FILM HOLLYWOOD

Donald Trump jadi nomine Razzie Awards

Presiden AS Donald J. Trump dalam sebuah acara di Gedung Putih, Washington, AS (19/1/2019).
Presiden AS Donald J. Trump dalam sebuah acara di Gedung Putih, Washington, AS (19/1/2019). | Ron Sachs /EPA-EFE

Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump menjadi nomine Aktor Terburuk dalam ajang “penghargaan” Golden Raspberry Awards 2019, alias Razzie Awards. Pengumuman nomine dilakukan pada Senin (21/9/2019) melalui akun YouTube Razzie Channel.

Kata “penghargaan” diberi tanda kutip, karena acara tahunan ini memberi piala berbentuk buah raspberry untuk insan perfilman dengan performa jelek. Dengan kata lain, Razzie Awards adalah kebalikannya Academy Awards (Oscar).

Donald Trump menjadi calon Aktor Terburuk lewat dua film sekaligus yaitu Fahrenheit 11/9 dan Death of a Nation: Can We Save America a Second Time?. Sang istri, Melania Trump juga dinominasikan sebagai Aktris Pendukung Terburuk lewat Fahrenheit 11/9.

Trump, juga sang istri, sebenarnya tidak berakting dalam dua film itu. Mereka tampil sebagai diri sendiri. Fahrenheit 11/9 dan Death of a Nation adalah film dokumenter. Sebagai Presiden AS saat ini, tentu wajar saja jika beberapa video rekaman Trump masuk dalam film dokumenter politik tersebut.

Fahrenheit 11/9 digarap oleh Michael Moore, spesialis dokumenter yang pernah memenangi Oscar lewat Bowling for Columbine (2002). "11/9" dalam judul adalah tanggal 9 November 2016, ketika Donald Trump dipastikan memenangi Pemilu AS yang digelar sehari sebelumnya.

Moore memfilmkan kondisi AS setelah Trump menang. Ia juga mengangkat soal pemilihan suara, agenda pemerintah, serta kasus kekerasan bersenjata yang masih terus terjadi di negeri Paman Sam.

Sementara, Death of a Nation digarap oleh komentator politik konservatif Dinesh D’Souza. Ia membandingkan iklim politik AS saat Trump terpilih sebagai presiden dengan era ketika Abraham Lincoln berkuasa sebagai Presiden AS ke-16 (1861-1865).

D’Souza menganggap Partai Demokrat sangat kritis terhadap dua presiden tersebut. Ia menganggap Demokrat merupakan rezim penganut fasisme seperti Partai Nazi pimpinan Adolf Hitler yang berkuasa di Jerman pada Perang Dunia II.

Respons kritikus atas kedua film ini bagai langit dan bumi. Fahrenheit 11/9 dapat Tomatometer 81 persen di Rotten Tomatoes. “Film ini adalah karya Michael Moore dalam bentuk terbaik, menyampaikan seruan politis untuk bertindak, dan merupakan salah satu karyanya yang paling efektif,” tulis Rotten dalam kesimpulan kritiknya.

Sementara, Death of a Nation dapat rating 0 persen. Dari 13 ulasan, tak satupun yang bernada positif. Nilai rata-ratanya hanya 1,8 dari 10 poin.

Meski begitu, Death of a Nation tidak menjadi nomine Film Terburuk pada Razzie 2019. Juri lebih memilih untuk menominasikan Gotti, The Happytime Murders, Holmes & Watson, Robin Hood, dan Winchester.

Untuk menjadi Aktor Terburuk, Trump akan bersaing dengan beberapa nama besar lainnya seperti Johnny Depp (lewat film Sherlock Gnomes), Will Ferrell (Holmes & Watson), John Travolta (Gotti), dan Bruce Willis (Death Wish).

Selain Aktor Terburuk, Trump juga dinominasikan sebagai Kombinasi Terburuk. Daftar nomine Razzie menyebut bahwa kombinasi Trump dan “his self perpetuating pettiness” (kepicikannya yang abadi) dalam Death of a Nation dan Fahrenheit 11/9 patut dinominasikan.

Kategori yang satu ini memang diisi candaan. Kombinasi lainnya adalah Johnny Depp dan “his fast fading film career” (karier filmnya yang meredup dengan cepat) dalam film animasi Sherlock Gnomes.

Pemenang Razzie Awards ke-39 akan diumumkan di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 23 Februari, sehari sebelum malam penghargaan Piala Oscar. Mengingat ajang ini hanya sebagai lucu-lucuan dan cenderung mengejek, tentu saja kecil kemungkinan para nomine akan hadir untuk meramaikan Razzie.

39th Razzie® Award Nominations! /Razzie Channel
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR