MUSIK INDONESIA

Noah merilis album baru sekaligus kehilangan personel

Ariel (kiri) dan Lukman kembali harus merelakan kepergian sahabat mereka keluar dari band
Ariel (kiri) dan Lukman kembali harus merelakan kepergian sahabat mereka keluar dari band | facebook.com/pg/NOAH.ID.MUSIC

Dua kabar bertolak belakang datang dari kelompok band Noah saat mengisi acara konser “I Love RCTI 30” yang ditayangkan secara langsung, Kamis (8/8/2019) malam.

Kabar pertama, sekaligus menggembirakan, adalah perilisan album terbaru. Grup musik yang sebelumnya populer dengan nama Peterpan itu menjadikan panggung semalam sebagai momentum perilisan album Keterkaitan Keterikatan.

Sebuah album yang mengandung arti tentang betapa para personel saling terkait dan terikat, bukan hanya antara sesama mereka, tapi juga dengan para penggemar dan lingkungan sekitar.

Kehadiran album ini telah lama dinantikan para sahabat, sebutan untuk bassis penggemar Noah. Pasalnya, pelantun “Separuh Aku” itu terakhir mengeluarkan album Sings Legends (2016) berisi sembilan lagu daur ulang milik penyanyi dan band legendaris Indonesia.

Dalam jumpa pers di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (7/8), Ariel membocorkan bahwa album orisinal kedua mereka setelah berganti nama menjadi Noah itu berisi delapan lagu.

Sebagai pemanasan menantikan perilisan album baru tersebut, band yang aslinya terbentuk tepat pada tahun 2000 itu sudah merilis beberapa lagu tunggal jagoan melalui layanan pengaliran (streaming), yaitu “Jalani Mimpi”, “My Situation”, Kupeluk Hatimu”, “Kau Udara Bagiku”, dan “Wanitaku”.

Ini merupakan strategi yang telah mereka rancang bersama label Musica Studio’s. Semua lagu dalam album Keterkaitan Keterikatan akan rilis satu per satu terlebih dahulu via layanan pengaliran musik.

Kelar semua lagu hadir dalam platform digital, baru mereka meluncurkan versi album fisik berupa cakram padat alias compact disc mulai 1 September 2019.

Untuk mempromosikannya, band ini dijadwalkan menyambangi berbagai daerah di Indonesia hingga Desember 2019.

Hal yang mungkin disayangkan oleh para penggemar, dan ini menjadi kabar kedua dari Noah, adalah ketiadaan Mohammad Kautsar Hikmat.

Gitaris yang akrab dengan sebutan Uki itu resmi keluar dari band yang telah dihuninya sejak masih mengusung nama Peterpan.

Uki mengumumkan pengunduran dirinya lewat sebuah catatan yang diunggah via akun Instagram.

"Hari ini saya melepaskan diri dari Noah. Terima kasih kepada semua yang ada di Noah, Lukman, David, semua tim produksi Noah, Bu Acin, yang sudah sangat baik dan pengertian. Terima kasih semua yang di Musica Studio's dan artist management-nya, sahabat Noah, dan semua orang yang sudah ikut dalam perjalanan ini. Saya doakan yang terbaik untuk kalian semua,” tulis Uki.

Kehilangan personel bukan pertama kali dirasakan oleh band ini. Pergantian nama dari Peterpan menjadi Noah juga bermula dari hilangnya Andika (kibordis) dan Indra (bassis).

Setelah merilis album Seperti Seharusnya dengan nama baru pada 2012, drummer Ilsyah Ryan Reza menyatakan pamit karena ingin memperdalam ilmu agama.

Alasan yang sama seperti kala Reza hengkang juga melatari kepergian Uki. "Satu goal dalam hidup saya sudah tercapai. Sekarang rambut saya sebagian sudah mulai memutih, pengalaman hidup bertambah dan pengetahuan pun harus bertambah, maka tujuan hidup pun mulai berubah," tulis Uki.

Seperti termaktub dalam catatan kepergian Uki, Ariel juga mengungkapkan bahwa sudah lama karibnya itu ingin hengkang. Musabab masih terikat kontrak, salah satunya menyelesaikan album Keterkaitan Keterikatan, maka rencana tersebut urung terlaksana.

Alhasil formasi Noah terkini menyisakan Ariel, Loekman Hakim (gitaris), dan David Kurnia Albert (kibord). Sedangkan posisi drummer dan gitaris untuk sementara diisi oleh additional player.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR