KONSER

Guns N' Roses dipastikan manggung di Stadion Utama Gelora Bung Karno

Aksi vokalis Axl Rose saat Guns N' Roses manggung di Brisbane, Australia (7/2/2017).
Aksi vokalis Axl Rose saat Guns N' Roses manggung di Brisbane, Australia (7/2/2017). | Dan Peled /EPA

Konser band rock Guns N' Roses di Indonesia dipastikan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 8 November 2018.

Dalam rilis pers yang diterima Beritagar.id pada Rabu (13/6/2018), promotor UnUsUaL Entertainment dan Third Eye Management juga mengumumkan bahwa keran penjualan tiket baru dibuka dengan masa pre-sale mulai 27 Juni melalui situs BookMyShow.

Pihak promotor masih belum mengungkapkan harga tiket dan pembagian arena penonton. Namun, disebutkan bahwa selama masa pre-sale tiket dijual dengan harga mulai dari di bawah Rp600.000.

SUGBK berkapasitas cukup besar, dengan jumlah tempat duduk mencapai 78 ribu buah. Tentu saja tak semuanya akan terpakai, sebab sebagian penonton akan berkerumun di bagian lapangan sepak bola, bukan di tempat duduk.

Jakarta adalah kota pembuka tur Asia oleh band yang mencapai puncak kepopulerannya pada akhir 1980-an ketika merilis album perdana Appetite for Destruction (1987), yang berisi lagu-lagu seperti "Welcome to the Jungle", "Paradise City", dan "Sweet Child o'Mine".

Jadi, jika Anda tidak kebagian tiket konser Guns N' Roses di GBK, masih ada beberapa kota di negara tetangga yang siap menampung, seperti Manila, Filipina (11 November); Kuala Lumpur, Malaysia (14 November); Taipei, Taiwan (17 November); dan Hong Kong (20-21 November).

Deretan konser tersebut merupakan bagian dari tur Not in This Lifetime yang digelar sejak April 2016. Saat artikel ini dibuat, Guns N' Roses tengah berada di Eropa. Mereka sedang mempersiapkan diri untuk beraksi di Firenze, Italia, setelah menyelesaikan konser di Inggris, Denmark, dan Jerman.

Jajaran tur Eropa akan berakhir pada 24 Juli di Reykjavik, Islandia. Band yang dipimpin vokalis Axl Rose dan gitaris Saul "Slash" Hudson itu akan rehat selama beberapa bulan sebelum bertolak ke Jakarta pada November.

Konser itu adalah kali kedua Guns N’ Roses beraksi di Indonesia. Pada 15 Desember 2012, mereka pernah mampir dalam rangka tur Appetite for Democracy. Saat itu jumlah penonton di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, hanya sekitar 10 ribu orang.

Namun pada konser perdana di Nusantara tersebut "anggota asli" yang tampil hanya Axl Rose setelah pertikaian internal membuat para musisi awal band asal Los Angeles, Amerika Serikat, itu beruntun hengkang pada akhir 1990-an.

Slash dan bassis Duff McKagan kembali bergabung dengan Axl Rose pada 2016. Mereka kemudian keliling dunia untuk konser bertajuk Not in This Lifetime ini.

Para penggemar menyambut baik kembalinya Guns N' Roses "rasa asli" itu sehingga hingga saat ini konser tersebut nyaris selalu penuh penonton dan, mengutip data Billboard (1/4), sudah menghasilkan 475 juta dolar AS (Rp6,7 triliun). Angka tersebut tentu saja masih akan bertambah karena masih ada beberapa konser lagi.

Hingga saat ini band tersebut sudah merilis enam album dengan angka penjualan total lebih dari 100 juta kopi. Album terakhir, Chinese Democracy, dirilis 10 tahun lalu.

SUGBK, dari Deep Purple hingga K-Pop

Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, tampak dari angkasa pada malam hari (21/2/2018).
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, tampak dari angkasa pada malam hari (21/2/2018). | Creativa Images /Shutterstock

Guns N' Roses bukan musisi kelas dunia pertama yang memanaskan Gelora Bung Karno. Pada 2015, band legendaris bertaraf internasional lainnya yakni Bon Jovi pernah manggung di stadion sepak bola yang terletak di daerah Senayan itu. Sebanyak 40 ribu tiket ludes terjual, dari harga terendah Rp500 ribu hingga Rp3,5 juta.

Pada tahun yang sama, boyband One Direction juga pernah menghibur para penggemarnya di SUGBK. 40 ribu tiket yang tersedia nyaris terjual habis.

Band rock Metallica sempat datang pada 2013, menjadi magnet bagi sekitar 60 ribu penonton untuk menyaksikan aksi Lars Ulrich dan kawan-kawan. Dua tahun sebelumnya, Linkin Park juga sempat manggung, tapi penontonnya tak sebanyak Metallica.

Kurun 2012, deretan artis Korean Pop dari manajemen SM Town seperti Kangta, BoA, TVXQ, Super Junior and Super Junior-M, Girls' Generation, SHINee, f(x), dan EXO sempat manggung di SUGBK. Saat itu jumlah penonton mencapai 50 ribu orang.

Mundur lebih jauh ke tahun 1975, ketika SUGBK--saat itu namanya masih Stadion Utama Senayan--menjadi saksi bisu konser band Deep Purple. Kabarnya jumlah penonton mencapai 150 ribu orang, banyak yang memaksa masuk dan tidak bayar tiket.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR