FILM INDONESIA

Guntur Soeharjanto bicara soal Belok Kanan Barcelona

Belok Kanan Barcelona merupakan ekranisasi dari novel dengan judul sama karya Adhitya Mulya, Alaya Setya, Iman Hidajat, dan Ninit Yunita.
Belok Kanan Barcelona merupakan ekranisasi dari novel dengan judul sama karya Adhitya Mulya, Alaya Setya, Iman Hidajat, dan Ninit Yunita. | StarVision /StarVision

StarVision dan CJ Entertainment segera merilis film remaja romantis berbalut komedi, Belok Kanan Barcelona. Film hasil ekranisasi (proses alih medium dari karya sastra ke audio visual) dari novel Traveler’s Tale, Belok Kanan: Barcelona! ini disutradarai oleh Guntur Soeharjanto. Baginya, Belok Kanan Barcelona merupakan film paling ribet.

Guntur menjelaskan, hal ribet dalam film ini merupakan tantangan yang harus diselesaikan timnya. Sutradara “spesialis” film yang syuting di luar negeri ini menjelaskan hal ribet sudah terjadi saat praproduksi. Karena kru film harus menyiapkan izin lokasi di tujuh negara --di antaranya Spanyol (Barcelona), Maroko (Sahara), Hongaria (Budapest), Austria (Vienna), Denmark (Copenhagen)--, menghubungi fixer di kota tujuan syuting, membuat perjanjian dengan pemain dan kru lokal, hingga bolak-balik merevisi skenario sampai draf 10.

Tak kalah ribet, dalam proses produksi kru dan pemain harus syuting ketika Ramadan, yang kebetulan durasi puasa di Eropa waktu itu sekitar 20 jam, dan berlanjut ketika proses editing dalam pascaproduksi.

“Kita lumayan susah menggodoknya. Film yang ada empat karakter berjalan bersama itu susah banget karena harus membagi dramaturgi, membagi durasi, dan membangun plot,” kata Guntur kepada Beritagar.id, Kamis (13/09/2018), di CGV Grand Indonesia.

Untuk itu, Guntur dan tim melakukan perlakuan khusus pada setiap karakter utama. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan karakter menonjol dan menyajikan cerita yang meyakinkan pembaca, seperti Morgan Oey (pemeran Francis) belajar bermain piano, Mikha Tambayong (Retno) belajar masak, dan Deva Mahenra (Yusuf) harus menyesuaikan akting dengan banyak karakter lokal, karena perbedaan konten dan comic timing.

Mengenai skenario dan dunia karakter, sutradara Ayat-Ayat Cinta 2 bersama Chand Parwez Servia (produser) dan Adhitya Mulya (penulis skenario) meramu Belok Kanan Barcelona dengan menggunakan format Cek Toko Sebelah (CTS). Menurutnya, film arahan Ernest Prakasa adalah film yang utuh. Sehingga tak heran jika Belok Kanan Barcelona memiliki konten komedi plus menghadirkan komika (Ananta Rispo dan Yusril Fahriza).

“Saya suka CTS. Secara drama kuat, komedinya juga kuat, dekat dengan kehidupan nyata, itu film humble. Ketika saya baca Belok Kanan Barcelona, potensi untuk itu ada. Saya selalu bikin film yg dekat dengan kehidupan kita. Menurut saya formula CTS bagus. Why not kita coba tuangkan ke karakter berbeda dan cerita berbeda," Guntur menambahkan.

Badai pasir di padang pasir Sahara menghentikan proses syuting selama tiga jam.  Badai tersebut juga mengakibatkan mata para kru dan pemain menjadi perih.
Badai pasir di padang pasir Sahara menghentikan proses syuting selama tiga jam. Badai tersebut juga mengakibatkan mata para kru dan pemain menjadi perih. | StarVision /StarVision

Tak berhenti di situ saja. Film yang menghabiskan waktu syuting selama 14 hari di Indonesia dan 16 hari di luar negeri harus menghadapi masalah perubahan cuaca. Ketika di gurun pasir Sahara, kru dan aktor harus syuting pada suhu 48 derajat celcius dan mengalami hantaman badai pasir.

“Paling ribet syuting di gurun pasir Sahara, Maroko. Waktu hari terakhir syuting, tiba-tiba tiga jam kena badai pasir. Kita enggak pernah nyangka badai pasir seperti itu, pasir kecil bikin mata perih,” jelas peraih piala Sutradara Terbaik FFI 2005 untuk FTV Juli di Bulan Juni.

Belok Kanan Barcelona menceritakan empat orang sahabat, yaitu Francis, Retno, Yusuf, dan Farah (diperankan Anggika Bolsterli). Ketika SMA, Francis mengungkapkan cintanya kepada Retno, tetapi Retno menolaknya karena perbedaan latar belakang keluarga.

Di sisi lain, Farah memendam rasa cintanya ke Francis karena ia tahu Retno menyukai Francis. Padahal Yusuf alias Ucup sayang sekali dengan Farah. Masalah muncul saat mereka sudah dewasa dan Francis akan menikah.

Saksikan Belok Kanan Barcelona yang akan tayang di bioskop mulai 20 September 2018 untuk mengetahui kelanjutan konflik keempat tokoh tersebut.

Catatan redaksi: Beritagar.id merupakan mitra media film Belok Kanan Barcelona
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR