FILM HOLLYWOOD

Disney incar Oscar untuk Black Panther

Penampilan aktor Chadwick Boseman sebagai tokoh titular dalam film Black Panther
Penampilan aktor Chadwick Boseman sebagai tokoh titular dalam film Black Panther | Marvel/Disney

Black Panther tak hanya sukses secara komersial. Film yang menjadi bagian dari Marvel Cinematic Universe (MCU) ini juga dibanjiri pujian oleh para kritikus.

Selain meraup $1,35 miliar AS (Rp20 triliun) dari seluruh dunia, film garapan Ryan Coogler itu juga mendapat rating 97 persen di situs pengepul ulasan Rotten Tomatoes. Dilansir dari Entertainment Weekly (11/9/2018), itu sebabnya Disney dan Marvel berusaha memasukkan Black Panther dalam ajang Academy Awards ke-91.

Melalui situsnya, Disney menginginkan Black Panther menjadi nomine dalam berbagai kategori penting seperti film, sutradara (Ryan Coogler), dan naskah adaptasi (Coogler dan Joe Robert Cole).

Pun dalam kategori aktor utama (Chadwick Boseman), aktor pendukung (Michael B. Jordan, Martin Freeman, Daniel Kaluuya, Winston Duke, Sterling K. Brown, Forest Whitaker, Andy Serkis), dan aktris pendukung (Lupita Nyong’o, Danai Gurira, Letitia Wright, Angela Bassett).

Black Panther menjadi usaha pertama Marvel menjadi peserta Oscar kategori Film Terbaik. Rupanya mereka haus akan penghargaan.

Sebanyak 20 film MCU sudah menghasilkan $17,5 miliar AS dari seluruh dunia, tapi mereka tak pernah membawa pulang Piala Oscar. Sejauh ini film-film MCU baru sembilan kali menjadi nomine, itupun dalam kategori yang sifatnya teknis.

Bandingkan dengan film-film semesta DC, yang bisa dibilang merupakan pesaing Marvel. Suicide Squad (2016) pernah memenangi Oscar kategori Tata Rias dan Rambut Terbaik. Padahal film tersebut dipandang jelek sekali oleh kritikus, dengan rating hanya 28 persen di Rotten.

Lebih jauh lagi, DC sudah pernah memenangi Oscar kategori Aktor Pendukung Terbaik lewat penampilan brilian mendiang Heath Ledger sebagai Joker dalam The Dark Knight (2008).

Batalnya kategori Film Populer

Langkah promosi Black Panther untuk Oscar dilakukan Disney seminggu setelah Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS; penyelenggara Academy Awards) membatalkan rencana untuk memasukkan kategori “Film Populer”.

Awal Agustus, AMPAS mengumumkan bakal mengadakan kategori populer pada Academy Awards 2019. Alasannya untuk menghargai pencapaian film-film yang populer di mata publik.

Selama ini, Academy memang kerap memberi penghargaan Film Terbaik pada karya sinema yang cenderung kurang populer tapi dipandang berkualitas. Beberapa tahun belakangan, tak satupun pemenang Film Terbaik (The Shape of Water, Moonlight, Spotlight, dan The Artist) memperoleh pendapatan di atas $100 juta.

Kategori Populer Terbaik akan membuka peluang bagi film-film laris tahun ini, seperti Star Wars: The Last Jedi, Avengers: Infinity War, Jurassic World: Fallen Kingdom, dan Black Panther untuk memperoleh penghargaan bergengsi tersebut.

Selain itu, film yang masuk kategori Populer Terbaik tetap bisa menjadi nomine Film Terbaik, yang menjadi penghargaan tertinggi dalam Academy Awards.

Namun, rencana kategori Populer dikritik habis-habisan oleh para pemerhati dunia perfilman.

Hollywood Reporter mempertanyakan, apa patokan sebuah film disebut “populer”? Siapa yang memberi penilaian, penonton atau juri Academy?

Beberapa pengamat film memandang langkah ini hanya untuk menaikkan rating siaran langsung malam pengumuman Oscar, padahal banyak kategori lain yang seharusnya didahulukan. Contohnya, kategori pemeran pengganti terbaik yang tak kunjung dibuat. Padahal para stuntman banyak berjasa untuk film jenis apapun.

Pekan lalu (6/8/2018) akhirnya Academy menunda kemunculan kategori Populer Terbaik.

“Ada banyak jenis reaksi soal kategori ini, jadi kami sadar harus berdiskusi lebih lanjut,” ujar Dawn Hudson, CEO Academy. “Kami telah membuat banyak perubahan untuk Oscar dari tahun ke tahun, termasuk tahun ini, dan akan terus berevolusi sambil tetap menghormati sejarah dan warisan Oscar yang sudah berlangsung selama 90 tahun.”

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR