Metallica ingin konser di luar angkasa

Metallica saat tampil pada konser di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, Jumat (12/5/2017).
Metallica saat tampil pada konser di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, Jumat (12/5/2017).
© Elizabeth Robertson /The Philadelphia Inquirer via AP /AP Photo

Pada 2013, Metallica, salah satu band musik metal terpopuler di dunia saat ini, menjadi kelompok musik pertama yang mengadakan konser di tujuh benua dalam satu tahun. Konser tersebut diakhiri dengan penampilan di sebuah kubah di Antartika dan mereka pun masuk dalam Guinnes World Record.

Kini, setelah 36 tahun berkarya, James Hetfield dkk. punya cita-cita baru yang akan coba mereka wujudkan; menjadi kelompok musik pertama yang mengadakan konser di luar angkasa.

Impian tersebut diungkapkan drummer Lars Ulrich dalam wawancara dengan radio SiriusXM (h/t NME, 11/5/2017).

"Tinggal di San Francisco yang merupakan gerbang menuju masa depan, jelas hal seperti itu tengah direncanakan di sekitar San Francisco hingga saya merasa bahwa kami semakin dekat dengan itu (konser di luar angkasa)," kata Ulrich.

Pemain drum berusia 53 tahun itu menambahkan bahwa mereka tengah mengintai kemungkinan tersebut, walau menegaskan bahwa belum ada rencana pasti soal konser di antariksa itu.

"Saya tidak ingin berkomitmen apapun selain mengatakan bahwa jika benar-benar ada peluang untuk terjadinya hal ini (konser di antariksa, red.), maka kami akan sangat gembira untuk berada di barisan terdepan," ujarnya.

Ulrich menegaskan pada beberapa dekade terakhir Metallica telah menunjukkan bahwa diri mereka masih dipenuhi semangat dan keinginan berpetualang.

"...kami akan sangat senang mewujudkan hal-hal yang luar biasa, jadi, tunggu kami di luar angkasa," katanya.

Gitaris Metallica, Kirk Hammet, menurut situs TeamRock (10/5), usai konser di tujuh benua juga pernah menyatakan bahwa ia selalu ingin bermain di dalam pesawat antariksa atau di Bulan, karena nyaris tak ada lagi tempat di Bumi yang belum didatanginya.

Bila melihat perkembangan penerbangan antariksa akhir-akhir ini, impian Metallica itu bisa saja menjadi kenyataan.

Beberapa perusahaan antariksa swasta, seperti SpaceX, Virgin Galactic, dan Blue Origin sudah menyatakan bahwa mereka siap mengangkut wisatawan ke luar angkasa. Wisatawan yang dimaksud adalah orang biasa yang bukan astronaut.

Ketiganya telah memasang target untuk memulai wisata antariksa itu pada 2018, alias tahun depan.

Bos Virgin Galactic, Richard Branson, bahkan sudah menawarkan tiket gratis ke luar angkasa kepada ilmuwan ternama, Stephen Hawking, menggunakan Virgin Spaceship Unity terbang menuju wilayah sub-orbital.

Menurut laman Space.com, harga satu tiket untuk menumpang pesawat tersebut mencapai USD250.000, atau sekitar Rp3,33 miliar.

Kalau Virgin Galactic baru sampai kawasan sub-orbital, tiket SpaceX mengelilingi Bulan pada 2018 malah sudah dipesan oleh dua orang turis.

Jadi, impian Metallica, band yang sudah menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia sejak mulai berkarier pada 1981 ini, sebenarnya tidak jauh dari jangkauan. Tajuk "Konser Metallica di Antariksa" sepertinya membuat sponsor berdatangan untuk ikut terlibat.

Saat ini band metal asal Amerika Serikat itu tengah menjalani "WorldWired Tour" untuk mempromosikan album terbaru mereka, Hardwired... To Self-Destruct.

Konser tersebut dimulai pada 10 Mei di Baltimore, AS, dan berakhir di Helsinki, Finlandia, pada 11 Mei 2018.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.