FILM INDONESIA

Manoj Punjabi menggeser jadwal tayang film Danur 2

Manoj Punjabi saat konferensi pers penayangan perdana trailer film Danur 2: Maddah di MD Place, Setia Budi, Jakarta Selatan (6/2/2018)
Manoj Punjabi saat konferensi pers penayangan perdana trailer film Danur 2: Maddah di MD Place, Setia Budi, Jakarta Selatan (6/2/2018) | Andi Baso Djaya/Beritagar.id

Strategi para produser film untuk meraup banyak penonton memang beragam. Salah satunya dilakukan Manoj Punjabi untuk film Danur 2: Maddah.

Biasanya sering tersiar kabar sebuah film mendadak memundurkan jadwal tayang karena beragam alasan, maka Manoj berkeputusan memajukan jadwal tayang sajian horor arahan Awi Suryadi itu menjadi sehari lebih cepat dari yang dijadwalkan semula pada 29 Maret 2018.

Ini sedikit bergeser dari pakem kebanyakan film Indonesia yang tayang perdana saban Kamis. Sementara film-film asing (Hollywood, India, atau Korea dan Jepang) mengambil jatah tayang setiap Rabu.

Pergeseran jadwal itu menurut Manoj murni atas pertimbangan bisnis. Seperti tertera dalam kalender, Jumat, 30 Maret, merupakan momen Wafat Isa Almasih yang oleh pemerintah ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Memanfaatkan kurun libur akhir pekan yang panjang alias long weekend, Manoj ingin agar penonton film Indonesia juga mendapat kesempatan lebih panjang untuk menikmati Danur 2 dengan harga lebih ekonomis.

Sudah menjadi ketetapan oleh jaringan bioskop di tanah air, banderol tiket setiap hari libur nasional pasti menjadi lebih mahal.

Jika pada hari kerja rata-rata tiket dijual Rp25 ribu per lembar, harga itu meningkat jadi Rp35 ribu saat memasuki akhir pekan (Sabtu dan Ahad) atau saat libur nasional.

"Kami ingin memberikan waktu yang sama bagi penonton untuk menikmati film ini dengan harga tiket yang murah," ungkap Manoj usai press screening film Danur 2: Maddah di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/3/2018) malam.

Selain memajukan jadwal penayangan, MD Pictures juga telah membuka pembelian tiket presale film Danur 2 di jaringan bioskop Cinema XXI sejak 14 Maret.

Langkah ini sebelumnya juga telah dilakukan MD untuk film Ayat-Ayat Cinta 2, Surga yang Tak Dirindukan 2, dan Rudy Habibie.

Perlakuan serupa ternyata tidak berlaku untuk film Revan & Reina yang turut diproduksi MD Pictures bersama WP Pictures. Jadwal film drama remaja yang disutradarai Andreas Sullivan itu tetap 29 Maret 2018.

Mempercepat hari penayangan sebuah film sebenarnya bukan cuma dilakukan oleh MD Pictures. Hal serupa dilakukan Falcon Pictures untuk Teman Tapi Menikah.

Film yang menghadirkan Adipati Dolken dan Vanesha Prescilla sebagai pemeran utama tadinya juga dipersiapkan meluncur perdana mulai 29 Maret.

Belakangan muncul koreksi dari rumah produksi. Film hasil adaptasi novel kisah nyata hubungan Muhammad Pradana Budiarto dan Ayudia Bing Slamet itu dimajukan sehari lebih cepat.

"Karena bertepatan dengan libur panjang, jadi kita meminta pihak bioskop memajukan tanggal tayang film Teman Tapi Menikah. Semoga dengan tayang lebih awal kami bisa menghibur lebih banyak penonton," kata Frederica dari Falcon Pictures melalui rilis pers.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR