FILM INDONESIA

Hantaran industrial rock Glosalia untuk laga Gundala

Ilustrasi adegan saat Sancaka tersengat petir dalam film Gundala
Ilustrasi adegan saat Sancaka tersengat petir dalam film Gundala | Screenplay Films

Berselang lebih dari sebulan sejak pembukaan, sineas Joko Anwar akhirnya mengumumkan satu lagu yang terpilih sebagai pengantar laga Gundala. Lagu bertajuk “Hail Gundala” itu dibawakan oleh kelompok Glosalia.

Band asal Cicadas, Bandung, itu menghadirkan komposisi lagu berdurasi hampir empat menit. Ramuan industrial rock terasa kental.

Dalam siaran pers disebutkan bahwa lagu cadas tersebut menangkap dengan tepat aura film yang penuh aksi mendebarkan.

Selain itu, liriknya mewakili tema film yang menceritakan kebangkitan sebuah harapan. Berikut lirik lengkap lagu tersebut:

Di kilatan cahaya langit elektrik.

Bergemuruh suara petir angkasa.

Hail Gundala...

Harapan ini adalah kita yang membangun bangsa.

Harapan ini adalah untuk yang berjiwa besar.

Hail Gundala...

Hidup adalah perjalanan, hidup bukanlah pelarian.

Saat dihubungi Beritagar.id (3/8/2019), Arif Ganjar Ali alias IF selaku vokalis dan pencipta lirik lagu tersebut menyebut proses penciptaan lagu ini memakan waktu seminggu.

"Kami punya beberapa stok musik yang belum diisi vokal. Jadi tinggal memilih saja mana yang kira-kira cocok dijadikan lagu untuk film ini," kata IF.

Proses yang lumayan memakan waktu adalah ketika harus menulis lirik yang sesuai untuk menggambarkan keseluruhan film. Pasalnya IF hanya bermodalkan trailer film yang berdurasi sekitar dua menit.

Selain mendapat referensi dari menonton cuplikan film, IF juga mengaku mendapatkan tambahan referensi setelah mendengarkan lagu-lagu Sting dan kelompok Noah.

"Inspirasi bikin quote datang setelah mendengarkan lagu-lagu mereka. Kami letakkan sebagai bait penutup lagu," tambahnya.

Band ini sebenarnya bukan nama baru. Mereka terbentuk sejak awal tahun 2000an. Telah pula merilis sebuah album bertajuk Hyperbola.

Tema kesedihan, kesepian, ketidaknyamanan, penolakan, kemarahan, putus asa, mitos, dan retrospeksi diri menjadi isu utama yang terpancar dari tiap bait lirik lagu-lagu mereka.

Sementara dari sisi aransemen musik, band yang juga beranggotakan Cuky (bassis), Irsyad Ali (gitaris, kibordis), dan Hendrawan Saputra (drummer dan sampling) terinspirasi dari band semacam Nine Inch Nails, Faith No More, Led Zeppelin, Tool, dan Depeche Mode.

Lagu "Hail Gundala" merupakan satu dari 300 lebih submisi untuk "Gundala Song Tribute". Lagu-lagu tersebut diciptakan oleh para penggemar untuk mendukung perilisan film yang akan tayang pada 29 Agustus 2019.

Awalnya Joko hanya mencari tiga lagu untuk dimasukkan dalam bagian saat nama para kerabat kerja produksi film muncul di penghabisan film. Istilahnya pengantar credit title film.

Ternyata mereka menerima banyak sekali materi lagu. Alhasil rencana diperbaharui. Film Gundala akan merilis album soundtrack berisi tujuh lagu. Label yang mendistribusikannya adalah Warner Music Indonesia.

Rencananya setiap pekan akan dirilis satu per satu lagu lainnya. Dipilih dari berbagai submisi yang sudah masuk.

"Buat teman-teman yang belum masuk, jangan berkecil hati. Kami sangat kesusahan memilih. Keren-keren banget. Semoga nanti semua bisa kita publish sebagai soundtrack atau tribute film Gundala. Amin," tulis Joko Anwar yang menulis skenario dan menyutradarai film Gundala.

Film adaptasi dari tokoh komik ciptaan Hasmi ini diproduksi oleh Bumilangit Studios, Screenplay Films, bekerja sama dengan Legacy Pictures dan Ideosource Entertainment.

Para pemainnya, antara lain Abimana Aryasatya, Tara Basro, Bront Palarae, Marissa Anita, Rio Dewanto, Ario Bayu, Aqi Singgih, Lukman Sardi, Asmara Abigail, Hannah Al Rashid, Kelly Tandiono, dan Cecep Arif Rahman.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR