Inspirasi Raisa untuk lagu tema Ayat-Ayat Cinta 2

Raisa saat menyanyikan lagu Teduhnya Wanita di Lamoda Cafe, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat (27/11/2017)
Raisa saat menyanyikan lagu Teduhnya Wanita di Lamoda Cafe, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat (27/11/2017) | Andi Baso Djaya/Beritagar.id

Cukup sering suara Raisa Andriana menghiasi lagu tema film (soundtrack). Sebut misal Rectoverso (2013), London Love Story (2015), hingga Terjebak Nostalgia (2016). Hal serupa kembali dilakukannya untuk film Ayat-Ayat Cinta 2 (AAC 2).

Dalam film produksi MD Pictures yang akan tayang di bioskop mulai 21 Desember 2017, Yaya --sapaan akrabnya Raisa-- menyanyikan lagu bertajuk "Teduhnya Wanita".

Untuk penggarapan lagu tersebut, solis berusia 27 ini menggandeng tiga musikus yang telah lama menjadi kolaboratornya, yaitu Marco Steffiano, Rayendra Sunito, dan Haris Pranowo.

"Penggarapan lagu berlangsung dalam dua kali workshop," kata Yaya kepada Beritagar.id saat jumpa pers di MD Place Building, Setia Budi, Jakarta Selatan (27/11/2017).

Pada sesi lokakarya yang pertama, Yaya berhasil membentuk bagan, akor, dan bentuk lagu yang diinginkan bersama timnya.

"Kami juga mulai mengobrol untuk memasukkan sedikit warna musik khas Edinburgh, Skotlandia. Hasilnya bisa didengarkan pada bagian interlude lagu ini," tambahnya.

Hanya saja dalam lagu "Teduhnya Wanita", kehadiran instrumen bagpipes (alat tiup khas Skotlandia) yang biasa mengiringi lagu-lagu tradisional Skotlandia tergantikan oleh suara string section.

Setelah memutuskan jeda sepekan, mereka berkumpul kembali untuk menggelar workshop sesi kedua.

"Waktu itu saya sudah tahu mau mengerjakan apa. Bikin melodi dan lirik lagu rampung dalam satu hari. Alhamdulillah tidak terlalu panjang proses pembuatannya," kata Yaya.

Lirik lagu "Teduhnya Wanita" terinspirasi dari kelembutan kaum hawa yang menurutnya justru menjadi salah satu kekuatan terbesar.

"Sudah banyak lagu yang bercerita tentang girl power. Hanya saja kebanyakan lagu tersebut masih jarang yang menyatakan bahwa kekuatan lain perempuan ada pada sisi kelembutannya," terang istri aktor Hamish Daud ini.

Menurut Yaya, perempuan kuat tidak melulu harus bertipe seperti Wonder Woman atau Xena the Warrior Princess yang perkasa seperti tergambar dalam film.

"Mereka yang selalu mendoakan suaminya dalam setiap sujudnya, atau seorang perempuan yang dengan kelembutannya selalu membangun moral orang-orang di sekitarnya juga adalah perempuan kuat yang sangat dibutuhkan," pungkas Yaya.

Dari segi produksi, Adryanto Pratono alias Boim dari PT Juni Suara Kreasi (label rekaman, promotor musik, dan manajemen tempat Raisa bernaung) berupaya maksimal memberikan yang terbaik.

Proses mastering lagu dikerjakan oleh Ted Jensen (63) di Sterling Sound, New York, Amerika Serikat (AS).

Jensen merupakan mastering engineer tersohor di negeri Paman Sam yang berpengalaman menggarap lagu-lagu tema film di Hollywood. Total ada 16 album lagu yang ia mastering meraih penghargaan Grammy Award.

"Hal yang paling menantang buat kami dari segi produksi adalah bagaimana cara mendapatkan jadwal agar Ted bisa mengerjakan mastering lagu ini. Beruntung bisa terlaksana," pungkas Boim.

Raisa menjadi penyanyi terakhir yang diumumkan sebagai pengisi album lagu tema AAC 2 menyusul Krisdayanti, Rossa, dan Isyana Sarasvati.

Aksi keempat diva tersebut bisa disaksikan dalam "Ayat-Ayat Cinta in Concert with Live Orchestra - Colours of Love" mulai pukul 19.00 WIB di Plennary Hall Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan (20/12).

Tiket yang sudah bisa dipesan melalui situs web ayatayatcintainconcert.com terbagi dalam empat kategori; VVIP (Rp2.200.000), VIP (Rp1.650.000), Festival (Rp825.000), dan Tribune (Rp550.000).

Raisa - Teduhnya Wanita (Official Music Video) | Soundtrack Ayat Ayat Cinta 2 /MD Music Indonesia
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR