Film Venom siap menyusul Spider-Man: Homecoming

Peter Parker (Tobey Maguire) berusaha melepas diri dari jeratan alien Venom dalam cuplikan Spider-Man 3 (2007).
Peter Parker (Tobey Maguire) berusaha melepas diri dari jeratan alien Venom dalam cuplikan Spider-Man 3 (2007).
© Sony Pictures Home Entertainment

Venom adalah salah satu musuh bebuyutan Spider-Man. Untuk versi layar lebar, karakter alien simbiotis ini pernah muncul dalam Spider-Man 3 (2007).

Sayangnya penampilan Eddie Brock (diperankan Topher Grace) sebagai Venom dalam film itu hanya sebentar saja, karena ia harus berbagi layar dengan penjahat lain, Flint Marko/Sandman (Thomas Haden Church).

Rupanya Columbia Pictures/Sony menyadari keinginan penggemar Spider-Man untuk karakter yang punya kemampuan mirip dengan Manusia Laba-Laba itu. Tak tanggung-tanggung, mereka bikin film sempalan mengenai Venom.

Dilansir dari Hollywood Reporter (16/3/2017), Venom dijadwalkan akan tayang pada 5 Oktober 2018. Tadinya, tanggal itu adalah perilisan sekuel Girl With the Dragon Tattoo, tapi film tersebut digeser dua minggu tepatnya tanggal 19 Oktober.

Venom belum punya sutradara, tapi naskahnya sudah ada. Penulisnya adalah Scott Rosenberg dan Jeff Pinker. Nama terakhir adalah penulis The Amazing Spider-Man 2 (2014). Sementara Rosenberg adalah penulis Con Air (1997) dan Gone with 60 Seconds (2000). Mereka berdua memoles naskah awal yang dibuat oleh Dante Harper.

Karakter Venom diciptakan oleh David Michelinie (penulis) serta Todd McFarlane dan Mike Zeck (ilustrator). Venom adalah alien simbiotis yang butuh manusia sebagai inang. Sebagai 'balas jasa,' si alien memberi kekuatan luar biasa pada inangnya. Namun, sifat manusia yang dihinggapi akan lebih agresif dan cenderung kejam.

Dalam film Spider-Man 3, ia hinggap di kostum Spider-Man/Peter Parker (Tobey Maguire), mengubah warnanya menjadi hitam. Setelah Parker menyadari kekacauan yang ia timbulkan akibat kostum hitam barunya, ia berusaha melepaskan diri.

Alien terlepas, akhirnya menempel pada Eddie Brock, fotografer pesaing Parker. Dendam pada Parker bikin Brock menculik Mary Jane-Watson (Kirsten Dunst) dan berusaha membunuh keduanya.

Ini selaras dengan versi awal komik Spider-Man tahun 1980 dan 90-an. Namun di komik Marvel baru, ada Venom versi lain. Venom bukan lagi Brock. Si alien sudah melepaskan diri dan mendapat Flash Thompson sebagai inangnya.

Bedanya, Thompson menggunakannya untuk tujuan baik. Tadinya, ia adalah bocah yang suka merundung Peter Parker semasa SMA. Ironisnya, ia merupakan penggemar Spider-Man, identitas rahasia Peter untuk menumpas kejahatan.

Saat dewasa Thompson masuk ketentaraan, nahasnya ia kehilangan kaki dalam sebuah operasi militer. Ia pun ikut percobaan untuk menjadi Venom, kemudian bekerja sebagai agen rahasia Amerika Serikat.

Belum diketahui Venom versi mana yang akan diambil Sony.

Carut-marut semesta Spider-Man

Dengan demikian, Venom adalah sempalan (spin-off) dari film Spider-Man. Pertanyaannya, sempalan dari Spider-Man yang mana? Apakah film ini akan terhubung dengan Spider-Man Homecoming?

Jika terhubung dengan film yang tayang Juli mendatang itu, maka Venom masuk dalam semesta Marvel Cinematic Universe (MCU), yang terdiri dari Iron Man, Doctor Strange, Thor, Guardians of the Galaxy, dan lain-lain.

Masalahnya ada pada urusan hak cipta --hak untuk tokoh-tokoh dalam Spider-Man sebetulnya dipegang Sony, tapi untuk Spider-Man sendiri ada pengecualian.

Solusinya, bisa saja Venom ada di dunia MCU, tapi tidak terlibat langsung dengan waralaba tersebut. Seperti serial-serial MCU bikinan Netflix --Luke Cage, Jessica Jones, Daredevil-- yang masih satu semesta dengan MCU tapi tidak pernah disinggung dalam film-film layar lebar mereka.

Sony juga bisa saja memasukkan Venom ke dalam semesta tersendiri, seperti yang dilakukan oleh Fox pada Deadpool --pahlawan cerewet itu tidak masuk dalam semesta X-Men versi baru yang dibintangi Michael Fassbender dan James McAvoy.

Atau, Sony bisa ambil langkah mengejutkan yaitu memasukkan Venom dalam semesta The Amazing Spider-Man. Semesta yang menampilkan Andrew Garfield sebagai Spider-Man itu sebenarnya sudah dianggap mati.

Sebab, kerja sama antara Sony dan Marvel untuk memasukkan Spider-Man ke dalam MCU menghasilkan keputusan untuk mengganti Spider-Man versi Garfield dengan yang baru. Spider-Man kini diperankan Tom Holland, bahkan ia sudah muncul dalam Captain America: Civil War (2016).

Jika semesta Garfield hidup kembali, bisa saja proyek lainnya seperti Sinister Six --kumpulan musuh Spider-Man-- juga dilanjutkan.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.