Persembahan seniman tiga kota untuk anak

Seniman Kawamura Koheysai dari Tokyo mempertontonkan hasil workshop, wayang dari kardus, di depan anak-anak.
Seniman Kawamura Koheysai dari Tokyo mempertontonkan hasil workshop, wayang dari kardus, di depan anak-anak. | CushCushGallery LagiLagi /CushCushGallery LagiLagi

CushCush Gallery (CCG) dan LagiLagi menggelar Charcoal For Children 2017/2018. Gelaran yang diselenggarakan kedua kalinya ini mementaskan karya para seniman yang terinspirasi dari kreativitas anak-anak.

Charcoal For Children 2017/2018 merupakan lokakarya bertema PlayPlay yang mengundang tiga nama seniman dari kota berbeda dan anak-anak. Adapun kegiatan yang diadakan adalah para seniman menghasilkan ide dan mengeksplorasinya dari anak-anak. Selanjutnya, ide tersebut diwujudkan menjadi sebuah pertunjukan yang digelar mulai September 2017-Januari 2018.

Dalam acara ini Papermoon Puppet dari Yogyakarta, Kawamura Koheysai dari Tokyo, Jepang, dan Monez & Ninus dari Bali memberikan sebuah persembahan karya seni untuk anak-anak. Papermoon Puppet misalnya, mereka mengajak anak-anak untuk bercerita tentang pepohonan. Caranya dengan meminta mereka membuat pohon dan boneka dengan menggunakan arang gambar, tinta arang, limbah kayu, dan koran bekas.

Berbeda dari Papermoon Puppet, Koheysai mengajak anak-anak belajar lebih banyak tentang seni bermain bayangan dan membuat wayang menggunakan kardus, cat, dan arang. Sedangkan, Monez & Ninuz mengajak anak-anak bereksperimen, menggerakkan tubuh mereka ke alunan musik sambil memegang arang di kedua tangan, hingga mencoretkannya di sepanjang kertas putih untuk menggambar bebas.

Setelah para seniman mengikuti lokakarya, mereka akan mementaskan karya akhir pada Februari mendatang di CushCush Gallery (CCG), Jalan Teuku Umar Gang Rajawali No.1A, Denpasar, Bali. Berdasarkan keterangan pers yang diterima Beritagar.id, Selasa (17/01/2018), berikut jadwal pementasan para seniman:

Jadwal pementasan
Jadwal pementasan | CCG

Bagi Anda yang ingin menikmati pementasan, Anda dapat memesan tiket sebesar Rp500 ribu (termasuk minuman) untuk pementasan perdana dan Rp100 ribu untuk pementasan reguler. Panitia hanya menyediakan 50 kursi, hal tersebut untuk meningkatkan pengalaman menonton yang lebih intim. Hasil penjualan tiket (50 persen) akan disalurkan untuk mendukung kreatif program Charcoal For Children.

Catatan redaksi: Beritagar.id merupakan mitra media acara Charcoal For Children
BACA JUGA