Perjuangan ekstra Tiara Eve demi film Jakarta Undercover

Tiara Eve butuh waktu khusus untuk meyakinkan diri sendiri dan mama agar bisa bermain dalam film Moammar Emka's Jakarta Undercover
Tiara Eve butuh waktu khusus untuk meyakinkan diri sendiri dan mama agar bisa bermain dalam film Moammar Emka's Jakarta Undercover | Andi Baso Djaya/Beritagar.id

Jalan yang dilalui Tiara Eve dalam film Moammar Emka's Jakarta Undercover (MKJUC) ternyata cukup berliku. Antara berakting dan meyakinkan sang ibu sama sulitnya. Untuk itu ia butuh perjuangan ekstra.

"Mama awalnya enggak mengizinkan. Namun, lewat sebuah acara makan malam, produser berhasil memberikan pengertian kalau film ini tidak mengeksploitasi seksualitas, tapi menonjolkan unsur drama yang kuat," ungkap Tiara kepada Beritagar.id usai pemutaran MKJUC di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan (22/2/2017).

Perihal keterlibatan Nestiara Octaviani --nama lengkap Tiara-- dalam film arahan Fajar Nugros ini lantaran Susanti Dewi selaku produser mengaku sudah cukup lama mengenal perempuan yang profesi utamanya merupakan disc jockey (DJ).

"Waktu bikin film Cinta Selamanya (2015), Tiara sempat jadi cameo. Ternyata dia bilang mau ikutan lagi kalau saya bikin film, tapi penginnya dapat porsi yang lebih lama," jelas Santi saat kami wawancara di Jenja Club & Bar, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Rabu (18/1).

Lama tak bertemu, Santi yang mendirikan Demi Istri Production sejak 2011 bersama Fajar akhirnya menawarkan peran Laura kepada Tiara.

Pengganjal utama yang kemudian datang adalah latar belakang tokoh tersebut yang bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).

Tiara secara jujur mengakui sempat menolak. Ia khawatir efek setelah membintangi film tersebut akan berbuah pandangan negatif dari orang-orang. Pasalnya buku "Jakarta Undercover" yang jadi pondasi utama film MKJUC berisi tentang dunia prostitusi terselubung di ibu kota.

Penolakan kemudian berbuah kesediaan bermain setelah Tiara tuntas membaca naskah film yang ditulis Fajar, Piu Syarif, dan Emka.

"Saya baca skripnya sampai tiga kali. Para pemain yang terlibat juga senior semua. Kesimpulan saya film ini tidak sembarangan. Semua dipersiapkan matang. Makanya saya tertarik ikutan," tegasnya.

Karena sudah jatuh cinta pada MKJUC, Tiara bersedia mengikuti casting, termasuk memeragakan striptease di depan Santi.

Seminggu kemudian, Tiara dinyatakan berhasil mengunci peran sebagai Laura. Berikutnya tinggal menanti izin dari sang ibunda yang baru hadir sekitar sebulan berselang.

Berhubung MKJUC merupakan film perdana Tiara, dua bulan dihabiskan untuk persiapan pra-syuting. Mulai dari latihan akting hingga mengikuti dancing class bersama Vicky Burki.

Tantangan yang dihadapi Tiara selama di lokasi syuting pun tak kalah sulit, terutama saat melakukan adegan menangis. Beruntung Oka Antara yang jadi rekan main memberikan banyak bantuan.

Lantas, apakah Tiara kapok bermain film lagi? Ternyata tidak. Sebab setelah ini dia bakal unjuk kemampuan akting dalam film 6 Lawan 6 yang mengisahkan tentang olahraga bola voli.

Pemain lain dalam film tersebut adalah Edo Borne yang memerankan Frans dalam MKJUC dan Nadine Alexandra, pemeran Brie dalam Filosofi Kopi: Ben & Jody.

"Filmnya belum tayang, kemungkinan tahun ini. Sekarang lagi mengerjakan sinetron drama komedi berjudul James yang disutradarai Fajar Nugros juga," pungkas Tiara.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR