Mel Gibson jadi kandidat sutradara Suicide Squad 2

Mel Gibson dalam acara the 89th Academy Awards Nominees Luncheon di The Beverly Hilton Hotel, Senin (6/2/2017), di Beverly Hills, California, Amerika Serikat.
Mel Gibson dalam acara the 89th Academy Awards Nominees Luncheon di The Beverly Hilton Hotel, Senin (6/2/2017), di Beverly Hills, California, Amerika Serikat.
© Jordan Strauss/Invision/AP /AP Photo

Nama Mel Gibson kembali bersinar tahun ini setelah sempat terpuruk akibat kasus mengemudi dalam keadaan mabuk dan komentar anti-semit. Gibson masuk nominasi sutradara terbaik Oscar 2017 untuk film Hacksaw Ridge dan kini meruap kabar bahwa ia menjadi salah satu kandidat untuk menyutradarai sekual Suicide Squad.

Baik Gibson maupun Warner Bros. --rumah produksi Suicide Squad-- belum mengonfirmasi kabar yang sudah ramai beredar di berbagai media Amerika Serikat sejak Rabu (15/2); termasuk Hollywood Reporter dan Variety.

Sumber Hollywood Reporter mengabarkan bahwa sutradara dan aktor berusia 61 tahun itu tengah mengamati materi film Suicide Squad, namun belum ada komitmen yang dibuat.

Selain Gibson, Warner Bros. juga tengah mempertimbangkan beberapa sutradara lain, termasuk Ruben Fleischer (Zombieland), Daniel Espinosa (Safe House), dan Jonathan Levine (Warm Bodies).

Suicide Squad, yang dirilis tahun lalu, adalah film tentang sekelompok penjahat super (anti-hero) yang penuh kontroversi tetapi berhasil menarik perhatian penonton. Film yang disutradarai David Ayer ini berhasil masuk dalam daftar 10 film terlaris 2016 dengan pendapatan mencapai USD745,6 juta (Rp9,94 triliun) dari seluruh dunia.

Hadirnya bintang-bintang ternama seperti Margot Robbie, Will Smith, dan Jared Letto, ikut mendorong kesuksesan film yang banyak didera kritik tersebut.

Namun, Ayer tidak bisa menyutradarai kelanjutannya. Pasalnya, pria 49 tahun itu tengah mengerjakan proyek lain dari DC Extended Universe, yaitu Gotham City Sirene.

Film itu dibuat berdasarkan komik dengan judul yang sama. Kisahnya berpusat pada para perempuan penjahat super yang hidup di Kota Gotham, termasuk Catwoman, Harley Quinn, dan Poison Ivy.

Jika Warner Bros. menunjuk Gibson, maka ia akan ikut dalam produksi sebuah film dari studio besar setelah mereka sempat menghindarinya akibat insiden mabuk dan komentar anti-semit itu.

Dalam wawancara dengan Variety (27/10/2016), Gibson menegaskan bahwa ia sudah meminta maaf atas segala kesalahannya di masa lalu dan meminta orang-orang untuk tidak membahasnya lagi.

Ia mengklaim dirinya bukanlah orang yang penuh kebencian. Peristiwa itu terjadi karena pengaruh alkohol yang dikonsumsinya.

"Sepuluh tahun telah berlalu," kata Gibson. "Saya merasa baik. Saya sekarang sadar ... dan bagi saya itu adalah hal gelap di masa lalu.

"Tetapi orang-orang terus mengungkapnya kembali. Saya rasa itu sangat mengganggu karena saya tak mengerti mengapa setelah 10 tahun berlalu hal itu masih jadi isu. Jika saya benar seperti apa yang mereka katakan, seseorang yang penuh kebencian, akan ada bukti tindakan seperti itu di tempat lain. Tetapi tidak."

Meski demikian, Beth Elderkin dari io9 Gizmodo (15/2), mengutarakan bahwa Warner Bros. telah mengambil langkah yang buruk dengan menjadikan Gibson sebagai salah satu calon sutradara Suicide Squad 2.

"Sebut saya gila, tetapi mungkin ini bukanlah orang yang tepat untuk menyutradarai film pahlawan super berbiaya jutaan dolar, khususnya dengan tokoh-tokoh yang aneh dan penuh warna. Saya tak peduli kalaupun hasil kerjanya bagus. Hal itu tidak bisa menghapus tingkah intoleran yang dilakukannya bertahun-tahun," tegas Elderkin.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.