Perseteruan Via Vallen dan Superman Is Dead selesai

Via Vallen
Via Vallen | Indra Rosalia /Beritagar.id

Perseteruan Via Vallen dengan Jerinx dari band Superman Is Dead (SID) soal lagu "Sunset di tanah Anarki" sudah terselesaikan. Jerinx menunjukkan melalui tanggapan dalam akun media sosialnya.

Sebelumnya band beraliran punk yang juga diperkuat Bobby Kool dan Eka Rock ini menyampaikan kekecewaan terhadap pedangdut Via Vallen melalui akun Instagram Jerinx, Minggu (11/11/2018).

Lelaki bernama asli I Gede Ari Astina itu mengatakan bahwa penyanyi dangdut dengan inisial VV menyanyikan ulang (cover) lagu "Sunset di Tanah Anarki" tanpa izin. Via pun disebut telah menghilangkan roh dan makna dari lagu tersebut.

View this post on Instagram

Mungkin banyak pertanyaan. Kenapa baru sekarang saya sentil VV? Simpel. Karena album SID yg baru saja rilis ini penuh akan lagu potensial yg sangat mungkin dijadikan versi dangdut/koplo nya. Dan jika kami diamkan, bisa jadi VV, atau penyanyi semacam dia akan melakukannya lagi; memperkaya diri memakai karya orang lain sekaligus membunuh ruh dari karya tersebut. OK 2013, lagu Sunset di Tanah Anarki kami ikhlaskan, mindset kami saat itu cukup naif; anggap saja membantu struggling musician. Sampai dia bikin DVD segala, dikomersilkan, rapopo Nah, kekesalan ini muncul setelah melihat transformasi seorang VV. Di mana posisinya saat ini, VV harusnya sudah belajar jadi manusia, jangan bisanya hanya mengambil saja. Selama ini nyanyi SDTA ribuan kali, lirik lagu kami ga ada artinya bagi dia? Setelah sukses, apa yg kamu bisa lakukan utk mengapresiasi karya yg membawamu ke tempat yg lebih baik? Dengan followers berjuta, minimal berkontribusilah utk gerakan melawan lupa, atau pelurusan sejarah 65, perjuangan Kendeng, dll, ada banyak sekali hal yg bisa VV lakukan tanpa harus keluar duit SID sudah pasti akan bangga jika VV, atau siapapun yg hidup dari karya SID, manfaatkan fame nya utk cinta yg lebih besar. Bukan hanya tuk perkaya diri dan keluarganya. Ini yg membuat saya marah. Selama ini nyanyi SDTA apa ya yg ada di dalam kepalanya? Lagu ini pesannya besar, sungguh humanis, pun disampaikan dengan lirik dan video klip yg sangat literal. Wajar saya merasa mereka dengan sadar merendahkan substansi lagu ini atas nama popularitas semata. Itu sangat manipulatif dan menjijikkan Saya ga akan nuntut nominal apapun dari VV atau penyanyi lain yg pernah/masih hidup atas karya SID. Hanya berharap kalian lebih bijak ketika berurusan dengan musik kami. SID bukan cuma band. Kami lebih besar dari hiburan. Uang, fame, rupa, bukanlah segalanya, ada hal yg lebih tinggi bernama INTEGRITAS. Terima kasih, JRX

A post shared by JRX (@jrxsid) on

Adapun lagu yang diluncurkan pada 2013 itu memiliki makna dalam bagi SID. Lagu itu bernapaskan perjuangan dan menjelaskan segala masalah yang dihadapi Indonesia. Berikut penjelasan Jerinx waktu itu.

"Kami ingin jelaskan secara garis besar kenapa kami memilih judul "Sunset di Tanah Anarki" dan ini sudah dipikirkan matang-matang. Sekarang di Indonesia banyak yang salah paham soal anarki.

"...Kami pilih kata sunset karena Indonesia sangat Indah sangat kaya tapi di Indonesia masih banyak penindasan," tutur Jerinx seperti ditulis Kompas.com, Senin (21/10/2013).

Teranyar, Jerinx juga menjelaskan mengapa baru sekarang menyentil Via Vallen. Sebab, saat itu SID hanya berniat untuk membantu para musisi yang sedang memperjuangkan kariernya.

Namun, ia menganggap Via Vallen memanfaatkan kebebasan yang diberikan dengan membuat CD/VCD berisi rekaman lagu "Sunset di Tanah Anarki" tanpa izin.

Jerinx mengaku tak mau karyanya kembali diotak-atik tanpa izin. Terlebih, saat ini SID baru saja merilis album baru dan tak ingin lagu-lagunya kembali diperlakukan semena-mena oleh siapapun.

"...Dan jika kami diamkan, bisa jadi VV, atau penyanyi semacam dia akan melakukannya lagi; memperkaya diri memakai karya orang lain sekaligus membunuh ruh dari karya tersebut, " tulis Jerinx pada unggahan dalam Instagram.

Menanggapi hal tersebut, Vallen pun melayangkan unggahan pada akun Instagramnya. Ia mengaku tak ingin membahasnya secara personal karena terlanjur sakit hati dengan teguran Jerinx yang dianggapnya sangat kasar. Unggahan itu juga dikatakannya sekaligus untuk menjawab pertanyaan media yang masuk ke manajemennya.

Pada akun Instagram @viavallen, pelantun lagu "Sayang" ini mengatakan bahwa dirinya tak pernah memproduksi atau bekerja sama dengan siapapun untuk membuat versi rekaman dari lagu "Sunset di tanah Anarki".

Valen sempat meminta maaf, tapi ia juga menyayangkan teguran Jerinx melalui media sosial -- alih-alih menghubunginya secara langsung. Tak berapa lama, Jerinx pun membalas untuk memaafkan Vallen.

Namun, Jerinx tak berniat menarik kata-katanya yang kurang berkenan. Sebab, menurutnya apa yang disampaikannya adalah benar.

Selain menyoal idealisme, Jerinx juga menyayangkan langkah pedangdut asal Surabaya, Jawa Timur itu. Menurutnya, berbekal nama besar semestinya Vallen tak hanya bisa menyanyikan lagu-lagu SID tapi juga berjuang bersama untuk Indonesia.

"...Dengan followers berjuta, minimal berkontribusilah utk gerakan melawan lupa, atau pelurusan sejarah 65, perjuangan Kendeng, dll, ada banyak sekali hal yg bisa VV lakukan tanpa harus keluar duit," tulis Jerinx.

Jerinx juga mengaku tak akan menuntut materi dari persoalan ini. Ia hanya berharap para musisi lebih bijak ketika berurusan dengan musik Superman Is Dead karena menurutnya masih ada integritas yang lebih penting ketimbang uang dan ketenaran.

BACA JUGA