Pendapatan The Force Awakens diperkirakan takkan lampaui Avatar

Kylo Ren, salah satu karakter antagonis di Star Wars: The Force Awakens
Kylo Ren, salah satu karakter antagonis di Star Wars: The Force Awakens | Disney /Starwars.com

Star Wars Episode VII: The Force Awakens (TFA) masih merajai daftar box office saat ini, namun media hiburan ternama Amerika Serikat, Hollywood Reporter (13/1/2016), berpendapat penghasilan film ini tidak akan mampu menggeser Avatar (2009) dari posisi film terlaris di dunia sepanjang masa.

Pamela McClintock, jurnalis Hollywood Reporter, yakin TFA akan berakhir di posisi kedua dalam daftar film terlaris di dunia, terjepit dua karya sutradara James Cameron, Avatar dan Titanic (1997).

Saat ini TFA masih berada di posisi ketiga dengan perolehan USD1,75 miliar (Rp24,3 triliun), namun diperkirakan segera melompati Titanic yang berada di posisi kedua. Titanic sendiri sudah mendulang USD2,19 miliar (termasuk tambahan USD200 juta ketika film tersebut dirilis ulang pada tahun 2012).

Sementara itu Avatar bertengger di posisi puncak dengan pendapatan mencapai USD2,79 miliar.

Mengapa TFA tidak akan bisa mengejar Avatar?

Episode VII dari seri Star Wars itu memang sudah menggusur posisi Avatar sebagai film terlaris di negeri Paman Sam dengan perolehan lebih dari USD815 juta dan terus bertambah, diperkirakan hingga USD900 juta, meninggalkan Avatar dengan perolehan USD760,5 juta.

Tetapi, menurut McClintock, film besutan J.J. Abrams itu tidak memiliki basis penggemar yang kuat di daerah Asia dan Amerika Latin, sehingga sulit untuk bertahan ditayangkan berbulan-bulan di bioskop seperti Avatar.

Screen Rant mendukung pendapat tersebut. Pada pekan perdana penayangannya di Tiongkok, negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, TFA "hanya" memperoleh USD52,3 juta. Jauh dari hasil yang didapatkan film lain seperti Furious 7 (USD182,4 juta), Avengers: Age of Ultron (USD155,7 juta), dan Jurassic World (USD99,1 juta).

Sehingga di luar AS TFA diperkirakan paling banyak bakal meraup USD1,4 miliar, sehingga totalnya akan mendapat sekitar USD2,3 miliar. Masih di bawah pendapatan total Avatar.

Akan tetapi, Paul Dergarabedian, analis dari Rentrak, berpendapat, jika akhirnya hanya menempati posisi kedua, para kru TFA tidak akan kecewa karena mereka sudah berhasil menumbangkan banyak rekor box office secepat kilat.

Selain itu, seperti pernah dikabarkan 60 Minutes (h/t Screen Rant), para petinggi Disney hanya memasang target penghasilan USD1,5 miliar di seluruh dunia untuk TFA.

Analis Wall Street Eric Handler menyatakan, meski tak mampu menjadi film terlaris sepanjang masa, TFA tetap merupakan kemenangan besar bagi Disney.

"Disney punya film yang akan menghasilkan USD2,2 hingga 2,3 miliar, belum termasuk pendapatan dari DVD dan Blu-Ray. Ada juga tambahan senilai USD600 juta dari merchandise. Mereka juga akan membangun Star Wars Land di Disneyland," ujar Handler.

Disney mengakuisisi Lucasfilm dengan uang senilai USD4,05 miliar pada bulan Oktober 2012, menjadikan perusahaan yang didirikan Walt Disney ini memiliki hak untuk waralaba Star Wars.

Uang yang akan dikeruk Disney dari waralaba bikinan George Lucas ini dipastikan masih terus berlipat ganda. Tahun depan spin-off pertama Star Wars yaitu Rogue One: A Star Wars Story akan diluncurkan di bulan Desember.

Rogue One akan disusul oleh Episode VIII di bulan Mei 2017, lalu ada film mengenai Han Solo di tahun 2017 dan Episode IX di tahun 2018.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR