Matt LeBlanc temani Chris Evans memandu Top Gear

Aktor Matt LeBlanc saat menerima Golden Globe Awards atas perannya di serial "Episode" (15/1/2015).
Aktor Matt LeBlanc saat menerima Golden Globe Awards atas perannya di serial "Episode" (15/1/2015). | Paul Buck /EPA

Aktor Matt LeBlanc akan menemani Chris Evans untuk memandu acara Top Gear.

Chris Evans yang dimaksud bukanlah aktor Chris Evans pemeran Captain America, melainkan seorang pembawa acara asal Inggris yang akhir 2015 lalu dikontrak BBC selama tiga tahun untuk memandu Top Gear.

LeBlanc merupakan pemandu Top Gear pertama yang bukan warga negara Inggris. Aktor Amerika Serikat ini sudah muncul dua kali di acara ini, sebagai bintang tamu.

Pria yang dikenal sebagai Joey dari serial Friends ini mengikuti sub-program Top Gear bernama Star in a Reasonably Priced Car. Ia bahkan memegang rekor waktu putaran tercepat sampai saat ini. Inilah cuplikan saat LeBlanc beraksi mengitari sirkuit Top Gear.

Matt Leblanc: "Just Don't Use the Brake As Much" (TOP GEAR) /BBC America

Sementara Evan mengatakan: "Sepanjang hidupnya Matt (LeBlanc) merupakan penggemar otomotif dan saya senang ia bergabung dengan Top Gear. Memainkan gagasan tergila kami tentang mobil pada acara ini adalah pekerjaan impian dan saya tahu kami akan banyak berdebat mengenai beberapa ide perjalanan yang luar biasa."

Top Gear akan kembali tayang di BBC Inggris pada tanggal 8 Mei.

Tugas berat LeBlanc dan Evans

Evans dan LeBlanc menanggung tugas berat untuk meneruskan kepopuleran salah satu acara otomotif paling populer di dunia ini.

Top Gear pertama kali tayang sejak 1977. Namun kepopulerannya yang mendunia baru terjadi sejak 2002 ketika dipandu oleh Jeremy Clarkson, Richard Hammond, dan James May. Trio asal Inggris ini memiliki gaya memandu yang sangat khas dan unik dibanding acara serupa, membuat Top Gear ditunggu oleh jutaan pemirsanya di seluruh dunia.

Ulasan mobil di acara ini sama sekali berbeda dibanding media otomotif pada umumnya. Misalnya dalam salah satu episode sebuah Toyota Hilux dites ketahanannya dengan dibakar, ditabrakkan ke pohon dan berbagai siksaan lainnya.

Karakter Clarkson yang meledak-ledak dan bicara apa adanya juga merupakan salah satu kekuatan acara ini.

Namun pada bulan Maret 2015 Clarkson bermasalah dengan BBC. Ia memukul salah satu produser acara itu, Oisin Tymon karena masalah katering. Ini membuat kontrak Clarkson tidak diperpanjang oleh BBC.

Tak lama kemudian, Hammond dan May juga berhenti dari Top Gear untuk menunjukkan solidaritas kepada Clarkson.

Padahal, Top Gear merupakan senjata andalan BBC. Penontonnya mencapai 350 juta, dengan penjualan global yang diperkirakan mencapai GBP50 juta setiap tahun.

Saat ini Clarkson, Hammond dan May sudah menandatangani kontrak untuk memandu sebuah acara otomotif di Amazon Prime yang akan dirilis tahun ini. Acara ini belum ada judul. Produsernya adalah Andy Wilman, yang sebelumnya adalah produser Top Gear.

Apakah Evans dan LeBlanc bisa setidaknya menyamai keberhasilan Clarkson, Hammond, dan May dalam memandu Top Gear? Kita tunggu saja.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR