Daftar album musik terbitan 2017

U2 saat tampil di iHeartRadio Music Festival di T-Mobile Arena, Las Vegas, AS (23/9/2016).
U2 saat tampil di iHeartRadio Music Festival di T-Mobile Arena, Las Vegas, AS (23/9/2016). | John Salangsang/AP Photo

Penghujung almanak 2016 tersisa beberapa hari lagi. Selama periode tersebut ada begitu banyak album mancanegara dan produksi label (major pun indie) dalam negeri yang telah rilis. Hal serupa dipastikan tetap berulang sepanjang 2017.

Beberapa nama populer semisal Megadeth (Dystopia), Metallica (Hardwired... To Self-Destruct), Hatebreed (The Concrete Confenssional), Red Hot Chili Peppers (The Getaway), Green Day (Revolution Radio), Blink-182 (California), dan Iggy Pop (Post Pop Depression), memang telah menetaskan album sepanjang tahun monyet api.

Begitupun Jeff Parker (The New Breed), Radiohead (A Moon Shaped Pool), Weezer (White Album), A Tribe Called Quest (We got it from Here... Thank You 4 Your service), Beyonce Knowles (Lemonade), Drake (Views), hingga Frank Ocean (Blonde).

Itu belum termasuk rilisan pemusik dalam negeri, seperti Raisa (Handmade), Tulus (Monokrom), Lala Karmela (Solina), Tompi (Romansa), Dekat (Meranggas), RAN (Ran), Shaggydog (Putra Nusantara), Musikimia (Intersisi), Dekat (Meranggas), dan Eva Celia (And so It Begins).

Ditambah lagi karya Mondo Gascaro (Rajakelana), The Groove (Forever You'll Be Mine), Deadsquad (Tyranation), Taring (Orkestrasi Kontra Senyap), Petaka (Sebuah Dedikasi), Indische Party (Analog), Joe Million (Vulgar), Iwan Fals (Satu), dan God Bless (Cermin 7) menunjukkan ramainya peredaran album baru sepanjang tahun.

Mengingat nama-nama di atas bukan tipikal band/musikus "kejar setoran" yang rutin merilis album setahun sekali, bukan berarti industri musik tahun depan bakal sepi album dari ragam subgenre musik.

Berdasarkan komposisi dari sejumlah nama yang berencana merilis album gres pada tahun ayam api, para penggemar musik patut bersuka cita. Pasalnya banyak nama jagoan yang lama "tertidur" siap bangun kembali.

Ambil contoh Potret. Kelompok bentukan 1995 yang kini diperkuat Melly Goeslaw (vokalis), Anto Hoed (Bassis), Aksan Sjuman (drummer), Nikita Dompas (gitaris), dan Mery Kasiman (keyboard, piano) telah berniat merilis album terbaru tahun depan.

Niatan tersebut diungkapkan Melly (42) dalam situs web Dream.co.id (14/11/2016). "Materinya sudah lengkap, tinggal rekaman saja. Sekarang baru rampung tiga lagu. Semoga tahun 2017 bisa rilis," ujar penulis lagu andal itu.

Potret yang melejit lewat lagu "Terbujuk" memang sudah cukup lama tidak menelurkan album. Terakhir mereka menghadirkan I Just Wanna Say I Love You (2008) yang berjarak lima tahun setelah merilis Positive+POSITIVE.

Untuk skala internasional, The Jesus and Mary Chain merupakan contoh bangkitnya sebuah band dari tidur panjang, atau lebih tepatnya hibernasi. Pasalnya kelompok post-punk asal Skotlandia berusia lebih dari tiga dekade itu terakhir merilis abum pada 1998.

Penggarapan album baru bertajuk Damage and Joy sejatinya telah berlangsung sejak 2015. "Dalam album terbaru, akan ada perubahan dalam segi sound. Album ini akan lebih dewasa dari sebelumnya. Mari kita tunggu dan lihat hasilnya nanti," ujar Jim Reid (vokalis/gitaris) kepada NME (1/10/2015).

Ibarat mengerti dahaga panjang yang dirasakan penggemarnya, kelompok ini membekali album terbaru yang mereka yang direncanakan meluncur mulai 25 Maret 2017 dengan modal 14 lagu.

Masih dari daratan Britania Raya, tepatnya Irlandia, kelompok U2 yang diperkuat Bono, The Edge, Adam Clayton, dan Larry Mullen Jr. juga ambil ancang-ancang menerbitkan kumpulan karya terbaru tahun depan berbarengan perayaan tiga dekade album Joshua Tree.

"Tahun depan bakal jadi momen yang sangat besar buat U2. Kami akan meluncurkan album Songs of Experience. Dan untuk memperingati 30 tahun Joshua Tree, bakal ada pementasan yang sangat spesial," ungkap Bono dalam video ucapan selamat hari Natal melalui kanal resmi U2 di YouTube.

Jika menyebutkan semua band atau solis mancanegara yang berniat mengikuti jejak Bono dkk. di atas, daftar bisa tambah panjang. Dalam situs web Metacritic, Ryan Adams, Clap Your Hands Say Yeah, LeAnn Rimes, Nelly Furtado, Christina Aguilera, Depeche Mode, John Mayer, LCD Soundsystem, Mastodon, The Killers, My Morning Jacket, The Offspring, dan TLC adalah sejumlah nama yang siap mengisi kalender 2017 dengan album terbaru.

Geliat serupa juga menulari industri musik dalam negeri. Kelompok Samsons yang sejak tiga tahun belakangan diperkuat vokalis Aria Dinata, menggantikan Bambang "Bams" Reguna Bukit, bahkan telah meluncurkan "I Love You" (20/12) sebagai jembatan menuju album baru.

Seperti dijelaskan gitaris Irfan Aulia Irsal kepada Rolling Stone Indonesia, album kelima mereka nanti sangat berbeda dengan sebelumnya. "Kalau di album-album sebelumnya lebih balada, yang sekarang lebih energik dan liriknya optimistis. Mewakili perasaan kami sekarang ini."

Label rekaman Musica Studio's sedang mempersiapkan hadirnya album anyar Nidji dan Noah. "Materi sudah ada yang diterima sama Bu Acin (Indrawati Widjaja, pemilik Musica), meski ada yang ditolak juga. Lebih dewasa dari segi lirik. Kami sudah tidak sabar menggarapnya," kata Giring Ganesha (vokalis Nidji).

Kelompok Noah yang kencang digosipkan kembali akan berganti nama juga telah memancang tahun depan sebagai momentum keluarnya album gres. Menurut Drian Nugroho, Marketing & International Business Manager Musica, bocoran tentang album tersebut baru akan diumumkan medio Juli 2017.

Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim (49), pentolan kelompok Slank, mengatakan bahwa bandnya akan merilis album studio ke-22 pada Februari 2017. Selama proses penggarapan album tersebut, band asal Gang Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, itu tidak diperkuat gitaris Abdee Negara yang masih harus cuti karena penyakit gagal ginjal.

Label indipenden tak ketinggalan

Dari ranah non-arus utama, calon-calon rilisan baru tidak kalah ramai. Label independen Grimloc Record yang berbasis di Bandung melalui akun Twitter telah menulis kicauan tentang beberapa rilisan terbaru mereka tahun depan, di antaranya kelompok Lose it All (Januari 2017) dan Eye Feel Six (Maret 2017).

Anoa Records asal Jakarta menjadwalkan Februari 2017 sebagai waktu yang tepat untuk mengeluarkan debut album kelompok Barefood. Setelah itu mereka berkonsentrasi merilis album Damascus, band pengusung musik shoegaze asal ibu kota.

Kelompok pengusung musik thrash metal kebanggaan Palembang, Discoshit, memilih Aniaya sebagai judul album terbaru yang akan diluncurkan oleh kongsi Rimauman Music dan Raw Records. Lagu "Tikam" yang terpilih sebagai single dari album baru tersebut telah mereka rilis pada 26 November 2016.

Rival Himran yang coba memadukan alunan musik reggae asal Jamaika dengan penggunaan lirik berbahasa Kaili (suku yang mendiami Palu, Sulawesi Tengah), berencana meluncurkan album penuh tahun depan sebagai tindak lanjut dari mini album MAN (distribusi oleh NuSoundTara).

Lawless Jakarta Records melalui pesan pendek kiriman Arian13, juga dikenal sebagai vokalis Seringai, membocorkan beberapa nama dalam roster mereka yang siap merilis album gres pada 2017.

"Hurt'Em (Januari), Kelelawar Malam (Maret), Godplant (unconfirmed date), Matiasu (unconfirmed date), Auman (unconfirmed date). Seringai sekitar Januari-Februari baru masuk studio," demikian tulis Arian kepada Beritagar.id (5/12).

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR