Mathias Muchus jadi pelatih Indra Sjafri dalam Garuda 19

Mathias Muchus (tengah) bersama sutradara Garuda 19 Andibachtiar Yusuf (berkacamata))
Mathias Muchus (tengah) bersama sutradara Garuda 19 Andibachtiar Yusuf (berkacamata)) | Swastika Nohara

Aktor Mathias Muchus (57) telah lama dikenal sebagai salah seorang aktor watak yang bisa dengan fasih memerankan karakter apa saja dalam sebuah film. Penghargaan sebagai Aktor Terbaik dalam Piala Citra 1988 berkat perannya di film Istana Kecantikan adalah salah satu bukti keandalan akting alumni Institut Kesenian Jakarta jurusan teater ini.

Dalam film terbarunya Garuda 19 yang akan tayang mulai 9 Oktober 2014, Muchus akan berperan sebagai Indra Sjafri (51), pelatih tim nasional U19. Agar dapat bertransformasi menjadi coach Sjafri, aktor yang juga suami dari produser Mira Lesmana itu tidak sekadar memasang kumis – yang jadi ciri khas Sjafri – tapi juga melatih bahasa tubuh, mimik muka hingga dialek bertutur mantan pelatih PSP Padang itu. Hal tersebut diakui coach Sjafri yang menganggap dialek Sumatera Barat yang ditampilkan Muchus di film ini sudah mumpuni.

Garuda 19 bercerita tentang pencarian coach Sjafri di berbagai daerah di tanah air untuk membentuk timnas U19. Karena durasi film 120 menit tidak mungkin mengangkat cerita seluruh anggota tim, diputuskan untuk memilih sebagian saja. Setelah mempertimbangan latar belakang kisah anak-anak anggota Timnas U19, akhirnya terpilihlah tiga tokoh: Yabes Roni (diperankan Sumarlin Beta) dari Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur, Sahrul Kurniawan (Rendy Ahmad) asal Ngawi, Jawa Timur dan Yazid Randaula (Gazza Zubizareta) asal Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR