Kehadiran Dewa Perang Yunani dalam film Wonder Woman

Patung 1:1 Wonder Woman (Gal Gadot) tampak dipajang dalam sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta.
Patung 1:1 Wonder Woman (Gal Gadot) tampak dipajang dalam sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta.
© Indra Rosalia /Beritagar.id

Wonder Woman akan menjadi film DC Extended Universe (DCEU) pertama yang dirilis tahun ini. Film pahlawan super wanita pertama DC ini bakal ditayangkan pada awal Juni dengan bintang utama Gal Gadot dan Chris Pine.

Dalam sebuah wawancara dengan Studio Cine Live (h/t Screenrant, 11/1/2017), Chris Pine membocorkan beberapa hal mengenai film yang berlatar Perang Dunia I ini.

"Saya akan menjadi seorang pilot yang bekerja untuk pihak Sekutu dan menjadi mata-mata di Jerman," ujar Pine mengenai karakter Steve Trevor. "Ia mencuri sebuah buku catatan yang berisi formula ilmiah. Kemudian ia mencuri sebuah pesawat, tapi tertembak jatuh di laut lepas."

Buku catatan itu rupanya berisi cara untuk menciptakan senjata pemusnah massal dengan bentuk gas beracun.

"Terungkap bahwa ini semua merupakan kekacauan yang diciptakan Ares, dewa peperangan. Ares iri dengan manusia, yang merupakan ciptaan Zeus, ayahnya. Sebelumnya Ares berhasil membunuh Zeus, meskipun Zeus dibantu kaum Amazon," tutur Pine.

Mungkin Pine sedikit kelepasan. Soal Ares ini bisa dibilang merupakan sebuah bocoran. Pasalnya, dalam beberapa materi promosi Wonder Woman yang sudah dirilis, sama sekali tak ada indikasi bahwa Ares akan tampil, alih-alih menjadi musuh utama.

Ini seperti bocoran berbulan-bulan sebelum Batman v Superman: Dawn of Justice dirilis, ketika Warner Bros sudah memperlihatkan Doomsday --musuh utama dalam film itu-- secara gamblang lewat sebuah cuplikan.

Dalam beberapa cuplikan Wonder Woman yang sudah dirilis Warner Bros, karakter penjahat adalah seorang wanita dengan topeng retak yang menutupi wajahnya. Wanita misterius ini diperankan oleh, Elena Anaya, seorang aktris asal Spanyol yang bermain dalam Van Helsing (2004).

Kepada SensaCine (20/9/2016), Anaya mempertegas kalau ia akan jadi musuh Wonder Woman. Namun, ia masih menutup mulutnya rapat-rapat.

"Peran ini kecil, tapi merupakan sebuah karakter penting bagi kisah ini. Saya akan menjadi mimpi buruk bagi karakter yang diperankan Gal Gadot dan Chris Pine," ujar wanita berusia 41 ini.

Mungkin peran Anaya bukan Ares, sebab sang dewa digambarkan sebagai pria, bukan wanita. Meski bisa saja ada semacam pertukaran gender, tapi lebih masuk akal jika Anaya adalah salah satu anak buah Ares.

Semesta komik DC, terutama kisah Wonder Woman, memang bersinggungan erat dengan dewa-dewi Yunani. Putri Diana dari Themyscira/Wonder Woman saja adalah anak Zeus dari hubungannya dengan Hippolyta, Ratu Amazon.

Salah satu dewa yang kerap muncul adalah Ares. Dilansir dari laman resmi DC Comics, Ares pertama kali tampil pada komik Wonder Woman #1 (1987). Ia adalah anak Zeus dan Hera. Sebagai dewa perang, Ares sangat kuat, tangguh, jago bertarung, ahli strategi, dan pandai menggunakan senjata jenis apapun.

Sifat alaminya yang paling jelas adalah kesukaannya pada konflik dan peperangan. Kehadirannya saja bisa menyebabkan kerusuhan dan kekerasan di kalangan makhluk fana.

Bisa jadi si Dewa Perang atau teman-temannya sesama dewa juga bakal tampil dalam Justice League. Dengan kehadiran Ares, maka dunia DCEU telah bertambah luas. Sebelumnya, terungkap bahwa musuh utama dalam film Justice League adalah alien bernama Steppenwolf, paman Darkseid, salah seorang penjahat paling terkenal dalam semesta DC.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.