FILM TERLARIS

Film Joker memecahkan rekor

Akting Joaquin Phoenix sebagai Joker menuai pujian.
Akting Joaquin Phoenix sebagai Joker menuai pujian. | Warner Bros. Pictures

Perilisan film Joker memang menyulut kontroversi. Ada yang memboikot karena khawatir dampak yang ditimbulkannya kepada penonton. Pun demikian, tidak sedikit yang melayangkan sanjung puji. Memasukkannya sebagai kategori penerima Piala Oscar.

Berdasarkan fakta di pasaran, film yang dibintangi Joaquin Phoenix ini tetap menjadi favorit publik, khususnya kawasan Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Berhias rekor pula.

Menyitir data Box Office Pro (6/10/2019), akhir pekan perdana penayangan film arahan Todd Phillips ini mengantongi pemasukan sebesar AS$93,5 juta atau setara Rp1,3 triliun. Hasil penayangan dari 4.374 bioskop.

Jumlah tersebut sudah cukup untuk mendongkel film animasi Abominable yang sebelumnya menempati posisi top.

Memasuki pekan kedua penayangannya di 4.284 lokasi, film produksi DreamWorks Animation dan Pearl Studio itu mengantongi AS$12 juta. Menyusut sekitar 42% dibandingkan pemasukan akhir pekan sebelumnya.

Kesuksesan lain yang ditorehkan Joker dalam skala domestik adalah film rilisan Oktober dengan pendapatan akhir pekan perdana tertinggi.

Pemuncak rekor tersebut sebelumnya adalah Venom. Kala itu, akhir pekan perdana (5-7-10/2018) pemutaran film yang dibintangi Tom Hardy tersebut membawa pulang AS$80,2 juta.

Meskipun sama-sama adaptasi dari tokoh jahat dalam ranah komik, Venom lebih ramah penonton berkat stempel PG-13 yang dikantonginya. Artinya orang berusia 13 masih bisa menyaksikannya.

Beda perlakukan dengan Joker. Musabab rating “Restricted” alias “Rated-R” yang didapatkannya dari Motion Picture Association of America, penonton film ini dibatasi hanya untuk mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih.

Debut penayangan Joker dari pasar internasional juga sama menggembirakannya. Menurut catatan Box Office Mojo, film yang diedarkan Warner Bros. Pictures ini meraup AS$140,5 juta saat mendapatkan kesempatan tayang di 73 negara.

Akumulasi pemasukan dari pasar domestik dan internasional menjadikan Joker kini mengumpulkan AS$234 juta. Sudah lebih dari cukup menutupi bujet produksi yang diperkirakan sebesar AS$55 juta.

Pangsa pasar di Indonesia menyetorkan sekitar AS$5,9 juta. Itu menjadikan negeri kita menempati peringkat kesembilan sebagai pengumpul pemasukan terbanyak untuk Joker.

Negara yang paling banyak mendatangkan pemasukan adalah Korea Selatan (dengan AS$16,3 juta), kemudian Inggris Raya (AS$14,8 juta), Meksiko (AS$13,1 juta), Rusia (AS$10 juta), Brasil (AS$7,3 juta), Jepang (AS$7 juta), Italia (AS$6,8 juta), dan Australia (AS$6,6 juta).

"Gabungan antara pujian dan kontroversi seputar film Joker beresonansi kuat dengan penonton. Menempatkannya dalam daftar prioritas sinematik penonton,” ujar Paul Dergarabedian, analis media senior di Comscore, dalam laman Variety.

Berikut peringkat 10 besar film terlaris sepanjang akhir pekan kemarin (4-6/10) di kawasan Amerika bagian utara versi Box Office Pro.

1. Joker: AS$93,5 juta (total AS$93,5 juta - pekan 1)

2. Abominable: AS$12 juta (AS$37,8 juta - pekan 2)

3. Downton Abbey: AS$8 juta (AS$73,6 juta - pekan 3)

4. Hustlers: AS$6,3 juta (AS$91,3 juta - pekan 4)

5. It Chapter Two: AS$5,3 juta (AS$202,2 juta - pekan 5)

6. Ad Astra: AS$4,5 juta (AS$43,6 juta - pekan 3)

7. Judy: AS$4,4 juta (AS$8,9 juta - pekan 2)

8. Rambo: Last Blood: AS$3,5 juta (AS$39,8 juta - pekan 3)

9. Good Boys: AS$900 ribu (AS$82 juta - pekan 8)

10. The Lion King: AS$693 ribu (AS$541 juta - pekan 12)

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR