ALBUM MUSIK

Muse hadirkan nuansa 1980-an dalam Simulation Theory

Para anggota Muse, kiri ke kanan: Chris Wolstenholme, Matt Bellamy, dan Dominic Howard, berpose saat menghadiri NRJ Music Awards di Cannes, Prancis (10/11/2018).
Para anggota Muse, kiri ke kanan: Chris Wolstenholme, Matt Bellamy, dan Dominic Howard, berpose saat menghadiri NRJ Music Awards di Cannes, Prancis (10/11/2018). | Guillaume Horcajuelo /EPA/EFE

Band rock Muse merilis album baru, Simulation Theory, pada Jumat (9/11/2018). Album kedelapan kelompok asal Inggris ini berisi beberapa single seperti "Dig Down" yang telah dirilis sejak Mei, disusul oleh "Thought Contagion", "Something Human", "The Dark Side", dan "Pressure".

Lagu-lagu tersebut memiliki nuansa fiksi ilmiah dari 1980-an. Muse memang terinspirasi kultur pop dari era tersebut. Album ini penuh dengan sentuhan synthesizer yang lazim dalam musik pop tahun 1980-an.

Demikian juga dari sisi visual. Sampul albumnya didesain oleh Kyle Lambert dari serial Stranger Things dengan nuansa neon sebagai penghormatan kepada film fiksi ilmiah Tron (1982).

Suasana penuh warna terang itu dipadukan dengan poster kumpulan karakter seperti Star Wars (1977) yang menggambarkan Matt Bellamy (40 tahun, vokal, gitar), Chris Wolstenholme (39, bas), dan Dominic Howard (40, drum). Ada pula berbagai tokoh yang muncul dalam video klip lagu-lagu dalam Simulation Theory.

Contoh lain adalah video “Something Human”. Bellamy sedang berusaha mengembalikan kaset VHS, lalu berubah jadi manusia serigala. “Pressure” menampilkan sebuah pesta anak sekolahan yang berubah jadi malam pembasmian monster seperti adegan dalam Back to the Future (1985) dipadukan dengan Gremlins (1983) dan Ghostbusters (1984).

Kepada Music Feeds, Selasa (13/11/2018), Wolstenholme menjelaskan visual nuansa era 1980-an memang sudah direncanakan. Biasanya, Muse bikin musik dan album lebih dulu. Detik-detik terakhir menjelang rilis, mereka baru mengebut pengerjaan visual.

"Kali ini, durasi panjang rekaman memberi kami waktu untuk benar-benar memikirkan pilihan visual sesuai keinginan," ujar Wolstenholme.

Ketika mendengarkan musik yang dikerjakan bersama Bellamy dan Howard, Wolstenholme pun mengalami kilas balik ke masa kecilnya -- terutama film fiksi ilmiah.

"Kami pikir, film-film itu punya visual luar biasa yang dapat diterapkan dalam album ini, serta sesuatu yang mungkin bisa digunakan sepanjang rekaman. Jadi video-video dan sampul albumnya benar-benar cocok satu sama lain," jelas lelaki bernama lengkap Christopher Tony Wolstenholme ini.

Simulation Theory adalah "peringatan" dari Muse atas bahaya laten teknologi yang tergambarkan dalam film-film era 1980-an seperti The Terminator (1984). Bagi Bellamy, album ini adalah gambaran dari masa kecilnya saat memikirkan masa depan.

"Lagu Algorithm bicara tentang gagasan otomatisasi, robot, dan kecerdasan artifisial yang mulai mengambil alih hidup kita," ujar Bellamy kepada Variety, Senin (12/11).

"Menurut saya, salah satu alasan Muse mengambil tema ini dalam beberapa album kami lantaran industri musik adalah salah satu industri pertama yang mengalami otomatisasi."

“Awal 1980-an, kita melihat film-film tentang masa depan, ketika robot menguasai dunia. Sekarang, di dunia nyata itu sudah terjadi. Mungkin tak sefantastis dan sekeren film Terminator 2, tapi hal ini terjadi secara kasat mata," ujar Bellamy kepada Forbes, Selasa (6/11).

Bagi Bellamy, film-film seperti Terminator dan Back to the Future adalah semacam ramalan atas apa yang terjadi saat ini. Ia mencontohkan karakter Biff Tannen, tukang rundung Marty McFly, karakter utama dalam Back to the Future.

Bellamy membandingkan Biff dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Secara fisik mereka mirip; rambut pirang, badan besar, dan kulit putih. "Biff adalah seorang pejudi yang rakus. Ia tinggal di lantai teratas kasino miliknya, sementara dunia di sekitarnya kacau," ujar Bellamy.

Simulation Theory berdurasi 42 menit. Album studio kedelapan Muse ini berisi 11 lagu. Untuk versi Deluxe, ada lima lagu tambahan, plus lima lagu lagi untuk versi Super Deluxe.

Untuk tahun depan, Muse sudah merencanakan tur Simulation Theory. Saat ini, jadwalnya baru di Inggris, AS, dan beberapa negara Eropa.

MUSE - Pressure [Official Music Video] /Muse
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR