Fantastic Beasts raup Rp3 triliun pada pekan perdana

Eddie Redmayne megambil alih tongkat sihir dari tangan Daniel Radcliffe dalam film Fantastic Beasts and Where to Find Them.
Eddie Redmayne megambil alih tongkat sihir dari tangan Daniel Radcliffe dalam film Fantastic Beasts and Where to Find Them. | Jaap Buitendijk/Warner Bros. via AP Photo

Berakhir sudah dominasi Doctor Strange dan Trolls di tangga film terlaris Amerika Serikat. Sejak dua pekan terakhir mereka beriringan menempati posisi pertama dan kedua. Kurun 18-20 November 2016, giliran Fantastic Beasts and Where to Find Them yang melesat ke puncak.

Film sempalan Harry Potter tersebut sukses meraup USD75 juta (Rp1 triliun) dari hasil penayangan di 4.144 lokasi di AS. Angka tersebut sebenarnya lebih rendah dari harapan semula. Pasalnya ada beberapa yang berani memprediksi angka pemasukan USD80 juta dan USD82 juta.

Catatan lainnya. Fantastic Beasts gagal menyamai pendapatan delapan film Harry Potter yang memasang trio Daniel Radcliffe-Emma Watson-Rupert Grint sebagai penggawa.

Menurut catatan Box Office Mojo, pemasukan pekan pembuka seri Harry Potter paling payah adalah Harry Potter and the Order of the Phoenix. Saat tayang perdana pada 11 Juli 2007, film arahan David Yates --juga menyutradarai Fantastic Beasts-- "hanya" mendulang USD77,1 juta.

Panen pemasukan paling besar film Harry Potter dalam akhir pekan pertamanya dicatatkan Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2. Film yang notabene pamungkas dari petualangan murid Sekolah Sihir Hogwarts itu mengumpulkan USD169 juta.

Berkaca pada pendapatan pembuka tersebut, plus tren semakin jenuhnya para penonton dengan berbagai eksploitasi sebuah film (dalam wujud sekuel, prekuel, spin-off, remake, dan reboot), J.K. Rowling sebagai penulis versi novel yang disokong Warner Bros. harus lebih mawas diri.

Pasalnya mereka berencana merentangkan cerita kisah ini dari yang awalnya hanya tiga menjadi lima film.

Jika tidak ada sajian spesial dalam setiap serinya, nasib sempalan Harry Potter ini bisa berakhir sama dengan The Divergent Series. Menyusul pendapatan yang semakin menukik, bagian terakhir ekranisasi berjudul Ascendant itu direncanakan hanya berupa film televisi.

Selain menjuarai tangga film terlaris di AS, Fantastic Beasts yang diperkuat Eddie Redmayne dan Katherine Waterston sebagai tokoh protagonis juga mendapat tambahan USD143,3 juta hasil penayangan dari 63 negara, termasuk Indonesia.

Total sekitar USD218 juta (Rp3 triliun) pemasukan yang dikumpulkan dalam sepekan merupakan permulaan bagus. Dalam hemat Paul Dergarabedian dari comScore, tanpa kehadiran Harry Potter sekalipun, Fantastic Beasts bisa terus bersinar karena kehadiran Rowling (sebagai penulis naskah) dan Yates (sutradara).

"Kehadiran mereka penting untuk memberikan kredibilitas terhadap film ini agar banyak penggemar yang datang," jelas Dergarabedian.

Jika performa positif Fantastic Beasts terjaga, maka anggaran USD330 juta (USD180 juta merupakan ongkos produksi, sisanya biaya pemasaran di seluruh dunia) yang digelontorkan untuk membiayai proyek pertama ini bisa dengan cepat tertutupi.

Berikut daftar film terlaris di Amerika Serikat periode 18-20 November 2016 versi Box Office:

1. Fantastic Beasts and Where to Find Them: USD75 juta (pekan 1)

2. Doctor Strange: USD17,6 juta (total USD181,5 juta - pekan 3)

3. Trolls: USD17,5 juta (USD116,2 juta - pekan 3)

4. Arrival: USD11,8 juta (USD43,3 juta - pekan 2)

5. Almost Christmas: USD7 juta (USD25,4 juta - pekan 2)

6. Hacksaw Ridge: USD6,7 juta (USD42,8 juta - pekan 3)

7. The Edge of Seventeen: USD4,8 juta (pekan 1)

8. Bleed for This: USD2,3 juta (pekan 1)

9. The Accountant: USD2,1 juta (USD81,2 juta - pekan 6)

10. Shut In: USD1,6 juta (USD6 juta - pekan 2)

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR