Film Sweet 20 menghadirkan pemain lintas generasi

(Dari kiri): Tatjana Saphira, Slamet Rahardjo, dan Tika Panggabean dalam film Sweet 20. Tayang mulai 25 Juni 2017
(Dari kiri): Tatjana Saphira, Slamet Rahardjo, dan Tika Panggabean dalam film Sweet 20. Tayang mulai 25 Juni 2017
© Starvision Plus dan

Tidak banyak film Indonesia yang berisi pemain dari tiga generasi dengan porsi tampil seimbang. Drama komedi Sweet 20 produksi Starvision dan CJ Entertainment adalah salah satunya. Film ini pas jadi tontonan seluruh keluarga saat mulai tayang 25 Juni 2017 di bioskop.

Generasi pertama atau yang paling tua, berisi nama-nama yang menghiasi wajah perfilman nasional lebih dari empat dekade. Mereka adalah Niniek L. Karim (68), Slamet Rahardjo Djarot (68), Widyawati Sophian (66), serta penampilan spesial Rima Melati Tambunan (77), Rina Hassim (70), Rudy Wowor (73), dan Henky Solaiman (75).

Lukman Sardi (45), Cut Mini Theo (42), dan Tika Panggabean (46) mengisi deretan pemain generasi berikutnya alias jadi penengah.

Paling bontot sebagai wakil generasi sekarang, antara lain Tatjana Saphira (20), Morgan Oey (27), Kevin Julio (23), Alexa Key (22), dan Nina Kozok (26).

Deretan pemain lintas generasi tadi dihadirkan untuk memenuhi tuntutan cerita tentang keluarga yang terdiri dari nenek, anak dan menantu, serta dua orang cucu. Naskah ditulis oleh Upi (penulis skenario dan sutradara My Stupid Boss).

Film yang aslinya remake dari film Korea Selatan bertajuk Miss Granny ini berkisah tentang usaha Fatmawati (diperankan Niniek L. Karim). Ketika masih muda, ia yang kini telah berusia 70 ingin menjadi artis.

Kesempatan itu terbuka lebar saat dalam pelarian dari rumah karena mendengar akan dipindahkan ke panti jompo. Ia memasuki studio foto yang berhasil mengubah fisik dan perawakannya menjadi remaja berumur 20 tahun.

Fatmawati kemudian mengubah namanya menjadi Mieke Wijaya, aktris Indonesia yang jadi idolanya ketika remaja.

Dengan perubahan wajah dan fisik yang baru, Mieke bebas melenggang di tengah lingkungan anak, menantu, dan kedua cucunya yang sebenarnya kelimpungan mencari keberadaan Fatmawati.

Menghadirkan deretan pemain lintas generasi bagi Ocay, sapaan akrab Ody C Harahap --sutradara film ini, merupakan kesempatan yang jarang datang.

"Hanya saja saya sempat deg-degan karena harus mengarahkan pemain senior seperti Mas Slamet. Zaman saya masih kuliah di Institut Kesenian Jakarta, beliau sudah jadi dosen di sana. Untungnya beliau orang yang enak untuk selalu diajak berdiskusi," tutur Ocay kepada Beritagar.id dalam jumpa pers di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat (16/6/2017).

Kendala lain adalah soal jadwal. Lukman hampir saja urung masuk dalam proyek ini karena pada saat bersamaan juga sedang melakoni syuting film lain. Setelah membaca naskah Sweet 20, putra musikus Idris Sardi itu menyatakan ikut serta dan rela membagi jadwal syuting.

Tatjana yang memerankan Mieke alias Fatmawati muda justru masuk kloter terakhir. Beberapa nama sempat diincar untuk mengisi peran tersebut. Hanya saja semua kandidat rontok di tengah jalan dengan berbagai alasan.

"Waktu semua pemain yang awalnya kami casting untuk peran Mieke tidak kunjung nyangkut, Tatjana masuk. Sebelum dia melakukan casting ulang, saya dan Upi sempat memberikan penjelasan singkat tentang karakter Mieke. Hasilnya ternyata oke," terang Ocay.

Dengan campur aduk pemain yang mewakili tiga generasi tadi, secara keseluruhan proses syuting film Sweet 20 yang berlangsung selama 22 hari berjalan seru dan menyenangkan.

"Mereka semua kooperatif. Pemain senior membuka diri dengan yang lebih muda sehingga semua terasa cair," pungkas Ocay yang mengharapkan filmnya ini bisa menembus angka satu juta penonton.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.