Kings of Leon menuju puncak tangga album Billboard

Para personel Kings of Leon (dari kiri); Jared Followill, Matthew Followill, Caleb Followill, dan Nathan Followill.
Para personel Kings of Leon (dari kiri); Jared Followill, Matthew Followill, Caleb Followill, dan Nathan Followill. | Mark Humphrey/AP Photo

Kelompok musik Kings of Leon yang terdiri dari empat pria bermarga Followill (Caleb, vokalis; Nathan, drummer; Jared, bassis; dan Matthew, gitaris) sedang meretas jalan untuk pertama kalinya mendaratkan album di puncak tangga Billboard 200.

Dilansir 411Mania (20/10/2016), album baru bertajuk WALLS yang merupakan akronim We Are Like Love Songs terjual setara 70.000 unit dalam sepekan. Album rilisan RCA Records itu meluncur sejak 14 Oktober.

Menurut pelacakan Billboard, angka penjualan tersebut diprediksi tak terlampaui album-album lain, termasuk oleh 1992 milik rapper The Game dan Mad Love-nya Jojo yang kemungkinan hanya terjual sekitar 25.000 unit.

Beberapa lagu tunggal jagoan yang terdapat dalam WALLS yang diproduseri Markus Dravs adalah "Waste a Moment" (rilis 9/9), "WALLS" (22/9), "Around the World" (29/9), dan yang terbaru bertajuk "Reverend" (6/10).

Sejak terbentuk di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, pada 2000, pengusung musik rock itu telah menetaskan tujuh album. Tiga di antaranya memiliki rekam jejak cukup impresif di Billboard 200 yang merupakan tangga album resmi AS.

Pun demikian tak ada yang sanggup mendaki hingga ke posisi teratas. Album Mechanical Bull (2013) dan Come Around Sundown (2010) hanya mentok menduduki posisi kedua. Sementara Only by the Night (2009) yang melahirkan hit "Use Somebody" dan "Sex on Fire" tertahan di posisi keempat.

Tangga album Billboard 200 disusun berdasarkan konsumsi multi metrik yang meliputi penjualan album konvensional (versi fisik dan digital), penjualan 10 lagu yang setara satu album (TEA), dan pengaliran musik setara album (SEA).

Hasil akhir kalkulasi Billboard 200 yang melibatkan Nielsen Music diterbitkan pada 23 Oktober. Jika tidak meleset dari prediksi, maka Kings of Leon otomatis menggeser Green Day yang sebelumnya jadi pemuncak lewat album Revolution Radio.

Selain kejayaan di kampung halaman, Kings of Leon juga bisa mengguratkan kisah serupa di tanah Eropa. Situs web Official Charts melaporkan, WALLS juga punya kans besar mendongkel, lagi-lagi, Green Day di puncak tangga album Inggris pada edisi akhir pekan ini (22-28/10).

Penjualan album berisi 10 lagu itu telah menyentuh angka 22.000 unit. Sementara The Wave yang jadi debut album solo vokalis kelompok Keane, Tom Chaplin, diperkirakan menempati posisi kedua.

Keberhasilan WALLS nantinya menambah deretan album Kings of Leon yang pernah menjuarai tangga album di Inggris. Sebelumnya telah dilakukan oleh Mechanical Bull, Come Around Sundown, Only by the Night, dan Because of the Times (2007).

Berdasarkan konsensus dari 18 kritikus yang terkumpul di metacritic.com (hingga 21/10), album WALLS termasuk laik beli karena mendapatkan poin 61.

"Produser Markus Dravs (Coldplay, Mumford & Sons) melakukan pekerjaan mengagumkan karena berhasil membuat aransemen Followill bersaudara kedengaran lebih tebal, meski hasilnya terasa generik," tulis Will Hermes dari majalah Rolling Stone sembari memberi tiga dari total lima bintang.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR