ALBUM MUSIK

Calvin Jeremy membedah album Nostalgia

Calvin Jeremy berpose ketika bertandang ke kantor Beritagar.id di Tanah Abang, Jakarta Pusat (5/4/2018).
Calvin Jeremy berpose ketika bertandang ke kantor Beritagar.id di Tanah Abang, Jakarta Pusat (5/4/2018). | Wisnu Agung Prasetyo /Beritagar.id

Album Nostalgia merupakan bentuk kecintaan Calvin Jeremy kepada era 1980-an. Ia menyebut dekade tersebut sebagai era keemasan musik.

Dalam album berisi delapan lagu itu, Calvin tak hanya mencoba mengembalikan era 1980-an. Ada beberapa lagu yang terasa personal baginya.

Tiga lagu merupakan semacam pelampiasan dari kisah cintanya, sebuah lagu dari kisah cinta sepupunya, sementara ada juga lagu lain yang merupakan penghormatan untuk mendiang Chrisye. Dalam kunjungan ke kantor Beritagar.id hari Kamis (5/4/2018), penyanyi berusia 26 itu menceritakan kisah di balik lagu-lagu tersebut.

"Tak Berdua"

Pada 2012, penyanyi kelahiran Jakarta ini sempat membuat sebuah lagu berjudul "Berdua". Lagu berdurasi empat menit tujuh detik itu bahkan menjadi single utama dalam album keduanya yang berjudul Calvin Jeremy.

Lagu itu diciptakan Calvin saat ia masih berpacaran dengan Tirza Roemokoy. Video klip "Berdua" bahkan menggunakan jasa Tirza sebagai model. Namun sayangnya hubungan mereka kandas. Nah, lagu "Tak Berdua" adalah semacam sekuel untuk "Berdua".

"Gue merasa harus bikin semacam closure (penutupan) untuk gue sendiri. Jadilah lagu "Berdua"," ujar lelaki berdarah Batak, Filipina, dan Jawa ini.

Meski judulnya "Tak Berdua", menurut Calvin isi lagu ini adalah ia tidak melihat kejadian putusnya hubungan mereka dari sisi buruk saja. Lelaki yang memulai karier musik sejak 2010 ini juga ingin sang mantan tahu kalau ia sudah bahagia.

"Langkah kita tak lagi sama dan kita setuju untuk berpisah. Tapi bukan berarti gue hanya melihat sisi jelek, tapi gue positif, berusaha mengagumi elo (maksudnya mantan kekasihnya, red.), tapi dari kejauhan," ujar Calvin.

CALVIN JEREMY - TAK BERDUA (OFFICIAL MUSIC VIDEO) /Calvin Jeremy

"Bukan Itu"

Dikemas dengan nuansa 1980-an seperti lagu lain dari album Nostalgia, "Bukan Itu" terinspirasi dari "We're in This Love Together" dari penyanyi jazz Al Jarreau yang dirilis pada 1981. Namun isinya masih mengenai perasaan Calvin setelah hubungannya retak.

"Bukan Itu" diciptakan Calvin karena dia merasa sudah move on dari mantan kekasihnya--ia tak menyebutkan dengan siapa. Dari situ Calvin merasa kalau janji-janji dalam sebuah hubungan itu bukan bagian utama. "Tapi bagaimana elo mencintai seseorang dengan sepenuh hati. (Lagu ini) sebenarnya soal apa sih yang gue mau dalam suatu relationship."

"Kita"

Lagu ini dinyanyikan Calvin bersama seorang penyanyi Malaysia bernama Daiyan Trisha. Isinya lagi-lagi merupakan curahan hati Calvin soal keretakan hubungan. "Setelah gue patah hati, gue punya trust issue, sudah tidak jadi, diselingkuhin pula, gue harus bagaimana ya?"

Namun ia yakin bahwa rasa sayang itu bisa mengalahkan segala ketakutan, kekhawatiran, dan krisis kepercayaan yang ia alami. "Kita bercerita, bagaimana kita tercipta untuk bersama. Ku tak ragu," Calvin menyanyikan sebait "Kita" setelah menjelaskan isi lagu ini.

Calvin Jeremy - Kita (feat. Daiyan Trisha) /Calvin Jeremy

"Nostalgia"

Jika lagu-lagu di atas berisi soal hubungan si penyanyi, "Nostalgia" merupakan kisah curahan hati orang lain. "Ada sensasi menyenangkan pada saat kita bikin cerita bukan tentang kita. Kayak kita jadi storyteller," ujar Calvin.

Orang itu adalah sepupunya. Pada 2016 si sepupu baru putus dari kekasihnya karena tak kuat menjalani hubungan jarak jauh, lagipula mereka berbeda agama.

"Dia dikasih scrapbook (album foto dengan catatan kecil sebagai informasi dari foto tersebut, red.) sama mantannya, karena mereka putus baik-baik. Scrapbook itu isinya dari pertama kali bertemu, sampai akhirnya sepupu gue cabut ke Jakarta."

Beberapa bulan setelah putus, mereka masih menjalin hubungan baik. "Ini apa sih yang sedang terjadi? Gue sangat tersentuh. Pada saat kita putus, ternyata kita punya sedikit waktu untuk saling sama-sama bahagia di bawah kata nostalgia. Ibarat main bola, masih ada injury time," jelas Calvin.

CALVIN JEREMY - NOSTALGIA (OFFICIAL MUSIC VIDEO) /Calvin Jeremy

"Hip Hip Hura"

Lagu ini pasti terdengar familiar, terutama untuk Anda yang menggemari Chrisye. Pada 1985, Chrisye merilis "Hip Hip Hura" dalam album berjudul sama. Dalam mengadopsi lagu ini, Calvin punya cerita tersendiri.

Pada 2016, Calvin terpilih sebagai salah satu pengisi album Melodi Chrisye, yang berisi lagu-lagu sang legenda dinyanyikan ulang oleh para penyanyi muda. Tadinya Calvin tidak menyanyikan "Hip Hip Hura".

"Gue berpikir, aduh gue kan punya album nuansa 1980-an, kalau ada 'Hip Hip Hura' keren nih," tutur pria kelahiran 1991 itu. Tak disangka, akhirnya pihak label Formula Music malah meminta Calvin menyanyikan lagu tersebut. Tanpa pikir panjang ia menyetujui permintaan itu.

"Deal-nya enggak usah ribet, yang penting lagu ini boleh ada di album gue," ujar Calvin. "Satu kebanggaan buat musisi bisa menyanyikan lagunya Chrisye. Terlepas dari yang banding-bandingkan, ngomong a, b, c, gue bersyukur."

Teaser Melody Chrisye - Calvin Jeremy "Hip Hip Hura" /Melody Chrisye

Mengapa Nostalgia?

Delapan lagu dalam album Nostalgia memiliki aroma 1980-an yang kuat. Calvin memang mengidamkan bisa merekam momen itu dalam album ini.

"Gue ingin kembali mengangkat apa yang dulu pernah hype, dan hampir tidak ada yang bilang jelek kalau didengar sekarang," ujar Calvin dengan mantap. Ia masih ingat persis hal apa yang menjadi inspirasinya untuk bernostalgia.

Ketika sedang berada di mobil bersama kekasihnya--kini sudah jadi mantan--Calvin mendengarkan lagu lawas George Benson berjudul "Nothing's Gonna Change My Love for You".

"Itu salah satu momen krusial, gue menyadari selera gue di situ," ujar Calvin.

Lebih jauh lagi, pengidola John Mayer ini berharap Nostalgia menjadi jembatan antara penyanyi senior dengan junior. Ia menginginkan musisi antar generasi bisa melakukan kolaborasi yang lebih nyata. Seperti musisi Amerika Serikat Ariana Grande yang berkolaborasi dengan Stevie Wonder dalam lagu "Faith".

Calvin menganggap bahwa penyanyi senior seperti Adjie Sutama dan Fariz RM kerap berkarya dan tampil di panggung hanya demi kecintaan mereka untuk musik. "Kalau sekarang, dengan kemunculan selebgram dan lain-lain, orientasinya sudah duit, duit, duit."

"Gue harap album Nostalgia bisa memicu musisi yang lain," tutup Calvin.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR