KONSER

Guns N' Roses akan mengajak penonton bernostalgia

Para penyelenggara konser Guns N' Roses berpose di depan panggung  yang terletak di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (6/11/2018)
Para penyelenggara konser Guns N' Roses berpose di depan panggung yang terletak di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (6/11/2018) | Andi Baso Djaya/Beritagar.id

Enam tahun setelah penampilan perdana di Indonesia, kelompok Guns N’ Roses (GN’R) siap membawa para penggemarnya bernostalgia dalam konser yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Kamis (8/11/2018) malam.

Pasalnya, menurut Dale Skjerset selaku manajer produksi GN'R, band rock yang terbentuk sejak 1985 itu akan menyanyikan sejumlah hits lama yang hingga kini masih membekas, terutama dalam benak penggemar yang besar pada era 80-an dan 90-an kala genre hair metal menjadi tren musik dunia.

Meskipun enggan merinci judul lagu-lagu tersebut, para penggemar dapat melacaknya melalui setlist.fm yang menghadirkan repertoar GN’R dalam setiap konser.

Urutan 10 teratas lagu-lagu yang paling sering dibawakan beredar antara 1987 (album Appetite for Destruction) dan 1991 (Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II).

Beberapa contohnya, antara lain “Welcome to the Jungle”, “Paradise City”, “You Could Be Mine”, “November Rain”, dan tentu saja lagu yang melambungkan nama mereka, “Sweet Child O’ Mine”.

“Mereka akan menyanyikan sekitar 25 lagu dengan durasi sekitar tiga jam. Kalian para penggemar Guns N’ Roses kami jamin tidak akan kecewa,” ujar Dale saat konferensi pers di SUGBK, Selasa (6/11) sore.

Deretan hits lawas tersebut sebenarnya pernah juga dibawakan GN’R saat konser perdana di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta Utara.

Hanya saja kesan nostalgia kali ini dipastikan lebih berbobot mengingat yang hadir bukan cuma vokalis William Axl Rose, tapi juga Slash (gitaris) dan Duff Mckagan (bassis). Mereka berdua adalah personel lama yang urung hadir dalam konser di MEIS karena masih berseteru dengan Axl.

Masih kurang Izzy Stradlin (gitaris) dan Steven Adler (drummer), tapi sudah cukup membuat wajah GN’R terkini disebut sebagai formasi reuni.

Slash resmi minggat dari GN’R pada 1996. Sedangkan Duff angkat kaki setahun berselang. Semenjak itu mereka tak pernah tampil bersama dalam satu panggung, termasuk saat GN’R dimasukkan dalam Rock and Roll Hall of Fame (2011).

Momen bersatunya tiga kepingan besar band yang telah menjual lebih dari 100 juta salinan album di seluruh dunia ini terjadi di Coachella Festival (2016).

Sejak saat itu hingga sekarang mereka bertiga, didampingi Dizzy Reed (memainkan kibord), Richard Fortus (gitar), Frank Ferrer (drum), dan Melissa Reese (synthesizer/kibord), mengadakan konser keliling dunia dengan tajuk “Not in This Lifetime... Tour”.

Indonesia jadi negara kedua dari rangkaian putaran ke-10 tur tersebut setelah Meksiko (3/11), atau negara Asia pertama karena setelah ini GN’R baru akan menyambangi Filipina (11/11), Malaysia (14/11), Taiwan (17/11), Hongkong (20-21/11), dan Uni Emirat Arab (25/11).

Dale yang didampingi Ron Chamberlain (manajer produksi tur perwakilan Live Nation) menggaransi bahwa kualitas konser GN’R selalu sama di setiap kota.

Untuk itu rombongan tur yang berjumlah 50 orang memboyong sekitar 40 ton barang yang terdiri dari perlengkapan panggung, tata suara, lampu, dan layar LED.

“Para personel Guns N' Roses sangat bersemangat. Mereka dalam kondisi terbaik dan tak sabar menghibur para penggemarnya di Jakarta. Jadi pastikan kalian semua membeli tiketnya,” tambah Dale yang telah mengomandani pertunjukan GN’R sejak era album ganda Use Your Illusion.

UnUsUaL Entertainment dan Third Eye Management selaku promotor menjual 50 ribu tiket yang terdiri dari beberapa zona. Termahal sebesar Rp5,5 juta (VIP Paradise City), sementara paling murah (Rp450 Ribu) berada di zona upper green. Ragam kategori tiket bisa dibeli melalui Book My Show.

Guns N' Roses: Not In This Lifetime Tour Jakarta - 8 November 2018 - BookMyShow Indonesia /BookMyShow Indonesia
BACA JUGA