chitra Subyakto - Athirah

Tania Soeprapto - Ini Kisah Tiga Dara

Quartini Sari - My Stupid Boss

Retno Ratih Damayanti - Rudy Habibie

13. Pemeran Utama Pria Terbaik

Reza Rahadian - My Stupid Boss

Reza Rahadian - Rudy Habibie

Tyo Pakusadewo - Surat Dari Praha

Abimana Aryasatya - Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1

Vino G. Bastian - Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1

14. Pemeran Utama Wanita Terbaik

Cut Mini - Athirah

Christine Hakim - Ibu Maafkan Aku

Sha Ine Febriyanti - Nay

Chelsea Islan - Rudy Habibie

Atiqah Hasiholan - Wonderful Life

15. Pemeran Pendukung Pria Terbaik

Ari Kriting - Aisyah Biarkan Kami Bersaudara

Arman Dewarti - Athirah

Adi Kurdi - Catatan Dodol Calon Dokter

Alex Abbad - My Stupid Boss

JFlow Matulessy - Salawaku

16. Pemeran Pendukung Wanita Terbaik

Sissy Prescillia - Ada Apa Dengan Cinta 2

Lydia Kandou - Aisyah Biarkan Kami Bersaudara

Titiek Puspa - Ini Kisah Tiga Dara

Raihaanun - Salawaku

Widyawati Sophiaan - Surat Dari Praha

17. Pemeran Anak Terbaik

Dionisius Rivaldo Moruk - Aisyah Biarkan Kami Bersaudara

Adryan Bima - Bangkit!

Elko Kastanya - Salawaku

Christabelle Grace Marbun - Surat Cinta Untuk Kartini

Sinyo - Wonderful Life

18. Film Pendek Terbaik

Kitorang Basodara (Dinas Kebudayaan DIY)

Memoria Tanah Ingatan (Hivos/Treewater Production)

On the Origin of Fear (KawanKawan Film)

Pangreh (Three O Eight Films/Program Fasilitasi Film Pendek 2015)

Prenjak (Studio Batu)

19. Film Animasi Terbaik

Ang (Robot Kertas Studios / Universitas Multimedia Nusantara)

Adit Sopo Jarwo : Eyang Datang Semua Senang (MD Animation)

Adit Sopo Jarwo : Festival Perahu Kertas Berlayar Tanpa Batas (MD Animation)

Reform (Odena Animation)

Surat Untuk Jakarta (Pijaro)

20. Film Dokumenter Panjang Terbaik

Gesang Sang Maestro Keroncong (Visinema)

Indonesia Kirana (Embara Films)

Masean's Messages (Sanggar Siap Selem/Elsam/Penggak Men Mersi Puri Kesiman)

Nokas (Komunitas Film Kupang)

Petani Terakhir (Sanggar Siap Selem)

21. Film Dokumenter Pendek Terbaik

1.880 MDPL (Aceh Documentary)

Di Kaliurang (Dinas Kebudayaan DIY)

Mama Amamapare (Eagle Institute Indonesia)

Tarung (KawanKawan Film)

Wasis (JR Youth Coop)

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR