Peran Hawkeye sempat buat Jeremy Renner frustrasi

Aktor Jeremy Renner menghadiri Festival Film Cannes di Prancis (24/5/2013)
Aktor Jeremy Renner menghadiri Festival Film Cannes di Prancis (24/5/2013) | Ian Langsdon /EPA

Saking frustasinya aktor Jeremy Renner saat syuting The Avengers (2012), ia sempat pura-pura mati. "Saya berpura-pura terkena serangan jantung," ujar pria berusia 45 ini kepada para pengunjung London Film and Comic-Con, dikutip dari Radiotimes (30/7/2016).

Rupanya Renner frustasi terhadap karakter Hawkeye di film Avengers pertama itu. Nyaris sepanjang film, Hawkeye berada di bawah pengaruh Loki (Tom Hiddleston), tokoh antagonis utama.

"Saat itu saya baru tahu sedikit mengenai Hawkeye. Tiba-tiba saya harus berakting seperti mayat hidup. Saya seperti anak buahnya Loki," ujar Renner. Penampilan Hawkeye juga pucat seperti mayat hidup. Padahal sejatinya Hawkeye adalah seorang jagoan dengan selera humor tinggi, bukan penjahat penurut yang kaku seperti zombie.

Saat itu, Renner menginginkan karakternya dimatikan saja. Makanya ia pura-pura terkena serangan jantung tiap kali selesai memfilmkan adegan. "Saya frustasi, karena saya tertarik untuk mengetahui karakter Hawkeye."

Pada 2013 ia sempat menyatakan kekecewaannya. Kepada Total Film (h/t Comicbook Movie), pria kelahiran California ini mengatakan, "Selama 90 persen film (Avengers), saya tidak memainkan karakter yang saya seharusnya saya perankan."

"Pada dasarnya ia hanya menjadi robot dan anak buah Loki. Saya jadi seperti Terminator. Menyenangkan, tapi tidak ada konten emosional dan proses pemikiran saat memerankannya," ujar Renner.

Pernyataan itu sempat memancing spekulasi dan rumor bahwa Renner tidak akan melanjutkan perannya dalam film-film Marvel Cinematic Universe berikutnya.

Sekarang, aktor The Bourne Legacy (2012) ini sudah tidak kecewa. "Saya benar-benar mendapat kesempatan mengeksplor karakter Hawkeye. Saya tak sabar untuk mengeksplornya lebih jauh."

Dalam Avengers: Age of Ultron (2015), Marvel menebus dosanya kepada Hawkeye. Peran jagoan yang aslinya berkostum ungu ini dibuat dalam porsi yang jauh lebih besar.

Sutradara Joss Whedon dan timnya menjelajahi sisi lain si jagoan. Whedon memperkenalkan karakter istri dan anak pahlawan bernama asli Clint Barton ini. Hawkeye juga menjadi tokoh mentor dan figur teladan bagi Scarlet Witch (Elizabeth Olsen) yang merupakan penjahat di awal film.

Di film Captain America: Civil War (2016), peran Hawkeye tidak terlalu besar, namun paling tidak ia tampil seperti seharusnya.

Ke depan, Renner mengaku memiliki beberapa gagasan yang menurutnya keren, seperti kematian yang indah bagi karakternya. Apakah ini semacam teaser darinya untuk Avengers: Infinity War? Kita tunggu saja saat film itu ditayangkan pada tahun 2018.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR