Parade ikon budaya populer di PopCon Asia 2017

Kemeriahan PopCon Asia 2016. Siap hadir lagi pada 5-6 Agustus 2017 di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan.
Kemeriahan PopCon Asia 2016. Siap hadir lagi pada 5-6 Agustus 2017 di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan.
© Andi Baso Djaya/Beritagar.id

Ajang Popular Culture Convention (PopCon) Asia bakal hadir untuk keenam kalinya. Sesuai tema "Pop Parade" yang tahun ini ditonjolkan, berbagai karya terbaik industri kreatif mulai dari film, animasi, komik, toys, hingga game jadi suguhan utama.

Popcon Asia yang direncanakan berlangsung di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan (5-6 Agustus 2017), akan mendatangkan lebih banyak tokoh budaya populer dari mancanegara.

Nama pertama yang diumumkan panitia melalui situs webnya adalah Yoshi Sudarso (28). Pria kelahiran Jakarta itu populer setelah memerankan tokoh Koda alias Ranger Biru dalam serial Power Rangers Dino Charge.

Versi Amerika Serikat dari serial tokusatsu asal Jepang itu ditayangkan Nickelodeon kurun 7 Februari 2015-10 Desember 2016.

Yoshi akan datang bersama adiknya, Peter Sudarso, yang juga berprofesi sebagai aktor, model, dan fashion blogger.

Komikus Tooru Fujisawa (50) asal Jepang yang populer lewat komik "Great Teacher Onizuka" juga bakal hadir. Para penggemar jadi punya kesempatan bertemu langsung dan meminta tanda tangan.

Fujisawa hadir ditemani sang istri, Ayano Fujisawa, yang lebih tersohor sebagai aktris. Beberapa serial televisi yang pernah dibintanginya, antara lain Kamen Rider Ryuki, Kamen Teacher, dan Great Teacher Onizuka.

Bintang tamu lain yang telah terkonfirmasi menjadi bagian inti PopCon Asia 2017 adalah Chris Cantada asal Filipina.

Sebaga youtuber ia telah berhasil mengantongi berbagai penghargaan dengan lebih dari 270 juta viewers pada video-videonya di kanal ChrisCantadaForce.TV.

Chris mulai terkenal setelah memproduksi berbagai video tentang Power Rangers dan Star Wars. Beberapa aktor dari serial Power Rangers bahkan pernah turut hadir sebagai bintang tamu.

Selanjutnya ada Aimee de Jongh, wanita multi talenta asal Rotterdam, Belanda.

Aimee yang sejak kecil tergila-gila dengan komik Eropa dan Jepang telah menelurkan karya-karya terkenal seperti serial komik "Snippets", film animasi Aurora, dan novel grafis "The Return Of The Honey Buzzard".

Dari tanah air, grup musik GamelAwan asal Lamongan yang kerap membuat video-video cover lagu asing yang diimprovisasi dengan gamelan Jawa akan turut meramaikan PopCon Asia 2017. Tidak ketinggalan Gafarock yang dikenal luas karena keahliannya mengubah lirik lagu pop menjadi bahasa Jawa.

Dari deretan nama-nama yang sudah diumumkan tadi, mungkin kehadiran duo pemeran serial Space Sheriff Gavan, yaitu Kenji Ohba (62) dan Yuma Ishigaki (34), bakal mendapat paling banyak sorotan pengunjung.

Serial polisi luar angkasa yang dalam lidah orang Indonesia lebih tenar dengan sebutan Gaban itu masuk ke Indonesia sejak dekade 80-an. Peredarannya melalui berbagai toko penyewaan kaset video Betamax.

Popularitas serial tersebut di kalangan anak-anak dan remaja kemudian melahirkan istilah gaul "segede gaban" untuk menyebut sesuatu yang sangat besar. Mirip artinya dengan istilah "segede gambreng".

Ada dua versi yang menerangkan ihwal kemunculan istilah tersebut. Pertama merujuk ukuran Dolgiran, kapal ruang angkasa Gaban yang di bagian bawahnya bisa berubah menjadi naga.

Kedua berdasarkan ukuran patung Gaban setinggi 10 meter yang pernah terdapat di taman rekreasi Dunia Fantasi Ancol pada dekade 90-an.

Saat menjadi bintang tamu dalam ajang Indonesia Comic-Con 2015, Ohba sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung mendekat ke bibir panggung utama.

Mereka turut menyanyikan lagu tema serial tersebut dan memberikan applause panjang saat Ohba mulai memeragakan gaya berubah dari manusia menjadi robot sambil meneriakkan kata "jouchaku".

Kedatangan dua aktor tersebut dalam rangka memperingati 35 tahun serial Space Sheriff Gavan. Mereka untuk pertama kalinya akan memboyong kostum orisinal Gaban dari Jepang.

Goshen Media sebagai pemegang lisensi Gavan di Indonesia bekerja sama dengan PopCon Asia juga akan menyelenggarakan rangkaian acara bertajuk "Segede Gaban", antara lain "Jouchaku Challenge", lomba memeragakan gaya berubah Gaban, serta pencatatan Guinness Book of Record untuk koleksi Gaban terbanyak yang melibatkan seluruh penggemar Gaban di Indonesia.

"Tahun ini PopCon akan dua kali lipat lebih besar dari penyelenggaraan sebelumnya dengan deretan konten lokal dan internasional yang luar biasa," ungkap Grace Kusnadi, Co-Founder sekaligus Event Director Popcon Asia, dalam rilis pers kepada Beritagar.id.

Masih ada banyak lagi suguhan spesial yang bisa dinikmati selama penyelenggaraan PopCon Asia 2017. Tiket early bird untuk menyaksikan acara ini telah dijual seharga Rp85 ribu (harian) atau Rp150 ribu (terusan untuk dua hari) melalui KiOSTiX.

Road To Popcon Asia 2017
© Popcon Asia
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.