FILM INDONESIA

Mengenang kembali sosok B.J. Habibie dalam film

Mantan presiden BJ Habibie menunjukan foto dirinya bersama pesawat hasil karyanya N-250 'Gatotkaca'  di Museum Bank Mandiri, Jakarta
Mantan presiden BJ Habibie menunjukan foto dirinya bersama pesawat hasil karyanya N-250 'Gatotkaca' di Museum Bank Mandiri, Jakarta | Muhammad Adimaja/Antara Foto

Reza Rahadian tak kuasa menahan isak tangis saat melayat ke rumah duka B.J. Habibie di Patra Kuningan XIII Blok L XV Kav 5, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019) malam.

Mantan presiden ketiga Republik Indonesia itu wafat pada usia 83 setelah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Habibie merupakan sosok yang sangat dikagumi dan dihormati Reza. Hubungan mereka pun sangat dekat sehingga kerap dalam beberapa kesempatan mendiang Habibie menganggap Reza salah satu anaknya.

Kedekatan yang terjalin saat Reza mendapat kepercayaan memerankan sosok Habibie dalam dua film, yakni Habibie & Ainun (2012) arahan Faozan Rizal dan Rudy Habibie yang disutradarai Hanung Bramantyo.

Saat memberikan keterangan pers usai kemenangan Reza sebagai aktor terbaik dalam 57th Asia-Pacific Film Festival yang berlangsung di Restorante de Valentino, Setia Budi Selatan, Jakarta Selatan (8/8/2017), Habibie mengungkap bahwa awalnya ada beberapa kandidat lain untuk memerankan dirinya.

Dalam film pertama, tutur Habibie, sempat muncul inisiatif untuk memilih dua aktor sebagai dirinya. Artinya sosok Habibe saat masih muda dan ketika sudah tua diperankan oleh orang berbeda.

Nama yang muncul ketika itu adalah Giring Ganesha sebagai pemeran Habibie muda. Lalu Agus Kuncoro Adi giliran memerankan Habibie pada masa tua.

Mantan Menteri Riset dan Teknologi kurun 1978-1998 tak ingin ikut campur soal pemilihan pemain. Sebab fokusnya hanya pada cerita. “Pokoknya skenario filmnya nanti harus melalui persetujuan saya,” ujar Habibie kala itu.

Rencana menggunakan dua aktor itu kemudian berubah. Suatu ketika, Hanung Bramantyo yang dalam film Habibie & Ainun menjabat co-producer melihat lukisan Habibie muda terpajang di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Sosok dalam lukisan tersebut memiliki kemiripan dalam beberapa sisi dengan Reza. Maka mulailah Reza ditawarkan untuk mengikuti casting. Saat terpilih, Reza kemudian mulai intens berkomunikasi dengan Habibie.

Reza bahkan kerap hadir dalam beberapa kegiatan yang dilakukan alumni Universitas Teknologi Rhein Westfalen Aachen, Jerman, yang lulus dengan predikat summa cum laude itu.

Bertemu dan mendampingi kegiatan Habibie dilakukan Reza dalam rangka observasi. Dengan melihat langsung, ia bisa mempelajari gestur dan cara bicara Habibie yang memang sangat khas. Bagian tersusah dari mempelajari itu semua diakui Reza adalah menirukan cara Habibie berjalan.

Segala jerih payahnya belajar kemudian mendapat ganjaran berupa Piala Citra di kategori “Aktor Terbaik” dalam ajang Festival Film Indonesia 2013. Film Habibie & Ainun juga laris di pasaran karena meraup lebih dari 4,5 juta penonton.

Ketika giliran untuk kedua kalinya memerankan Habibie dalam film Rudy Habibie yang mengisahkan masa muda sang pemilik gelar Doktoringenieur itu, Reza memenangi kategori “Best Actor” se-Asia Pasifik.

Film berikutnya yang juga menghadirkan sosok B.J. Habibie adalah Di Balik 98 produksi MNC Pictures. Dalam film yang rilis pada 2015 itu, Agus Kuncoro Adi giliran melakonkan sosok Habibie.

Porsi kemunculannya tak banyak sebab garis besar film kali ini bukan berpusat pada sosok Habibie, melainkan kisah dua keluarga dalam pusaran konflik politik menjelang runtuhnya kekuasaan Orde Baru.

Kehadiran Habibie dalam film terlihat saat adegan Soeharto (diperankan Amoroso Katamsi) menyerahkan jabatan presiden kepada Habibie yang kala itu menjadi wakilnya.

Satu film lain yang juga menghadirkan sosok Habibie muda adalah Habibie & Ainun 3. Dalam film produksi MD Pictures yang merupakan prekuel dari Rudy Habibie tersebut, giliran Jefri Nichol yang mendapat kepercayaan memerankan Habibie. Sementara Ainun diperankan oleh Maudy Ayunda.

Hanung yang mengarahkan film tersebut mengaku masih sempat bertemu Habibie sekitar sebulan lalu. Dalam pertemuan tersebut, ia mendapat pengarahan agar bercerita dengan jelas lewat film Habibie & Ainun 3.

Maudy yang saat kabar duka datang sedang berada di California, Amerika Serikat, karena bersiap memasuki masa perkuliahannya di Stanford University, hanya bisa menuliskan pesan duka cita melalui akun Instagram miliknya. Hal serupa dilakukan sejumlah pemain film lainnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR