FILM INDONESIA

Laura Basuki dan Dion Wiyoko adu kecocokan lagi

Laura Basuki bersama Dion Wiyoko yang dipercaya memerankan sosok Susy Susanti dan Alan Budikusuma
Laura Basuki bersama Dion Wiyoko yang dipercaya memerankan sosok Susy Susanti dan Alan Budikusuma | Andi Baso Djaya/Beritagar.id

Film biografi drama Susi Susanti: Love All mempertemukan lagi Laura Basuki dan Dion Wiyoko. Ini kali ketiga mereka terlibat dalam satu proyek bersama.

Dua film yang mereka bintangi terdahulu adalah Love and Faith (2015) dan Terbang Menembus Langit (2018). Kebetulan dua film tersebut juga berangkat dari kisah hidup seorang tokoh.

Pada film yang disebutkan terakhir, mereka jadi sepasang suami istri alias pasutri. Skenario yang sama berulang dalam film Susi Susanti: Love All.

Laura yang berperan sebagai Susi, sedangkan Dion sebagai Alan Budikusuma adalah mantan atlet bulutangkis kebanggaan Indonesia.

Keberhasilan mereka mengawinkan medali emas pada ajang Olimpiade 1992 di Barcelona, Spanyol, kemudian mewujud lewat julukan “pasangan emas”.

Saat di luar lapangan, Susi dan Alan menjalin hubungan asmara selama sembilan tahun. Pasangan ini meresmikan hubungan mereka dalam ikatan pernikahan pada 1997.

Dalam materi trailer film yang sudah rilis, hubungan antara Susi dan Alan sejak masih berpacaran hingga menikah juga ikut diperlihatkan. Termasuk adegan ciuman tanda cinta kasih pasangan ini.

Lantaran sudah saling mengenal cukup lama, plus bukan pertama kalinya diminta bermain sebagai pasangan, tidak ada hal yang memberatkan bagi Laura dan Dion untuk melakukan adegan mesra tersebut.

“Ketika mengambil sebuah peran, kemudian berada di lokasi syuting, saya harus menanggalkan sejenak apa yang ada di luar. Jadi yang saya ingat Dion itu pasangan saya,” kata Laura saat jumpa pers di XXI Metropole, Cikini, Jakarta Pusat (18/9/2019).

Usia pertemanan yang sudah lama terjalin juga sangat membantu saat pasangan ini menjalani proses bedah naskah, saling mengobrol, dan membangun kecocokan alias chemistry demi menghidupan peran masing-masing.

“Keuntungannya sudah lama saling mengenal adalah kami bisa saling terbuka satu sama lain. Sehingga tidak ada beban saat menjalaninya,” tambah aktris kelahiran 31 tahun silam ini.

“Bebannya paling kalau harus disuruh mengulang-ulang adegan (ciuman, red.) aja sih,” kelakar Dion.

Membintangi biopic seorang atlet, hal yang lumayan jarang disentuh sineas lokal, menjadi tantangan baru yang harus ditaklukkan Laura dan Dion.

Sebab tugas mereka menghidupkan karakter dari tokoh yang diperankan bukan hanya dari segi dramaturgi. Aspek dari segi keahlian menepok kok juga harus diasah.

Dalam hal mempersiapkan aspek ini, Dion mengaku angkat topi dengan yang dilakukan oleh kompatriotnya.

“Kalau saya latihan fisik segala macam dan berlatih bulutangkis cuma empat bulan. Laura melakukannya selama enam bulan,” ungkap Dion.

Saking keras dan giatnya Laura berlatih, aktor berusia 35 itu mengaku hampir tidak mengenali lagi sosok rekannya itu.

“Badannya waktu itu kekar banget. Kalau dia sudah mengangkat tangan kelihatan tuh ototnya. Selain itu dia juga latihan biar kakinya bisa split,” tambah Dion.

Walaupun harus bekerja ekstra keras, Laura dan Dion mengaku bangga bisa terlibat dalam film tentang atlet yang berjasa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

“Dari film ini saya belajar menghargai usaha dan perjuangan atlet. Selama ini saya cuma tahu Cik Susy menang terus. Juara melulu. Ternyata di balikanya ada perjuangan keras yang sangat melelahkan,” pungkas Laura.

Film Susi Susanti: Love All dijadwalkan tayang di bioskop mulai 24 Oktober 2019. Ini merupakan kali pertama Sim F menyutradarai film panjang. Selain Laura dan Dion, film ini juga menghadirkan Lukman Sardi, Kelly Tandiono, Delon, Nathaniel Sulistyo, Jenny Zhang, Iszur Muchtar, dan Dayu Wijanto

SUSI SUSANTI - LOVE ALL Official Trailer | Tayang 24 Oktober 2019 /Film Susi Susanti
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR