Paul McCartney bicara tentang album baru dan Elvis Costello

Paul McCartney beraksi dalam Festival Desert Trip di California, Amerika Serikat (8/10/2016).
Paul McCartney beraksi dalam Festival Desert Trip di California, Amerika Serikat (8/10/2016). | Chris Pizzello /AP Photo

Meski sudah uzur, penyanyi legendaris Paul McCartney masih produktif. Tahun ini ia sudah berusia 75, tapi ia masih ingin membuat album. Proses pengerjaannya sudah dimulai tetapi jadwal rilis belum ditentukan.

"Saya bekerja bersama seorang produser yang pernah kerja bareng untuk sebuah film animasi, dua tahun lalu," ujar anggota The Beatles itu kepada BBC Radio 6 (h/t Billboard, 25/3/2017).

Yang dimaksud oleh McCartney adalah Greg Kurstin, produser dan penulis lagu asal Amerika Serikat yang turut memproduksi lagu "Hello" dari Adele. Pria berusia 47 itu turut membantu beberapa penyanyi kenamaan seperti Sia, Beck, Kelly Clarkson, dan Ellie Goulding. Pada Grammy tahun ini, Kurstin memenangi kategori Produser Tahun Ini (non-klasikal).

Menyanjung Kurstin sebagai produser hebat, McCartney hanya khawatir akan dicibir orang karena menjalani musik arus utama. "Saya rasa kalian selalu memikirkan yang terburuk. Tapi Kurstin adalah orang yang hebat. Ia juga enak diajak kerjasama."

Selain album baru, McCartney juga mengungkap beberapa hal di balik pembuatan proyek Flowers in the Dirt pada 1987. Album yang dirilis pada 1989 itu dirilis ulang Jumat (24/3/2017).

Ada tiga CD dalam perilisan ulang tersebut, dua di antaranya berisi beberapa tambahan yang belum pernah diperdengarkan, yaitu bagian demo dari sesi rekaman pada 1987 dan 1988 yang dilakukannya bersama penyanyi Elvis Costello.

"Saya setuju dengan beberapa orang yang bilang bagian demo terdengar lebih bagus, lebih hidup dari rekaman versi final. Jadi saya pikir baguslah, demo tersebut bisa masuk dalam perilisan ulang album itu," kata McCartney.

Banyak yang menyayangkan mengapa saat itu McCartney dan Costello tidak merilis sekitar 15 lagu karya bersama mereka menjadi sebuah album.

"Melihat ke belakang, mungkin Anda bisa menyatakan itu," kata McCartney kepada The Associated Press (h/t Berkshire Eagle, 24/3). "Kalau saja kami melakukan beberapa demo lagi, kami bisa membuat album yang gila. Tetapi kami tidak melakukannya. Hanya sejauh itulah yang kami lakukan."

Saat itu, McCartney juga memilih untuk memasukkan lebih banyak lagu ciptaannya sendiri, tanpa Costello, hingga terciptalah album Flowers in the Dirt.

Tetapi ada hal lebih prinsipil dan emosional yang membuatnya tak membuat album duo bersama Costello. Hal itu adalah John Lennon, sang ikon The Beatles.

"Karena John dan saya pernah berkolaborasi dengan sangat sukses dan semua pekerjaan yang kami lakukan ketika kami masih muda, bisa disebut sebagai yang terbaik," paparnya.

Oleh karena itu, McCartney dulu khawatir duetnya dengan penyanyi lain tidak akan sebaik kerja samanya dengan Lennon.

"Saya tak berkata bahwa hal itu mengkhawatirkan saya atau membuat saya tidak mau terus menulis lagu. Tetapi saya merasa akan sangat sulit untuk menyamai standar lagu-lagu yang saya tulis bersama John, seperti "It's Getting Better" atau "She's Leaving Home.""

Meski begitu, bagi Paul, bekerja bersama Costello seperti bersama John Lennon. "...karena Elvis adalah penggemar berat The Beatles. Terutama John. Elvis juga pakai kacamata, dan memetik gitar dengan tangan kiri," ujar McCartney. Apalagi, mereka bertiga berasal dari kota yang sama --Liverpool.

"Ketika bersama John, saya selalu berada berseberangan dengannya, seperti di ruangan hotel dengan kasur ganda, dilengkapi gitar akustik. Kami hanya saling memandang. Ia memainkan gitar, saya juga, dan kami berangkat dari sana," ujar McCartney.

Sementara Costello mengaku tidak menyesal duetnya dengan McCartney tak terwujud sejak dulu, meskipun ia tetap menganggap bahwa rilis ulang Flowers in the Dirt adalah sesuatu yang melengkapi perilisan awal album berisi 15 lagu itu.

"Ada sebuah cakram berisi saya dan Paul bernyanyi bersama. Mau bilang apa lagi?" ujar pria yang kini berusia 62 tahun itu.

Paul McCartney - 'Flowers In the Dirt 2017 Reissue' (Out Now) /PAUL McCARTNEY
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR