Petualangan baru Ben dan Jody di sekuel Filosofi Kopi

Ben (Chicco Jericho) dan Jody (Rio Dewanto) akan menjalani petualangan baru dalam bisnis mereka di Filosofi Kopi: Ben & Jody.
Ben (Chicco Jericho) dan Jody (Rio Dewanto) akan menjalani petualangan baru dalam bisnis mereka di Filosofi Kopi: Ben & Jody.
© Tangkapan layar YouTube akun Visinema Pictures

Visinema Pictures baru saja merilis video teaser film terbaru produksi mereka Filosofi Kopi: Ben & Jody, sekuel dari Filosofi Kopi (2015). Dalam cuplikan berdurasi 49 detik itu, sedikit diungkap petualangan baru yang akan dijalani oleh dua tokoh utama Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto).

Ben dan Jody, ditemani Tarra (Luna Maya) --yang tak muncul pada film sebelumnya--, tampak akan membuka sebuah kedai kopi baru di Jakarta.

Sebagai sekuel dari hasil adaptasi cerita pendek karya Dewi "Dee" Lestari, Filosofi Kopi: Ben & Jody yang direncanakan tayang medio Juli 2017 dijanjikan, sutradara Angga Dwimas Sasongko, bakal menyajikan banyak kejutan baru.

Kisah yang disajikan pun, menurut Chicco, akan lebih kompleks daripada film sebelumnya.

"Lebih membicarakan persahabatan seperti apa. Tentang dua sahabat yang beda pemikiran menjalani bisnis," ujar aktor berusia 32 tahun itu, dikutip situs GatraNews (17/4).

OFFICIAL TEASER FILOSOFI KOPI: BEN&JODY (JULI 2017) Chicco Jerikho, Rio Dewanto, Luna Maya, Nadine A
© Visinema Pictures

Biasanya, sekuel akan dibuat apabila film awalnya laris di pasaran. Akan tetapi, jika melihat jumlah penonton yang hanya mencapai sekitar 230.000-an, Filosofi Kopi tidak tergolong film yang laris.

Walau demikian Filosofi Kopi termasuk film populer. Unduhan film ini menjadi yang paling dicari dalam peramban Google sepanjang 2015.

Selain itu, kualitas film ini juga diakui secara nasional dengan merebut penghargaan di Festival Film Bandung, Apresiasi Film Indonesia, juga Festival Film Indonesia. Bahkan Filosofi Kopi juga ditayangkan di beberapa negara, termasuk pada Festival Film Cannes 2015.

Dalam wawancara pada Januari lalu, Angga menyatakan Visinema lebih mempertimbangkan rasa suka dan apakah sebuah film itu dirasa penting oleh mereka dalam memutuskan produksi.

"Bukan melulu soal untung dan rugi. Dalam konteks Filosofi Kopi, film yang pertama itu sangat menyenangkan saat dikerjakan," jelas Angga.

"Semua yang terlibat seolah sudah jadi keluarga. Terbukti sekarang kita bekerja dengan tim yang sama persis. Jadi, apa pun yang terjadi pada Filosofi Kopi 2, tetap akan ada Filosofi Kopi 3 kok," tegasnya.

Kepada situs Pikiran Rakyat (17/4), Chicco juga menyatakan tidak terlalu peduli pada jumlah penonton yang menyaksikan film tersebut. Mereka hanya ingin memperkenalkan bahwa di Indonesia juga banyak kopi yang tidak kalah kualitasnya dengan negara lain.

"Ini film Filosofi Kopi kedua (Filosofi Kopi: Ben & Jody). Memang yang pertama tidak mencapai sejuta penonton. Tapi di film ini, sebenarnya saya ingin mengenalkan bahwa Indonesia punya banyak kopi yang tidak kalah sama negara luar," tutur Chicco.

"Ini Indonesia, kopinya enak, banyak kebunnya juga. Cuma sayangnya, tidak ada pemerintah yang mendukung film ini untuk mempromosikan kopi Indonesia."

Selain memperkenalkan kopi lokal dan kehidupan seorang barista (peracik kopi), menurut Chicco, film ini juga membawa pesan positif soal semangat untuk terus bangkit walau berkali-kali mengalami kejatuhan dalam kehidupan.

"Kalau film ini bisa memiliki sejuta penonton, saya bersyukur saja. Kalau tidak sampai, ya tidak apa-apa juga," ucapnya.

Syuting Filosofi Kopi: Ben & Jody telah dimulai sejak 3 Januari 2017 di berbagai lokasi, yakni Jakarta, Bali, Yogyakarta, Makassar, dan Toraja.

Selain Luna Maya, pada sekuel ini juga ada tokoh baru lain bernama Brie yang diperankan Nadine Alexandra.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.