FILM INDONESIA

Ayat-Ayat Cinta 2 bakal tayang di 3 negara tetangga

Sebagian pemain Ayat-Ayat Cinta2; Dewi Sandra (dua kiri), Fedi Nuril (tengah), dan Arie Untung (dua kanan) dalam jumpa pers di MD Place, Jakarta Selatan, Selasa (24/10/2017).
Sebagian pemain Ayat-Ayat Cinta2; Dewi Sandra (dua kiri), Fedi Nuril (tengah), dan Arie Untung (dua kanan) dalam jumpa pers di MD Place, Jakarta Selatan, Selasa (24/10/2017). | Kania Luthfiani /Beritagar.id

Sekuel Ayat-Ayat Cinta 2 (AAC2) mendekati pemutaran perdana pada Desember nanti. Sebelum ke sana, MD Pictures selaku rumah produksi meluncurkan cuplikan resmi (trailer) pada Sabtu (21/10/2017) lalu.

Dalam trailer berdurasi 2 menit 13 detik itu, MD Pictures menyertakan pula teks terjemahan (subtitles) berbahasa Inggris. Apakah artinya AAC2 akan disertakan ke festival film di luar negeri?

Manoj Punjabi, sang produser, belum bisa memastikan. Namun Manoj menegaskan bahwa film ini akan ditayangkan pula di Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Bahkan penayangan pun berlangsung serentak seperti halnya di Indonesia, 21 Desember. Seluruh kru AAC2 pun akan pergi ke sana untuk menghadiri gala premier.

"Kami akan berangkat ke sana tanggal 15 Desember. Semua kru, pemeran, sutradara, dan tim akan berangkat ke Malaysia serta Singapura," ujar Manoj dalam peluncuran poster dan trailer AAC2 di MD Place, Jakarta Selatan, Selasa (24/10).

Tujuan membawa AAC2 ke tiga negara jiran disebut Manoj agar film Indonesia bisa diterima masyarakat luar negeri. Manoj pun optimistis, apalagi trailer AAC2 pada akun MD Pictures di YouTube mendapat sambutan hangat.

Trailer itu duduk di posisi 15 daftar video tren YouTube Indonesia hanya sehari setelah diluncurkan. Kemudian dalam dua hari, video cuplikan itu sudah ditonton oleh lebih dari 400 ribu kali dan mendapat 9.000 tanda suka (likes).

Bagi MD Pictures, ini adalah prestasi besar pertama. "Belum pernah MD mengalami trailer yang bisa sampai trending topic dan tidak bayar," ujar Manoj, 44 tahun.

Padahal AAC2 bukannya tanpa kritik. Sejumlah orang menilai film yang antara lain dibintangi Fedi Nuril dan Dewi Sandra ini dinilai kurang menunjukkan film berlatar cinta.

Namun Manoj memang punya cara untuk mengantisipasinya. Sebelum meluncurkan cuplikan video, MD mengundang 50 orang untuk melakukan diskusi terbatas (FGD).

Mereka diminta menonton video cuplikan itu dan menulis kesan serta pesannya dalam secarik kertas. Itu sebabnya MD harus mengubah shot demi shot sampai sempurna hingga Jumat (20/10) atau sehari sebelum peluncuran resmi.

Manoj menilai cuplikan film garapan Guntur Soeharjanto ini organik dan tidak menampilkan iklan dalam bentuk apapun, serta tak memakai siasat (gimmick) apapun.

Guntur juga tidak menyangka bahwa cuplikan filmnya bisa mendapatkan penonton dan likes sebanyak itu dengan cara organik.

"Sampai kaget juga, ini sungguh? Beberapa teman menelepon, begitu pula produser menanyakan bahwa ini tidak berbayar dan tetap organik," ungkap Guntur.

Sutradara film 99 Cahaya di Langit Eropa ini berharap cuplikan video yang disukai publik itu merupakan tanda baik bahwa filmnya nanti bakal diterima masyarakat luas. Apalagi Guntur dan seluruh kru bekerja dengan keras.

Antara lain sineas 41 tahun ini mengungkapkan bagaimana naskah berubah hingga 24 kali dan perubahan terjadi setiap hari. Syuting pun dilakukan berpindah-pindah, termasuk ke Edinburg (Skotlandia), London (Inggris), dan Budapest (Bulgaria).

"Semoga membuahkan hasil, apa yang kami mau menjadi karya yang baik, dan dinikmati oleh banyak orang juga. Semoga sukses dan mendapat berkah dari Allah," harap Guntur.

Lantaran kesuksesan cuplikan itu, seluruh pihak di balik AAC2 optimistis film ini akan sukses di pasaran. Fedi yang tetap memerankan Fahri dalam film ini pun merasa yakin.

"Melihat trailer-nya sangat puas, optimistis. Sebab (trailer) bisa merangkum cerita perjuangan yang kami lakukan. Nama Ayat-Ayat Cinta masih kuat dan bisa menarik penonton yang belum menonton," tuturnya.

Ayat-ayat Cinta 2 - Official Trailer /MD Pictures
BACA JUGA