BOX OFFICE

Dark Phoenix mengecewakan, bahkan kalah dari Pets 2

 Poster film Dark Phoenix terpampang di depan TCL Chinese Theatre IMAX di Hollywood, Los Angeles, California, AS, dalam pemutaran perdana pada Selasa (4/6/2019).
Poster film Dark Phoenix terpampang di depan TCL Chinese Theatre IMAX di Hollywood, Los Angeles, California, AS, dalam pemutaran perdana pada Selasa (4/6/2019). | Nina Prommer / EPA-EFE

Film dari kelompok X-Men, Dark Phoenix, gagal bersinar dalam pemutaran perdananya pada akhir pekan kemarin (7-8/6/2019). Bahkan Phoenix tak mampu mengalahkan debutan lainnya, The Secret Life of Pets 2.

Pemasukan Phoenix sebesar $33 juta AS dari pasar domestik Amerika Utara (Amerika Serikat dan Kanada) pada akhir pekan lalu pun menjadikannya sebagai film dengan performa terburuk dari seluruh franchise X-Men. Ini memang sudah sesuai perkiraan.

Sementara, seperti dilansir Box Office Mojo, Pets 2 yang mengantongi $47,1 juta AS dari 4.561 layar di Amerika Utara pada akhir pekan lalu menjadi film kedua dalam hal jumlah layar perdana setelah Avengers: Endgame --film superhero seperti Phoenix.

Meski begitu, Pets 2 juga sebenarnya tak cukup bersinar. Pemasukannya kalah jauh dibanding pendahulunya yang mampu meraih $104,3 juta AS saat dirilis pada Juli 2016.

Pets 2 juga kalah tipis dari pemimpin box office pekan lalu Godzilla: King of the Monsters yang mengantongi $47,7 juta AS. Rotten Tomatoes pun menunjukkan bahwa Pets 2 yang masih menceritakan petualangan anjing bernama Max dan rekan-rekannya itu kalah dibanding film animasi Despicable Me keluaran hampir satu dekade lalu ($56,3 juta AS).

Apapun, sorotan terbesar tetap mengarah pada Phoenix. Maklum, film yang dibintangi oleh Sophie Turner, Michael Fassbender, dan Jessica Chastain ini adalah keluaran 20th Century Fox and Walt Disney.

Deadline, Minggu (9/6), menjelaskan sebenarnya Phoenix menjadi film terlaris pada akhir pekan lalu dari seluruh dunia dengan pemasukan $140 juta AS. Kendati demikian angka itu tetap di bawah X-Men: Days of Future Past ($262,9 juta), Logan ($247,4 juta), dan X-Men: Apocalypse ($166,6 juta) dalam periode pemutaran yang sama.

Dengan pencapaian seperti itu, Phoenix diperkirakan mengalami kerugian sekitar $100 hingga $120 juta dan bisa anjlok hingga $250 juta dengan dugaan biaya produksi $350 juta. Dan film tentang si super Jean Grey itu gagal pula di pasar Tiongkok ($45,7 juta), padahal akhir pekan lalu adalah masa liburan di negeri tersebut.

Phoenix pun dihujani kritik, bahkan dengan komentar cukup tajam: jika Anda penggemar X-Men, tidak rugi melewatkan film ini. Para kritikus di Rotten Tomatoes pun hanya memberi nilai 22 persen, sedangkan CinemaScore memberi skor B- alias nilai terendah di jajaran film franchise.

Dengan pemasukan akhir pekan perdana hanya $33 juta, Phoenix pun menjadi film dengan pencapaian terburuk di jajaran franchise keluaran Fox dan Marvel. Mengapa ini semua bisa terjadi?

Deadline mengarahkan telunjuknya kepada Fox. Mereka menyertakan Phoenix ke dalam paket merger dengan Disney sebagai pemegang hak Marvel.

Padahal syuting Phoenix dilakukan dua tahun sebelum Fox dan Disney merger pada Desember 2017. Akibatnya sutradara Simon Kinberg harus melakukan beberapa kali syuting ulang untuk memenuhi keinginan Fox dan Disney.

Sebenarnya syuting ulang adalah hal lazim dalam film berbiaya besar dan berjenis franchise. Persoalannya, kinerja Fox dan Disney dalam urusan public relation berantakan sehingga merusak citra dan persepsi di mata publik.

Faktor berikut di balik pencapaian buruk Phoenix adalah momentum. Para penggemar merasa X-Men sudah selesai setelah X-Men: Apocalypse (2016) dan Logan (2017).

Screenrant menyebutkan ini adalah kelemahan Fox dalam menggarap cerita franchise. Dibandingkan Marvel Cinematic Universe, kisah tentang para mutan X-Men yang digarap Fox kerap tidak konsisten.

"Mereka tak pernah membuat rencana jangka panjang, lebih senang jangka pendek," tulisnya. Contohnya adalah itu tadi; Apocalypse seolah menjadi akhir.

Padahal sebenarnya Apocalypse justru mengungkap kehadiran Phoenix yang menjadi mutan paling cerdas di antara barisan X-Men. Jadi, menurut Screenrant, seharusnya Fox mudah mengkondisikan cerita untuk Phoenix walau pada akhirnya tak terjadi.

"Film (Phoenix) ini punya seluruh materi, tapi gagal menyambungkannya," demikian Polygon menyimpulkan seraya menyebutkan film ini akan mengecewakan para penggemar X-Men.

Berikut daftar film terlaris di AS dan Kanada pada periode 7-9 Juni 2019 menurut versi Box Office Mojo.

  1. The Secret Life of Pets 2 $47,11 juta (pekan perdana).
  2. Dark Phoenix $33 juta (pekan perdana).
  3. Aladdin $24,5 juta (total $232,3 juta - pekan 3).
  4. Godzilla: King of the Monsters $15,5 juta ($78 juta - pekan 2).
  5. Rocketman $14 juta ($50,4 juta - pekan 2).
  6. Ma $7,8 juta ($32,7 juta - pekan 2).
  7. John Wick: Chapter 3 - Parabellum $7,4 juta ($138,6 juta - pekan 4).
  8. Avengers: Endgame $4,8 juta ($824,3 juta - pekan 7).
  9. Pokemon Detective Pikachu $2,9 juta ($137,4 juta - pekan 5).
  10. Booksmart $1,5 juta ($17,8 juta - pekan 3).
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR