ANIMASI

Dragon Ball Super akan diangkat ke layar lebar

Son Goku tampil dengan gaya gambar klasik dalam film Dragon Ball Super Movie
Son Goku tampil dengan gaya gambar klasik dalam film Dragon Ball Super Movie | /Toei Animation

Seperti jagoan utamanya, Son Goku, rupanya waralaba Dragon Ball juga bisa mati dan dihidupkan kembali. Belum lama, Toei Animation mengumumkan bahwa serial televisi Dragon Ball Super (DBS) akan selesai di episode ke-131 yang tayang di Jepang pada Minggu (25/3/2018).

Namun, Toei sudah mengumumkan proyek lanjutan berupa film panjang berjudul Dragon Ball Super Movie. Melalui YouTube, perusahaan asal Jepang itu telah merilis cuplikan awal untuk film tersebut pada Rabu (21/3/2018).

映画「ドラゴンボール超」特報 /東映映画チャンネル

Dari video berdurasi 32 detik itu terungkap bahwa Dragon Ball Super Movie akan menggunakan gaya penggambaran yang berbeda dibanding serial DBS.

Jika DBS menggunakan teknik gambar modern yang cenderung "bersih" dan mirip anime zaman sekarang, visual pada DBS Movie seperti versi pembaruan dari serial klasik Dragon Ball Z (DBZ), yang sempat tayang di Indonesia pada 1990-an.

Teaser ini menampilkan Son Goku sedang melakukan pemanasan. Si jagoan utama itu bersiap untuk menampilkan musuh baru yang bentuknya hanya ditampilkan sekilas saja, demi memancing rasa penasaran para penggemar Dragon Ball.

Rupanya ini masih berhubungan dengan kisah Dragon Ball Super. Dalam sebuah konferensi pers, kreator Dragon Ball Akira Toriyama menyatakan musuh Goku adalah "orang Saiya yang berasal dari periode waktu yang berbeda dari Goku."

Kisah Dragon Ball tak asing dengan perjalanan waktu. Beberapa karakter penting dalam DBZ bahkan berasal dari masa depan, seperti Trunks dan Cell. Dalam DBS, faktor lintas waktu kembali berperan, ketika Goku dan kawan-kawan harus menghadapi musuh bernama Goku Black.

Jadi, siapa kira-kira musuh Goku? Ada yang berspekulasi kalau orang Saiya misterius itu adalah Broly. Kebetulan, Broly pernah muncul dalam tiga film panjang Dragon Ball, tapi tidak pernah ditampilkan dalam versi serial. Ini mungkin kesempatan bagi Akira Toriyama untuk memperkenalkan Broly ke semesta DBS.

Broly yang pertama kali tampil dalam film Dragon Ball Z: Broly - The Legendary Super Saiyan (1993) adalah orang yang disebut-sebut sebagai Super Saiya Legendaris, ksatria haus darah yang lahir tiap ribuan tahun sekali.

Ia sangat kuat dan tahan terhadap berbagai bentuk serangan yang dilakukan Goku dan kawan-kawan. Untuk mengalahkannya, Goku harus mengumpulkan kekuatan dari Gohan, Bezita, Trunks, dan Pikkoro.

Namun, Broly berasal dari era yang sama dengan Goku. Malahan, ia lahir pada hari yang sama dengan lelaki yang nama Saiya-nya adalah Kakarot itu. Jadi, mungkin ia bukan musuh utama dalam Dragon Ball Super Movie.

Kandidat lainnya adalah Yamoshi. Ia adalah orang Saiya pertama yang bertransformasi menjadi Dewa Super Saiya. Beberapa ribu tahun kemudian, Goku baru mengikuti jejaknya dalam film Dragon Ball Z: Battle of the Gods (2013).

Sama seperti Goku, Yamoshi berhati mulia, tidak seperti stereotipe orang Saiya yang jahat. Bersama lima rekannya, ia memulai pemberontakan melawan orang Saiya yang jahat. Terpojok, Yamoshi diberi kekuatan oleh rekan-rekannya untuk berubah jadi Dewa Super Saiya, tapi ia segera kehabisan energi dan kalah.

Mengingat kini Goku sudah menjadi Dewa Super Saiya, bahkan menemukan metode transformasi baru dalam bentuk Super Saiya Biru dan Insting Ultra, maka Yamoshi merupakan lawan yang tepat. Ia memang bukan penjahat, tapi mungkin bakal ada plot untuk membuatnya ditandingkan dengan Goku.

Selain musuh misterius, film ini juga akan kembali menampilkan Freeza, yang menjadi musuh utama dalam film Dragon Ball Z: Resurrection F (2015), tapi kini menjadi rekan Goku dalam serial televisi.

Karakter ini menarik, sebab ia tipe 'teman makan teman'. Meskipun Freeza adalah salah satu petarung Semesta 7 bersama Goku dan kawan-kawan, alien yang senang menghancurkan planet ini masih memiliki sifat jahat, tidak seperti Pikkoro dan Bezita yang sudah bertobat.

Freeza juga punya koneksi kuat dengan bangsa Saiya. Ia yang mempekerjakan mereka sebagai senjata pemusnah massal, tapi ia juga yang bikin bangsa Saiya hampir punah dengan menghancurkan planet asal mereka.

Dragon Ball Super Movie akan tayang pada 14 Desember 2018 di Jepang. Ada kemungkinan film ini tayang di Indonesia, sebab Resurrection F juga sempat diputar oleh salah satu jaringan bioskop lokal.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR