Kanye West batalkan tur, Rp404 miliar melayang

Kanye West saat menghadiri MTV Video Music Awards di Madison Square Garden, New York, AS (28/8/2016).
Kanye West saat menghadiri MTV Video Music Awards di Madison Square Garden, New York, AS (28/8/2016). | Chris Pizzello/Invision/AP Photo

Akibat keputusannya membatalkan sisa perjalanan "The Saint Pablo Tour" yang mengelilingi Amerika Serikat dan Kanada, Bloomberg memperkirakan penyanyi rap Kanye West kehilangan pemasukan sekitar USD30 juta (Rp404 miliar) dari penjualan tiket.

Estimasi tersebut muncul berdasarkan perhitungan dari sisa 21 jadwal konser yang tidak dilanjutkan West. Menurut Live Nation Entertainment selaku promotor, suami dari sosialita Kim Kardashian itu bisa meraup sekitar USD1,4 juta per malam dari penjualan tiket konser semata.

Terakhir kali mengadakan tur pada 2013 untuk mempromosikan album Yeezus, rapper kelahiran Atlanta, Georgia, itu mendapatkan USD30 juta dari hasil penjualan tiket.

Meski bukan kali pertama membatalkan tur yang tiketnya telah dijual di depan, keputusan West menghentikan tiba-tiba perjalanan "The Saint Pablo Tour" tetap saja menyisakan misteri.

Indikasi kambuhnya sikap kontroversial West mulai terendus dalam konser yang berlangsung di Golden 1 Center, Sacramento, California (19/11/2016). Baru juga menyanyikan dua lagu, West sekonyong-konyong berkata bahwa konser telah berakhir.

Para penonton yang menyaksikan peristiwa itu hanya bisa melongo. Sebelum menghentikan konser, pelantun "Through the Wire" itu sempat meracau sekitar 10 menit tentang hasil pemilihan presiden AS yang dimenangkan Donald Trump.

Jadilah kemudian penonton mengamuk dan menuntut uang tiket mereka dikembalikan.

Keesokan harinya, seperti dilansir Los Angeles Times (21/11), saat dijadwalkan mengisi konser di The Forum, Inglewood, California, pengumuman pembatalan meluncur tiga jam sebelum pintu gedung dibuka.

Tidak ada pernyataan dari juru bicara West terkait alasan pembatalan. Akun Twitter resmi The Forum hanya mengirim cuitan bahwa pertunjukan telah dibatalkan dan uang tiket akan dikembalikan.

Beberapa jam setelah peristiwa tersebut, Pitchfork mendapatkan kabar resmi dari pihak West. Isinya tentang pembatalan seluruh jadwal tersisa dari "The Saint Pablo Tour" yang sedianya berakhir di Barclays Center, Brooklyn (31/12). Apa alasan pembatalan lagi-lagi tidak disebutkan.

Gary Bongiovanni dari Pollstar mengatakan bahwa uang bukan isu utama dari pembatalan tersebut. Pasalnya "The Saint Pablo Tour" telah mengantongi USD30,3 juta sejak pertama bergulir pada 25 Agustus 2016 di Bankers Life Fieldhouse, Indianapolis.

"Tur telah berjalan sangat baik. Jadi kemungkinan pembatalan karena faktor uang tidak beralasan. Saya juga yakin Live Nation tidak ingin adanya pembatalan ini," tegas Bongiovanni.

Mungkinkah alasan itu semata karena ego West? Atau buntut dari ocehannya di atas panggung Golden 1 Center yang menyinggung nama Jay Z, Beyonce, dan Hillary Clinton? Bisa jadi juga.

Tujuh tahun silam, tur kolaborasi antara dirinya dengan Lady Gaga yang bertajuk "Fame Kills: Starring Kanye West and Lady Gaga" mendadak dibatalkan. Penyebabnya lantaran aksi Kanye menginterupsi pidato Taylor Swift yang memenangi kategori "Best Female Video" dalam MTV Video Music Awards 2009.

Selagi sebagian media dan orang-orang berspekulasi memecahkan misteri di balik pembatalan "The Saint Pablo Tour", publik dikejutkan dengan berita tentang West yang dilarikan ke UCLA Medical Center (22/11).

Laman USA Today menulis bahwa petugas Los Angeles Police Department (LAPD) mendapat laporan dari seseorang yang berada di North Laurel Avenue, West Hollywood, sekitar pukul 13.20 waktu setempat. Saat petugas tiba di lokasi, tidak ada tanda-tanda kejahatan yang terjadi.

Kris Jenner (61), ibu mertua West, mengatakan kepada awak media bahwa menantunya itu dirawat karena kelelahan akibat melakoni padatnya jadwal tur. "Dia hanya perlu beristirahat," kata Jenner.

Menyitir TMZ (22/11), dokter pribadi West, Dr. Michael Farzam, mengatakan pasiennya dirawat akibat menderita gangguan psikosis sementara karena kurang tidur dan dehidrasi.

Beberapa rekan sesama pesohor dan para penggemar kemudian mengirimkan cuitan berisi dukungan dan doa untuk kesembuhan penghuni peringkat ke-11 dalam daftar "Artis Hip Hop Terkaya 2016" versi Forbes itu.

Tanda pagar #PrayForKanye bahkan sempat menghuni topik tren di Twitter.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR