LAYANAN PENGALIRAN VIDEO

Gojek akhirnya resmi meluncurkan layanan pengaliran video GoPlay

Suasana peluncuran layanan pengaliran video GoPlay di Kantor Gojek, Pasaraya Blok M Gedung B, Jakarta Selatan (26/9/2019)
Suasana peluncuran layanan pengaliran video GoPlay di Kantor Gojek, Pasaraya Blok M Gedung B, Jakarta Selatan (26/9/2019) | Artemis Indonesia

Perdana diperkenalkan medio tahun lalu dalam acara Asia-Pacific Video Operators Summit, lalu memasuki periode beta sejak Juli 2019, layanan pengaliran (streaming) video GoPlay milik Gojek resmi diluncurkan, Kamis (26/9/2019).

Berbeda dengan layanan sejenis, GoPlay mengklaim akan memberikan akses lebih luas untuk konten unik dan berkualitas, yang sejalan dengan misi mengoptimalkan industri film di Indonesia.

Kehadiran GoPlay juga diharapkan bisa mengakomodir antusiasme masyarakat terhadap konten lokal, terutama film, karena masih banyak daerah yang belum memiliki gedung bioskop.

“Akses penonton masih terbatas karena layar bioskop belum sebanding dengan jumlah populasi. Sineas kita jadi tidak bisa menampilkan karyanya dengan optimal. Kehadiran GoPlay kami harapkan dapat menjawab kerinduan tersebut,” ujar CEO GoPlay Edy Sulistyo.

Oleh karena itu, pustaka konten milik GoPlay untuk saat ini lebih didominasi oleh film-film dan tayangan lokal. Hanya menyisip beberapa konten asal Korea Selatan.

Beberapa film unggulan Indonesia yang dapat ditemukan di GoPlay, antara lain Aruna dan Lidahnya, Kulari ke Pantai, Buffalo Boys, serta 27 Steps of May. Menyusul hadir berikutnya adalah film Kucumbu Tubuh Indahku dan Hiruk-Pikuk Si Al-Kisah alias The Science of Fictions.

Deretan film tadi turut didukung produksinya oleh Go-Studio, unit khusus Gojek yang terbentuk sejak awal 2018 untuk melakukan pendanaan film.

Untuk menambah daftar pustakanya, GoPlay telah pula membeli hak lisensi menayangkan sejumlah film pilihan, salah satunya Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212.

Beberapa serial orisinal kini juga mulai digarap, yaitu Saiyo Sakato dengan Salman Aristo dan Gina S. Noer sebagai showrunners, Tunnel garapan Shanty Harmayn, serta adaptasi Gossip Girl besutan Nia Dinata.

Produksi tiga serial tersebut melengkapi deretan konten orisinal GoPlay lainnya yang sudah hadir lebih dahulu, seperti Filosofi Kopi the Series, Kata Bocah the Show, dan Haha Club.

Kehadiran GoPlay yang semakin memeriahkan pertumbuhan layanan sejenis disambut gembira oleh sineas Mira Lesmana dari Miles Films.

Selain memperpanjang umur sebuah film setelah peredarannya di bioskop selesai alias turun layar, kehadiran layanan pengaliran video seperti ini menghadirkan pula pos pemasukan baru bagi sineas.

Tidak hanya memberikan angin sejuk bagi para penggemar film dan serial, GoPlay menjadi wadah bagi sineas nasional untuk memperkenalkan karya ke pasar yang lebih luas.

Hal ini tak lepas dari posisi Gojek yang kini sudah hadir di Filipina, Singapura, dan Thailand sehingga tidak menutup kemungkinan warga di negara-negara tersebut dapat pula menikmati layanan GoPlay.

Pengguna Gojek bisa menikmati layanan GoPlay dengan dua cara. Pertama opsi langganan bulanan sebesar Rp89 ribu. Atau menikmati paket promo seharga Rp99 ribu/bulan, sekaligus ongkos kirim GoFood gratis senilai Rp600 ribu (60 voucher) selama satu bulan.

Untuk sementara layanan ini hanya bisa dinikmati melalui ponsel cerdas, tapi tidak menutup kemungkinan dapat pula diakses melalui tablet maupun laptop.

Menurut Kevin Aluwi, Co-Founder Gojek, kehadiran GoPlay dapat menjembatani para sineas berbakat dengan jutaan pengguna smartphone di Indonesia yang selalu mencari konten berkualitas.

“Aplikasi Gojek yang sudah diunduh lebih dari ratusan juta kali di Indonesia. Sudah memiliki pengguna setia yang dapat langsung dijangkau para sineas,” pungkas Kevin.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR