Kontroversi Dian Sastro dan tayang perdana Kartini

Aktris Dian Sastro, pemeran RA Kartini dalam film Kartini, tersandung masalah.
Aktris Dian Sastro, pemeran RA Kartini dalam film Kartini, tersandung masalah.
© Indra Rosalia

Diandra Paramita Sastrowardoyo, populer disapa Dian Sastro, tersandung masalah. Reaksi spontan aktris itu saat menolak ajakan seorang penggemar untuk foto bersama mengundang protes di media sosial.

Video yang memperlihatkan penolakan tersebut awalnya diunggah Dian sendiri ke akun Instagram Story miliknya @therealdisastr pada Selasa (18/4/2017). Video itu telah dihapus namun banyak yang sempat merekamnya sehingga masih beredar luas hingga saat ini.

Rekaman pendek itu dibuat saat Dian berjalan di lorong sebuah bioskop ketika tengah mempromosikan film Kartini yang dibintanginya. Di sisi lorong tersebut terlihat beberapa penggemar yang meminta untuk foto bersama.

Seorang penggemar tampak menyentuh tangan Dian, yang langsung ditepis oleh sang aktris, sembari terus berjalan. Namun, yang kemudian paling banyak mendapat tanggapan dan cacian adalah ekspresi bergidik Dian.

Ekspresi tersebut dinilai banyak orang yang menyaksikan cuplikan video itu sebagai ungkapan rasa jijik sang aktris. Walau tak sedikit juga yang membela Dian dengan menyatakan itu adalah ekspresi kegelian, bukan jijik.

Apapun artinya, banyak yang lalu meminta pemeran Kartini dalam film Kartini itu untuk meminta maaf secara terbuka kepada para penggemarnya karena menepis tangan adalah sebuah tindakan yang tidak sopan.

Tindakan Dian disebut sama sekali tidak mencerminkan tokoh pahlawan nasional RA Kartini yang diperankannya dalam film tersebut.

Bahkan, dikabarkan Kumparan (19/4), banyak orang di media sosial yang kemudian menyatakan tidak jadi menonton Kartini sebagai ungkapan protes terhadap tindakan istri dari Indraguna Sutowo tersebut.

Tanggapan pertama atas protes para penggemar itu justru datang dari sutradara Kartini, Hanung Bramantyo, melalui akun Instagram resminya.

Saya dan Kartini ...

A post shared by Hanung Bramantyo (@hanungbramantyo) on

"Selaku sutradara film Kartini, saya minta maaf jika ada salah satu pemain saya tidak sopan dengan penonton atau penggemar. Kami berusaha untuk selalu baik dengan siapapun, tapi kami juga manusia. Kami bisa juga lelah dan tidak sadar kelelahan kami mengakibatkan sikap yg gak enak," tulis Hanung menjawab protes tersebut.

"Saya percaya apa yang dilakukan Dian maupun pemain lain bukan sesuatu yg disengaja. Maafkan, maafkan ya."

Hanung mendapat banyak pujian atas reaksi cepatnya menanggapi masalah yang menimpa Dian Sastro tersebut. Walau demikian tak sedikit yang kemudian malah mempertanyakan mengapa harus sang sutradara yang meminta maaf, bukan Dian sendiri.

Hampir dua hari tak bersuara, melalui sebuah tulisan dalam akun Instagramnya, Dian akhirnya menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi menurut versinya.

"Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam dalam hati kita. Semakin adil pertimbangan kita dan semakin kokoh dasar rasa kasih sayang. Tiada mendendam, itulah bahagia."-R.A. Kartini. Ini adalah kutipan dari Raden Ajeng Kartini yang sangat menginspirasi saya saat ini. ----------------------------------------------- Penggemar. Adalah elemen penting bagi karir saya. Karena merekalah yang ikut menghidupkan industri film.Tanpa penonton, tanpa penggemar, saya dan kami semua dalam dunia film tak akan ada artinya. Berfoto bersama. Dian Sastro adalah sama seperti perempuan-perempuan lainnya. Saya berusaha membagi waktu antara bekerja dan menjalani peran saya sebagai pribadi, istri, dan ibu anak-anak saya. Saat bekerja, saya mencoba total sebagai figur publik, termasuk melayani permintaan foto. Sedangkan saat menjalani kehidupan pribadi, terutama saat bersama anak dan suami, saya pun mencoba mencurahkan perhatian saya sepenuhnya untuk mereka. Saya pun melihat situasi, kalo memang saya sedang santai dan ada waktu, saya akan melayani permintaan foto. Terkadang bila ada penggemar yang karena begitu bersemangat, sehingga lupa membedakan saya sedang bekerja atau sedang mengasuh anak-anak saya, dan minta foto ketika saya sedang bersama keluarga saya, maaf bila terpaksa saya tolak dengan sopan. Saya paham itu risiko sebagai pekerja seni, tetapi saya juga mencoba sebisa saya mempunyai kehidupan pribadi, berkomitmen pada peran saya sebagai ibu & seorang istri Mengenai insiden tempo hari. Sejujurnya itu hal yang tak disengaja. Ada seseorang dari belakang yang tiba-tiba memegang badan saya, dan karena kaget serta refleks, saya menepis dan menghindar. Saya tidak bermaksud tidak ramah atau tidak sopan. Memang video tersebut kemudian saya hapus agar tidak menimbulkan kesan yang tidak sesuai dengan yg sebenarnya terjadi. Saya dapat memahami semua respon dan bahwa di dunia social media ini benar adanya bahwa kita tidak bisa mengontrol apa yg orang pikirkan atas apa yg terjadi. Apa yg bisa kita buat hanyalah bagaimana meresponnya di waktu yg tepat dan dengan cara yg baik ???? Terima kasih buat semuanya. Saya menerima semua kritik & dukungan dengan lapang dada.

A post shared by Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) on

"Mengenai insiden tempo hari. Sejujurnya itu hal yang tak disengaja. Ada seseorang dari belakang yang tiba-tiba memegang badan saya, dan karena kaget serta refleks, saya menepis dan menghindar. Saya tidak bermaksud tidak ramah atau tidak sopan," tulis Dian.

Ia kemudian menjelaskan keputusannya untuk menghapus video tersebut karena tidak ingin banyak orang menjadi salah sangka setelah melihatnya.

Bintang utama Ada Apa Dengan Cinta? itu juga tak lupa menghaturkan permohonan maafnya.

Penonton hari pertama dan pujian untuk Kartini

Kartini, yang diproduksi Legacy Pictures, sudah mulai ditayangkan sejak Rabu (19/4) di seluruh Indonesia. Pada Kamis (20/4), Hanung Bramantyo mengumumkan bahwa pada hari pertama penayangannya, jumlah penonton film biografi drama tersebut mencapai 57.202 orang.

Beragam pujian pun datang kepada film yang ditaburi banyak bintang sinema nasional seperti Christine Hakim, Djenar Maesa Ayu, Deddy Sutomo, Nova Eliza, Djenar Maesa Ayu, Adinia Wirasti, Reza Rahadian, Denny Sumargo, juga Dwi Sasono itu. Salah satunya diutarakan Sri Mulyani.

Menteri Keuangan itu mengaku terharu dan menangis saat menyaksikan film yang bercerita tentang perjuangan sang pahlawan. Ia menyatakan memberi nilai sempurna, 10, untuk karya Hanung tersebut.

"Secara pribadi saya sangat bangga dengan kualitas filmnya. Saya bahagia ada yang membuat layar lebar tentang tokoh Indonesia untuk generasi sekarang di mana kita sangat haus dengan figur-figur seperti Kartini," tutur Sri Mulyani usai menyaksikan film itu di Metropole XXI, Jakarta, seperti dikutip Bintang.com (20/4).

Pujian yang sama dilontarkan oleh mantan Presiden RI, BJ Habibie, yang menyaksikan film tersebut di Kasablanka XXI, Jakarta, Rabu (19/4).

Habibie, dikutip situs resmi Cinema XXI, menilai selama 119 menit film itu bisa memberikan hiburan dan pelajaran kepada para penontonnya.

"Saya bangga dengan sutradaranya, Hanung Bramantyo, karyanya bagus sekali. Ini harus masuk pasar internasional. Serius, semua bangsa harus lihat film Kartini," ujar Habibie.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.