Kanye West deklarasi jadi presiden AS di MTV Video Music Awards

Kanye West saat tampil di semifinal NBA antara Cleveland Cavaliers versus Chicago Bulls di Illinois, AS (10/5/2015)
Kanye West saat tampil di semifinal NBA antara Cleveland Cavaliers versus Chicago Bulls di Illinois, AS (10/5/2015) | Kamil Krzaczynski/EPA

Ingar-bingar ajang MTV Video Music Awards (VMA) telah usai digelar di Microsoft Theater, Los Angeles, AS, Senin (31/8/2015) pagi WIB. Dalam acara penghargaan bagi insan industri musik populer yang lekat dengan kontroversi itu, rapper Kanye West mendeklarasikan diri maju sebagai calon presiden Amerika Serikat pada 2020.

Kehadiran pelantun I Am a God dari album Yeezus (2013) di panggung MTV VMA untuk menerima trofi Video Vanguard Award yang diumumkan oleh Taylor Swift (daftar lengkap pemenang bisa dilihat di sini). Kanye dianggap telah memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan musik pop dan MTV sehingga layak mendapatkan trofi yang sebelumnya bernama Lifetime Achievement Award itu.

Penyanyi atau band lain yang telah mendapatkan trofi serupa adalah David Bowie (1984), Madonna (1986), Michael Jackson (1988), George Michael (1989), Justin Timberlake (2013), The Beatles (1984), Bon Jovi (1991), R.E.M (1995), U2 (2001), hingga Duran Duran (2003).

"Ini bukan tentang saya. Ini tentang sejumlah ide, bro. Ide-ide baru. Orang dengan ide-ide. Orang-orang yang percaya kepada kebenaran. Dan, seperti yang sudah kalian tebak, saya telah memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai presiden tahun 2020," teriak Kanye (38) dikutip MTV yang langsung disambut gemuruh penonton.

Entah serius atau tidak, suami dari sosialita Kim Kardashian ini memang kerap memicu kontroversi lewat ucapan dan perangainya. Apalagi sebelum sampai pada kalimat "mau maju sebagai calon presiden," Kanye jujur mengaku mengisap beberapa linting ganja sebelum hadir di Microsoft Theater.

Saat tampil di Glastonbury Festival 2015 di Inggris, ia mengklaim sebagai bintang rock terbesar di planet ini. Sebuah klaim yang memancing banyak resistansi. Salah satunya datang dari Corey Taylor, vokalis Slipknot.

Mundur agak ke belakang, tepatnya pada 2009, pria asal Atlanta, Georgia, itu tiba-tiba naik ke atas panggung MTV VMA menyela Taylor Swift yang memberi pidato kemenangan di kategori "Best Female Video". Menurutnya, Swift tak pantas menang. Beyonce Knowles yang lebih pantas.

Kehebohan pasca deklarasi Kanye itu juga menjalar hingga ke linimasa Twitter. Mulai dari aneka poster hingga tagar #Kanye2020President bermunculan. Entah apakah itu pertanda dukungan atau sinisme. Berikut kami pilihkan beberapa untuk Anda simak.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR