74 TAHUN INDONESIA MERDEKA

Infografik: Panjat pinang, dari gairah sampai penolakan

Sekelompok lelaki menjadi takik agar orang yang ditugasi mengambil hadiah berhasil sampai puncak. Batang itu licin. Tubuh panjatan juga lincir.
Sekelompok lelaki menjadi takik agar orang yang ditugasi mengambil hadiah berhasil sampai puncak. Batang itu licin. Tubuh panjatan juga lincir. | Antyo® /Beritagar.id

Ada 174 tiang batang pohon pinang di Pantai Carnaval, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, yang siap dipanjati perebut hadiah.

Itulah bagian dari Pesta Manusia Merdeka untuk merayakan ulang tahun ke-74 Republik Indonesia hari ini. Sepuluh hari lalu tercatat ada 348 tim, dengan total peserta 1.392 orang.

Tak hanya di Ancol, panjat pinang ada di mana-mana. Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pemanjat akan beroleh kupon. Apa hadiahnya akan diketahui setelah kupon ditukarkan. Misalnya setrika (listrik, bukan arang) dan kipas angin.

Tetapi di Langsa, Aceh, Wali Kota Usman "Toke Suum" Abdullah malah mengimbau masyarakat tak memperlombakan panjat pinang. Alasannya, itu lomba warisan Belanda, bekas penjajah.

Terlepas dari warisan siapa, apakah panjat pinang hanya diadakan pada 17 Agustus? Tidak. Pada Hari Bhayangkara, ultah Polri, Juli lalu, panjat pinang diadakan di banyak kjota. Misalnya Palu, Sulawesi Tengah, Mempawah, Kalimantan Barat, dan Tabanan, Bali.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR